Penampakan Pintu 13 Stadion Kanjuruhan usai Revitalisasi: Berdiri Pohon Rindang

Sabtu, 18 Januari 2025 - 16:28 WIB
loading...
Penampakan Pintu 13...
Penampakan Pintu 13 Stadion Kanjuruhan usai Revitalisasi: Berdiri Pohon Rindang. Foto: MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Proses revitalisasi Stadion Kanjuruhan di Malang telah selesai. Stadion ini merupakan tempat terjadinya tragedi memilukan pada 1 Oktober 2022, yang merenggut 135 nyawa dalam laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Revitalisasi dilakukan secara total untuk memastikan stadion menjadi tempat yang lebih aman dan layak.

Meski mengalami renovasi besar, struktur asli Stadion Kanjuruhan tetap dipertahankan. Desain dasarnya tidak sepenuhnya berubah, namun terdapat perbaikan signifikan pada bagian tangga dan tribun penonton. Tangga kini dibuat lebih landai, mengurangi tingkat kemiringan yang sebelumnya cukup curam.
Penampakan Pintu 13 Stadion Kanjuruhan usai Revitalisasi: Berdiri Pohon Rindang

Dari luar, stadion ini mengadopsi motif modern dengan perpaduan warna biru, kuning, merah, dan cokelat muda, mengingatkan pada desain Stadion Manahan di Solo. Tulisan "Stadion Kanjuruhan" terlihat jelas di tribun sisi barat, menjadi identitas baru yang megah.

Salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada Pintu 13, lokasi yang menjadi saksi bisu tragedi tersebut. Area ini dirombak total, meninggalkan hanya pintu dan jendela yang dulu rusak akibat insiden tragis itu. Pintu 13 menjadi sorotan karena sebelumnya memicu polemik dan protes dari sejumlah keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.
Penampakan Pintu 13 Stadion Kanjuruhan usai Revitalisasi: Berdiri Pohon Rindang

Kini, area sekitar Pintu 13 telah dialihfungsikan menjadi ruangan yang menyimpan kenangan para korban. Lima plakat besar yang mencantumkan nama-nama korban terpampang di ruangan tersebut, memberikan penghormatan abadi. Ruangan ini juga dilengkapi dengan pendingin udara dan dipersiapkan menjadi museum untuk mengenang peristiwa kelam itu.

Di sebelah selatan Pintu 13, berdiri sebuah monumen yang menjadi simbol tragedi tersebut. Monumen ini memiliki desain atap berbentuk kepak sayap burung, menyimbolkan harapan dan penghormatan.

Di bawahnya, terdapat diorama yang menggambarkan kepanikan para suporter saat insiden terjadi, hingga momen-momen tragis ketika nyawa mereka melayang. Nama-nama 135 korban tragedi juga diabadikan pada monumen tersebut, mengingatkan pengunjung akan peristiwa yang tidak boleh terulang.

Lingkungan Baru yang Lebih Ramah dan Aman

Penampakan Pintu 13 Stadion Kanjuruhan usai Revitalisasi: Berdiri Pohon Rindang

Stadion Kanjuruhan kini dikelilingi pagar besi setinggi tiga meter untuk memastikan keamanan. Di sekitar monumen, pohon-pohon rindang ditanam, memberikan suasana teduh sekaligus menjadi saksi bisu dari peristiwa pilu yang pernah terjadi.

Revitalisasi Stadion Kanjuruhan diharapkan menjadi tonggak baru dalam sejarah sepak bola Indonesia, sekaligus upaya untuk menghormati para korban Tragedi Kanjuruhan. Ini juga menjadi pengingat bahwa keselamatan dan kenyamanan harus menjadi prioritas utama dalam setiap pertandingan.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asisten Pelatih Arema...
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia
Kaget Piala Dunia U-17...
Kaget Piala Dunia U-17 2025 Digelar di Lapangan Latihan, Nova Arianto: Kirain Stadion Besar
Duel Klasik Arema FC...
Duel Klasik Arema FC vs Persib 1-2: Gol Telat Barba Bungkam Auman Singo Edan
Balas Sindiran Pelatih...
Balas Sindiran Pelatih Timnas Indonesia U-23, Marcos Santos: Kesempatan Itu Diperjuangkan di Latihan!
Jadwal Lengkap Timnas...
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia 2026
Drama Adu Penalti Warnai...
Drama Adu Penalti Warnai Kemenangan Tim MS Glow Malang
Perkuat Ekosistem Sepak...
Perkuat Ekosistem Sepak Bola dan UMKM, Kemendagri Dorong Daerah Optimalkan Pemanfaatan Stadion
Wacana JIS Dikelola...
Wacana JIS Dikelola Swasta, Bagaimana Peluang Persija?
Sepekan Berlalu Pelempar...
Sepekan Berlalu Pelempar Batu ke Bus Persik Belum Terungkap, Apa Kendalanya?
Special Bola
Perpanjang Kontrak,...
Liga Indonesia
Perpanjang Kontrak, Fabio Calonego Bertekad Bawa Persija Jakarta Juara Super League 2026-2027
PSIM Yogyakarta Resmi...
Liga Indonesia
PSIM Yogyakarta Resmi Gunakan Stadion Sultan Agung untuk Super League 2026-2027
Lionel Messi Disebut...
Bola Dunia
Lionel Messi Disebut Tunggu Cristiano Ronaldo di 3 Final Piala Dunia, tapi Tak Kunjung Datang!
Rekomendasi
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Berita Terkini
Wasit UEFA Slavko Vincic...
Wasit UEFA Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Dianggap Untungkan Spanyol
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi-Mbappe Berebut Sepatu Emas
6 Pemain Argentina Bisa...
6 Pemain Argentina Bisa Dicoret dari Final Piala Dunia 2026 Buntut Kasus Spanduk Malvinas
Jadwal Prancis vs Inggris:...
Jadwal Prancis vs Inggris: Berebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
Head to Head Spanyol...
Head to Head Spanyol vs Argentina: Benteng Matador Diuji La Albiceleste
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved