Kisah Petarung Mata Satu Sharabutdin Magomedov Kehilangan Matanya usai Operasi
Minggu, 02 Februari 2025 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
Sayangnya, mereka tidak dapat dan harus mengangkat sebagian organ vital tersebut, ketika mengingat pengangkatan sebagian matanya, pria asal Dagestan itu berkata: "Sebelum operasi, saya sangat takut disuntik di mata. Saya menonton video ini. Sangat tidak menyenangkan. Saya pikir itu adalah hal yang paling membosankan yang pernah ada,''kata Sharabutdin Magomedov.
"Dan ada operasi seperti itu ketika suntikan di mata harus dilakukan, di mana ia diangkat, bisa dikatakan. Pada saat ini, anestesi lokal diberikan, tetapi Anda merasakan semuanya, mereka menusuk [mata] dari dua atau tiga sisi. Tampaknya satu tusukan adalah kamera, dan dua tusukan lainnya adalah sesuatu yang harus dipompa, mengunggah sesuatu di sana. Saya mengalami banyak tahapan yang berbeda, mata saya disiksa secara khusus,"paparnya.
Berusaha menyelamatkan penglihatannya harus dibayar mahal oleh Magamedov dan keluarganya, dalam sebuah wawancara dengan Athletistic, ia berkata: "Butuh banyak uang. Namun saat itu, saya berada di bawah asuhan orang tua saya. Saya menemukan diri saya dalam situasi yang sulit - saya tidak berlatih selama dua tahun, saya tidak bertarung."
Magomedov sempat berpikir untuk berhenti dari dunia tarung setelah operasi, namun ia menemukan kekuatan untuk membarui kariernya berkat orang-orang yang dicintainya: "Anda dapat membagi seluruh karier saya menjadi 'sebelum' dan 'setelah' cedera ini. Namun setelah itu, saya mengumpulkan pikiran saya. Teman-teman saya percaya pada saya, dan semuanya baik-baik saja,"jelasnya.
Sebagian besar dokter menyarankan para petarung untuk berhenti bertanding saat ada tanda-tanda masalah pada mata mereka, apalagi setelah mengalami pengangkatan sebagian mata, namun Magamedov secara sensasional diberikan izin untuk terus melakukan apa yang ia cintai. "Dokter mengatakan: hal terburuk yang dapat terjadi pada mata Anda telah terjadi,''katanya.
"Dan ada operasi seperti itu ketika suntikan di mata harus dilakukan, di mana ia diangkat, bisa dikatakan. Pada saat ini, anestesi lokal diberikan, tetapi Anda merasakan semuanya, mereka menusuk [mata] dari dua atau tiga sisi. Tampaknya satu tusukan adalah kamera, dan dua tusukan lainnya adalah sesuatu yang harus dipompa, mengunggah sesuatu di sana. Saya mengalami banyak tahapan yang berbeda, mata saya disiksa secara khusus,"paparnya.
Berusaha menyelamatkan penglihatannya harus dibayar mahal oleh Magamedov dan keluarganya, dalam sebuah wawancara dengan Athletistic, ia berkata: "Butuh banyak uang. Namun saat itu, saya berada di bawah asuhan orang tua saya. Saya menemukan diri saya dalam situasi yang sulit - saya tidak berlatih selama dua tahun, saya tidak bertarung."
Magomedov sempat berpikir untuk berhenti dari dunia tarung setelah operasi, namun ia menemukan kekuatan untuk membarui kariernya berkat orang-orang yang dicintainya: "Anda dapat membagi seluruh karier saya menjadi 'sebelum' dan 'setelah' cedera ini. Namun setelah itu, saya mengumpulkan pikiran saya. Teman-teman saya percaya pada saya, dan semuanya baik-baik saja,"jelasnya.
Sebagian besar dokter menyarankan para petarung untuk berhenti bertanding saat ada tanda-tanda masalah pada mata mereka, apalagi setelah mengalami pengangkatan sebagian mata, namun Magamedov secara sensasional diberikan izin untuk terus melakukan apa yang ia cintai. "Dokter mengatakan: hal terburuk yang dapat terjadi pada mata Anda telah terjadi,''katanya.
Lihat Juga :