Inggris Mulai Hadirkan Penonton ke Stadion, Jerman Tak Mau Spekulasi
Rabu, 02 September 2020 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
Statuta liga juga mengharuskan semua klub untuk menyediakan setidaknya 10% dari kapasitas stadion mereka kepada penggemar yang berkunjung. Namun, hal itu ternyata telah diubah untuk sementara agar bisa mengurangi jumlah orang yang bepergian ke seluruh Jerman.
“Jika penonton diizinkan kembali ke stadion selama periode yang relevan, klub profesional tidak akan menjual tiket kepada penggemar tim tamu untuk pertandingan Bundesliga dan Bundesliga 2 hingga akhir tahun,” ucap DFL.
Namun, Pemerintah Jerman justru menolak kembalinya suporter ke stadion sepak bola lebih awal. Menteri Kesehatan Jerman telah memperpanjang larangan penonton di pertandingan Bundesliga karena pandemi Covid-19 hingga setidaknya akhir Oktober. Menurut dia, penonton yang kembali ke lapangan sepak bola bukanlah prioritas pada saat krisis virus korona ini. “Kami perlu tetap waspada. Dalam situasi saat ini, penonton di stadion akan menjadi sinyal yang salah," kata Menteri Kesehatan Jens Spahn. (Lihat videonya: Kericuhan Warnai Penobatan Sultan Sepuh XV Keraton Kesepuhan Cirebon)
Spahn merujuk pada lonjakan pada kasus baru virus korona selama beberapa hari terakhir. Sampai saat ini, Jerman telah kehilangan 9.000 warganya yang meninggal dunia. Dengan begitu, mereka tidak ingin mengambil risiko untuk kembali menghadirkan penonton ke stadion. Hal ini dilakukan agar menghindari lonjakan yang terinfeksi dari virus tersebut. (Raikhul Amar)
“Jika penonton diizinkan kembali ke stadion selama periode yang relevan, klub profesional tidak akan menjual tiket kepada penggemar tim tamu untuk pertandingan Bundesliga dan Bundesliga 2 hingga akhir tahun,” ucap DFL.
Namun, Pemerintah Jerman justru menolak kembalinya suporter ke stadion sepak bola lebih awal. Menteri Kesehatan Jerman telah memperpanjang larangan penonton di pertandingan Bundesliga karena pandemi Covid-19 hingga setidaknya akhir Oktober. Menurut dia, penonton yang kembali ke lapangan sepak bola bukanlah prioritas pada saat krisis virus korona ini. “Kami perlu tetap waspada. Dalam situasi saat ini, penonton di stadion akan menjadi sinyal yang salah," kata Menteri Kesehatan Jens Spahn. (Lihat videonya: Kericuhan Warnai Penobatan Sultan Sepuh XV Keraton Kesepuhan Cirebon)
Spahn merujuk pada lonjakan pada kasus baru virus korona selama beberapa hari terakhir. Sampai saat ini, Jerman telah kehilangan 9.000 warganya yang meninggal dunia. Dengan begitu, mereka tidak ingin mengambil risiko untuk kembali menghadirkan penonton ke stadion. Hal ini dilakukan agar menghindari lonjakan yang terinfeksi dari virus tersebut. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :