Drama Liga 2! Persibo Bojonegoro Tolak Bertanding, Deltras FC Tembus 8 Besar
Sabtu, 18 Januari 2025 - 20:14 WIB
loading...
Persibo Bojonegoro Tolak Bertanding. Foto: @persibo.bojonegoro
A
A
A
YOGYAKARTA - Deltras FC dipastikan melaju ke babak 8 besar Liga 2 2024/2025 setelah laga lanjutan melawan Persibo Bojonegoro di Sasana Krida Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Sabtu (18/1/2025), berakhir dengan kontroversi. Persibo memutuskan menolak bertanding sebagai bentuk protes atas keputusan operator liga dan wasit pada pertandingan sebelumnya.
Pertandingan ini merupakan kelanjutan dari laga yang tertunda pada 11 Januari 2025 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan untuk melanjutkan laga di tempat netral tanpa penonton, dengan skor awal 1-0 untuk Deltras setelah gol Persibo pada menit ke-90+4 sebelumnya dibatalkan.
Namun, di Sasana Krida, suasana berubah panas ketika skuad Persibo memilih berdiri di pinggir lapangan mengenakan kaus putih bertuliskan "Justice for Sepakbola Indonesia". Sikap ini menjadi bentuk protes terhadap keputusan wasit dalam laga sebelumnya dan kebijakan PT LIB yang dianggap merugikan.
Meskipun para pemain Deltras telah bersiap melanjutkan pertandingan dari situasi tendangan bebas tidak langsung di menit ke-94, pemain Persibo tak kunjung memasuki lapangan. Mereka tetap berdiri berjajar di pinggir lapangan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan resmi berakhir.
Kapten Persibo, Osas Marvelous Saha, terlihat beberapa kali berdiskusi dengan ofisial pertandingan, tetapi keputusan untuk tidak bertanding tetap bulat. Setelah laga dinyatakan selesai, para pemain Persibo memberikan tepuk tangan kepada tim Deltras yang berada di lapangan.
Pertandingan ini merupakan kelanjutan dari laga yang tertunda pada 11 Januari 2025 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan untuk melanjutkan laga di tempat netral tanpa penonton, dengan skor awal 1-0 untuk Deltras setelah gol Persibo pada menit ke-90+4 sebelumnya dibatalkan.
Namun, di Sasana Krida, suasana berubah panas ketika skuad Persibo memilih berdiri di pinggir lapangan mengenakan kaus putih bertuliskan "Justice for Sepakbola Indonesia". Sikap ini menjadi bentuk protes terhadap keputusan wasit dalam laga sebelumnya dan kebijakan PT LIB yang dianggap merugikan.
Meskipun para pemain Deltras telah bersiap melanjutkan pertandingan dari situasi tendangan bebas tidak langsung di menit ke-94, pemain Persibo tak kunjung memasuki lapangan. Mereka tetap berdiri berjajar di pinggir lapangan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan resmi berakhir.
Kapten Persibo, Osas Marvelous Saha, terlihat beberapa kali berdiskusi dengan ofisial pertandingan, tetapi keputusan untuk tidak bertanding tetap bulat. Setelah laga dinyatakan selesai, para pemain Persibo memberikan tepuk tangan kepada tim Deltras yang berada di lapangan.
Lihat Juga :