4 Pesilat PSHT yang Disegani sebagai Petarung MMA
Jum'at, 10 Januari 2025 - 17:13 WIB
loading...
Terdapat sejumlah nama pesilat PSHT yang berkarier di MMA. Sebagian di antaranya pernah menjadi juara / Foto: Kolase
A
A
A
Terdapat sejumlah nama pesilat PSHT yang berkarier di MMA. Sebagian di antaranya pernah menjadi juara.
PSHT merupakan akronim dari Persaudaraan Setia Hati Terate. PSHT ini dikenal sebagai organisasi pencak silat yang awal pendiriannya diinisiasi Ki Hadjar Hardjo Oetomo pada 1922.
Pada perkembangannya, PSHT mulai dikenal banyak orang dan terus mengalami pertambahan anggota. Tak jarang, sebagian anggotanya terjun ke bidang lain dan sukses di dalamnya, termasuk di antaranya adalah Mixed Martial Arts atau MMA.
Baca Juga: Artur Beterbiev Ogah Ulang Kesalahan, Hajar Dmitry Bivol Tanpa Ampun
Suwardi adalah salah satu pendekar silat PSHT yang berkarier di Mixed Martial Arts (MMA) tingkat nasional, yaitu One Pride MMA. Dia punya julukan Becak Lawu.
Mengutip laman OnePride MMA, Suwardi dalam jadwal terdekatnya bakal bertarung di gelaran One Pride MMA 86 di Jakarta, Februari 2025 mendatang. Juara bertahan tiga kali berturut-turut divisi flyweight ini akan menghadapi pemilik sabuk interim kelas flyweight, Aditya Ginting.
Laga ini merupakan partai ulangan lantaran Suwardi sempat mengalahkan Aditya pada One Pride MMA 72, September 2023 lalu. Lebih jauh, pria asal Magetan itu datang ke duel nanti dengan rekor 15 kali menang dan 3 kali kalah selama berkarier di One Pride MMA.
Baca Juga: Los Angeles Dilanda Kebakaran Hebat, Mike Tyson Ajak Dunia Bersatu
Pada kesehariannya, Suwardi juga cukup aktif di media sosial. Dia punya akun instagram di @stevewardi yang saat memiliki pengikut mencapai 203 ribu.
Dikutip dari akun Facebook @Ilmu Setia Hati, Suwardi menyukai beladiri sejak kecil. Dia mulai berlatih silat di Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) sejak berada di bangku Sekolah Dasar (SD).
Beranjak dewasa, Suwardi kemudian mulai mengenal dunia MMA. Perlahan tapi pasti, dia mulai membuktikan kepiawaiannya dan menjadi petarung yang disegani.
Berikutnya ada Rama Supandhi. Dia juga diketahui sebagai pesilat PSHT yang menjadi atlet MMA.
Mengutip One Pride MMA, petarung berjuluk ‘Hellboy’ ini menjadi salah satu petarung Indonesia yang pernah mencicipi panggung Road to UFC pada 2022 lalu. Namun, laju fighter ini terhenti di babak penyisihan usai dikalahkan Seung Guk Choi dengan hasil decision.
Saat ini, Rama memiliki rekor 11-5-0 di MMA. Dia terakhir kali bertarung saat mengalahkan Jinbo Zou pada Oktober 2024.
Terlepas dari statusnya, Rama juga diketahui tergabung dalam Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Hal ini terlihat dalam unggahan akun facebook Persaudaraan Setia Hati Terate tanggal 7 September 2020, tepatnya saat Hellboy disahkan menjadi warga Tingkat 1 di PSHT.
Lanjut, ada Rudy Golden Boy. Sebelum masuk MMA, dia memulai karier dari Muay Thai dan pernah menyabet gelar Kejuaraan Nasional Muay Thai di Bali Tahun 2013.
Selain bertarung, mantan Juara Flyweight Nasional OPMMA ini telah mengarungi banyak peran dalam berbagai disiplin bela diri. Sebut saja dari melatih hingga menjadi wasit profesional.
Di luar ring, Rudy juga dikenal sebagai seorang ayah penyayang dan juga pebisnis yang kerap terlibat dalam aksi sosial. Rekor MMA miliknya adalah 7 kemenangan dan 4 kekalahan.
Kemudian, Rudy juga diketahui menjadi bagian dari Persatuan Setia Hati Terate (PSHT). Pria asal Tangerang, Banten ini punya akun Instagram di @rudygoldenboy yang sekarang memiliki 187 ribu pengikut.
Mengutip laman OneChampionship, Adi dalam sebuah pernyataan mengaku awalnya belajar seni bela diri untuk melindungi diri dari para perundung saat memasuki usia remaja. Adapun alasannya karena tubuhnya waktu itu relatif lebih kecil dibandingkan teman-teman sebayanya, sehingga kerap menjadi target perundungan.
Dia kemudian mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Taekwondo saat memasuki masa SMP. Setelah lulus, pria kelahiran Purwodadi ini pindah ke Kalimantan Timur untuk tinggal bersama sang kakak.
Adi lalu melanjutkan hobinya di dunia seni bela diri ketika menginjak masa SMA. Di masa ini, dia memperdalam keterampilan dalam wushu sanda.
Akan tetapi, Adi diketahui sudah lama tidak bertarung di MMA. Menurut situs Tapology, dia terakhir kali bertarung saat mengalahkan Angelo Bimoadji pada Oktober 2019.
Pada akun Instagramnya di @thezenwalk, diketahui bahwa Adi sekarang lebih aktif di YouTube. Kanal YouTube miliknya kini sudah punya 71 ribu subscriber.
Itulah beberapa nama pesilat PSHT yang disegani sebagai petarung MMA.
