Tim All-Stars Kudus Cetak Sejarah, Asyifa Sholawa Jadi Bintang
Minggu, 26 Januari 2025 - 18:32 WIB
loading...
A
A
A
Senada, Kapten Tim All-Stars Kudus, Asyifa Sholawa Farizqi bersyukur atas capaian di ajang level nasional itu. Terlebih para pemain terbaik dari delapan kota bertemu untuk adu kemampuan mengolah 'si kulit bundar' di lapangan. "Bangga bisa masuk ke final dan alhamdulilah babak kedua bisa mencetak gol berkat kerjasama yang baik. Terima kasih untuk Tim All-Star Kudus, tim pelatih karena kerja sama kita bisa membanggakan Kota Kudus sebagai tuan rumah," kata dara yang juga meraih gelar Best Player MilkLife Soccer Challenge All-Stars.
Di pertandingan lainnya, Tim All-Stars Surabaya berhasil memenangkan peringkat tiga di Soccer Challenge All-Stars usai memetik kemenangan 2-1 atas Tim All-Stars Jakarta. "Gagal lolos ke partai final Soccer Challenge memang sempat membuat pemain begitu kecewa. Namun, setelah bertemu dengan keluarga masing-masing mereka bisa kembali termotivasi. Mereka pun dapat bermain lebih lepas melawan Tim All-Stars Jakarta dan meraih kemenangan," kata pelatih Tim All-Stars Surabaya, Ridwan Anwar.
Laga final Soccer Challenge All-Stars juga disaksikan langsung oleh Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki. Coach Mochi, sapaan karibnya, mengapresiasi para pemain yang sudah menampilkan kemampuan selama pertandingan bergulir. Ia melihat potensi pesepakbola putri yang masih dapat terus diasah agar memiliki kemampuan mumpuni.
"Saya melihat mereka sudah berusaha dengan keras untuk menjadi juara. Pada pertandingan final ini banyak permainan bagus yang dikeluarkan pemain mulai dari kemampuan dasar hingga kerjasama tim yang baik," katanya.
Baca Juga: 10 Pemain Teratas dengan Trofi Terbanyak Sepanjang Masa: Lionel Messi Kangkangi Cristiano Ronaldo
Selain Coach Mochi, tiga pemain timnas putri Indonesia juga turut hadir pada Soccer Challenge All-Stars, yaitu Claudia Scheunemann, Sheva Imut, dan Shafira Ika. Pelatih yang pernah membawa Timnas Wanita Jepang meraih Juara Piala Dunia Wanita pada 2011 ini mengungkapkan, untuk menjadi pemain Timnas Putri Indonesia, tidak hanya dibutuhkan bakat dan kemampuan, tetapi juga pemahaman mendalam soal sepak bola.
Di pertandingan lainnya, Tim All-Stars Surabaya berhasil memenangkan peringkat tiga di Soccer Challenge All-Stars usai memetik kemenangan 2-1 atas Tim All-Stars Jakarta. "Gagal lolos ke partai final Soccer Challenge memang sempat membuat pemain begitu kecewa. Namun, setelah bertemu dengan keluarga masing-masing mereka bisa kembali termotivasi. Mereka pun dapat bermain lebih lepas melawan Tim All-Stars Jakarta dan meraih kemenangan," kata pelatih Tim All-Stars Surabaya, Ridwan Anwar.
Disaksikan Pelatih dan Pemain Timnas Putri
Laga final Soccer Challenge All-Stars juga disaksikan langsung oleh Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki. Coach Mochi, sapaan karibnya, mengapresiasi para pemain yang sudah menampilkan kemampuan selama pertandingan bergulir. Ia melihat potensi pesepakbola putri yang masih dapat terus diasah agar memiliki kemampuan mumpuni.
"Saya melihat mereka sudah berusaha dengan keras untuk menjadi juara. Pada pertandingan final ini banyak permainan bagus yang dikeluarkan pemain mulai dari kemampuan dasar hingga kerjasama tim yang baik," katanya.
Baca Juga: 10 Pemain Teratas dengan Trofi Terbanyak Sepanjang Masa: Lionel Messi Kangkangi Cristiano Ronaldo
Selain Coach Mochi, tiga pemain timnas putri Indonesia juga turut hadir pada Soccer Challenge All-Stars, yaitu Claudia Scheunemann, Sheva Imut, dan Shafira Ika. Pelatih yang pernah membawa Timnas Wanita Jepang meraih Juara Piala Dunia Wanita pada 2011 ini mengungkapkan, untuk menjadi pemain Timnas Putri Indonesia, tidak hanya dibutuhkan bakat dan kemampuan, tetapi juga pemahaman mendalam soal sepak bola.
Lihat Juga :