Shin Tae-yong Malam Ini Pulang ke Korea, Bawa Oleh-oleh Cinta dari Indonesia
Minggu, 26 Januari 2025 - 09:34 WIB
loading...
Shin Tae-yong saat menghampiri suporter usai pertandingan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/7/2022). Foto: MPI/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Setelah lima tahun mengabdi sebagai pelatih Timnas Indonesia , Shin Tae-yong dijadwalkan meninggalkan Tanah Air malam ini, Minggu (26/1/2025). Pelatih asal Korea Selatan ini akan bertolak menggunakan pesawat Korea Airlines pada pukul 21.50 WIB, menutup perjalanan panjangnya bersama skuad Merah Putih.
Dalam sebuah video perpisahan yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Shin Tae-yong menyampaikan salam terakhir yang penuh haru. Ia mengucapkan terima kasih kepada para penggemar sepak bola dan seluruh masyarakat Indonesia yang selama ini mendukungnya. “Halo, saya Shin Tae-yong. Setelah lima tahun melatih Timnas Indonesia, akhirnya saya harus kembali ke Korea Selatan,” ucapnya.
Pelatih berusia 54 tahun itu mengakui bahwa kepergiannya kali ini menyisakan rasa penyesalan, terutama karena ia meninggalkan skuad Garuda di tengah perjuangan menuju Piala Dunia 2026. Saat ini, Timnas Indonesia masih berjuang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
“Saya sangat berterima kasih, meskipun harus kembali dengan rasa sedikit menyesal. Saya mencintai Indonesia dan akan terus mencintainya,” ungkap Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong juga menyampaikan harapannya agar para pemain Timnas Indonesia dapat terus berkembang dan membawa nama Indonesia ke panggung dunia. “Saya berharap para pemain Indonesia mendapatkan lebih banyak hal baik di masa depan, dan saya berharap mereka bisa lolos ke Piala Dunia 2026,” ujarnya.
Keberangkatan Shin Tae-yong ke Korea Selatan juga mendapat perhatian besar dari para suporter Timnas Indonesia. Komunitas suporter seperti La Grande Indonesia berencana mengawal Shin Tae-yong hingga ke bandara sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya selama ini.
Arul, seorang pengamat sepak bola yang dikenal vokal di media sosial, menyatakan bahwa Shin Tae-yong telah menjadi sosok penting dalam sejarah sepak bola Indonesia. “Kita semua harus angkat topi untuk Shin Tae-yong. Terima kasih atas sejarah dan dedikasi yang sudah dilakukan untuk Timnas Indonesia,” katanya.
Dalam sebuah video perpisahan yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Shin Tae-yong menyampaikan salam terakhir yang penuh haru. Ia mengucapkan terima kasih kepada para penggemar sepak bola dan seluruh masyarakat Indonesia yang selama ini mendukungnya. “Halo, saya Shin Tae-yong. Setelah lima tahun melatih Timnas Indonesia, akhirnya saya harus kembali ke Korea Selatan,” ucapnya.
Pelatih berusia 54 tahun itu mengakui bahwa kepergiannya kali ini menyisakan rasa penyesalan, terutama karena ia meninggalkan skuad Garuda di tengah perjuangan menuju Piala Dunia 2026. Saat ini, Timnas Indonesia masih berjuang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
“Saya sangat berterima kasih, meskipun harus kembali dengan rasa sedikit menyesal. Saya mencintai Indonesia dan akan terus mencintainya,” ungkap Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong juga menyampaikan harapannya agar para pemain Timnas Indonesia dapat terus berkembang dan membawa nama Indonesia ke panggung dunia. “Saya berharap para pemain Indonesia mendapatkan lebih banyak hal baik di masa depan, dan saya berharap mereka bisa lolos ke Piala Dunia 2026,” ujarnya.
Keberangkatan Shin Tae-yong ke Korea Selatan juga mendapat perhatian besar dari para suporter Timnas Indonesia. Komunitas suporter seperti La Grande Indonesia berencana mengawal Shin Tae-yong hingga ke bandara sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya selama ini.
Arul, seorang pengamat sepak bola yang dikenal vokal di media sosial, menyatakan bahwa Shin Tae-yong telah menjadi sosok penting dalam sejarah sepak bola Indonesia. “Kita semua harus angkat topi untuk Shin Tae-yong. Terima kasih atas sejarah dan dedikasi yang sudah dilakukan untuk Timnas Indonesia,” katanya.
Lihat Juga :