PSHT merupakan akronim dari Persaudaraan Setia Hati Terate. PSHT ini dikenal sebagai organisasi pencak silat yang awal pendiriannya diinisiasi Ki Hadjar Hardjo Oetomo pada 1922.
Pada perkembangannya, PSHT mulai dikenal banyak orang dan terus mengalami pertambahan anggota. Tak jarang, sebagian anggotanya terjun ke bidang lain dan sukses di dalamnya, termasuk di antaranya adalah Mixed Martial Arts atau MMA.
Baca Juga: Artur Beterbiev Ogah Ulang Kesalahan, Hajar Dmitry Bivol Tanpa Ampun
Pesilat PSHT yang Disegani sebagai Petarung MMA
1. Suwardi 'Becak Lawu'
Suwardi adalah salah satu pendekar silat PSHT yang berkarier di Mixed Martial Arts (MMA) tingkat nasional, yaitu One Pride MMA. Dia punya julukan Becak Lawu.
Mengutip laman OnePride MMA, Suwardi dalam jadwal terdekatnya bakal bertarung di gelaran One Pride MMA 86 di Jakarta, Februari 2025 mendatang. Juara bertahan tiga kali berturut-turut divisi flyweight ini akan menghadapi pemilik sabuk interim kelas flyweight, Aditya Ginting.
Laga ini merupakan partai ulangan lantaran Suwardi sempat mengalahkan Aditya pada One Pride MMA 72, September 2023 lalu. Lebih jauh, pria asal Magetan itu datang ke duel nanti dengan rekor 15 kali menang dan 3 kali kalah selama berkarier di One Pride MMA.
Baca Juga: Los Angeles Dilanda Kebakaran Hebat, Mike Tyson Ajak Dunia Bersatu
Pada kesehariannya, Suwardi juga cukup aktif di media sosial. Dia punya akun instagram di @stevewardi yang saat memiliki pengikut mencapai 203 ribu.
Dikutip dari akun Facebook @Ilmu Setia Hati, Suwardi menyukai beladiri sejak kecil. Dia mulai berlatih silat di Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) sejak berada di bangku Sekolah Dasar (SD).
Beranjak dewasa, Suwardi kemudian mulai mengenal dunia MMA. Perlahan tapi pasti, dia mulai membuktikan kepiawaiannya dan menjadi petarung yang disegani.
2. Rama Supandhi 'Hellboy'
Berikutnya ada Rama Supandhi. Dia juga diketahui sebagai pesilat PSHT yang menjadi atlet MMA.
Mengutip One Pride MMA, petarung berjuluk ‘Hellboy’ ini menjadi salah satu petarung Indonesia yang pernah mencicipi panggung Road to UFC pada 2022 lalu. Namun, laju fighter ini terhenti di babak penyisihan usai dikalahkan Seung Guk Choi dengan hasil decision.
Saat ini, Rama memiliki rekor 11-5-0 di MMA. Dia terakhir kali bertarung saat mengalahkan Jinbo Zou pada Oktober 2024.
Terlepas dari statusnya, Rama juga diketahui tergabung dalam Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Hal ini terlihat dalam unggahan akun facebook Persaudaraan Setia Hati Terate tanggal 7 September 2020, tepatnya saat Hellboy disahkan menjadi warga Tingkat 1 di PSHT.
3. Rudy 'Golden Boy' Agustian
Lanjut, ada Rudy Golden Boy. Sebelum masuk MMA, dia memulai karier dari Muay Thai dan pernah menyabet gelar Kejuaraan Nasional Muay Thai di Bali Tahun 2013.
Selain bertarung, mantan Juara Flyweight Nasional OPMMA ini telah mengarungi banyak peran dalam berbagai disiplin bela diri. Sebut saja dari melatih hingga menjadi wasit profesional.
Di luar ring, Rudy juga dikenal sebagai seorang ayah penyayang dan juga pebisnis yang kerap terlibat dalam aksi sosial. Rekor MMA miliknya adalah 7 kemenangan dan 4 kekalahan.
Kemudian, Rudy juga diketahui menjadi bagian dari Persatuan Setia Hati Terate (PSHT). Pria asal Tangerang, Banten ini punya akun Instagram di @rudygoldenboy yang sekarang memiliki 187 ribu pengikut.
4. 'Zenwalk' Adi Paryanto
Berikutnya ada ‘Zenwalk’ Adi Paryanto. Dia sebelumnya dikenal sebagai salah satu petarung MMA di ONE Championship.Mengutip laman OneChampionship, Adi dalam sebuah pernyataan mengaku awalnya belajar seni bela diri untuk melindungi diri dari para perundung saat memasuki usia remaja. Adapun alasannya karena tubuhnya waktu itu relatif lebih kecil dibandingkan teman-teman sebayanya, sehingga kerap menjadi target perundungan.
Dia kemudian mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Taekwondo saat memasuki masa SMP. Setelah lulus, pria kelahiran Purwodadi ini pindah ke Kalimantan Timur untuk tinggal bersama sang kakak.
Adi lalu melanjutkan hobinya di dunia seni bela diri ketika menginjak masa SMA. Di masa ini, dia memperdalam keterampilan dalam wushu sanda.
Akan tetapi, Adi diketahui sudah lama tidak bertarung di MMA. Menurut situs Tapology, dia terakhir kali bertarung saat mengalahkan Angelo Bimoadji pada Oktober 2019.
Pada akun Instagramnya di @thezenwalk, diketahui bahwa Adi sekarang lebih aktif di YouTube. Kanal YouTube miliknya kini sudah punya 71 ribu subscriber.
Itulah beberapa nama pesilat PSHT yang disegani sebagai petarung MMA.
(yov)
Lihat Juga :