Profil Jono Carroll Petinju Irlandia yang Dihina McGregor karena Mualaf
Senin, 10 Februari 2025 - 15:00 WIB
loading...
Profil Jono Carroll Petinju Irlandia yang Dihina McGregor karena Mualaf. Foto: IST
A
A
A
Petinju asal Irlandia, Jono Carroll, baru-baru ini menjadi sorotan setelah mengungkapkan bahwa dirinya telah memeluk agama Islam sejak tahun lalu. Ia bahkan membagikan momen spiritualnya saat menjalankan ibadah umrah. Namun, keputusan Carroll untuk menjadi seorang Muslim justru mendapat ejekan dari sesama petarung asal Irlandia, Conor McGregor.
McGregor, yang dikenal dengan komentar pedasnya, menghina keyakinan Carroll dengan menyebutnya sebagai "carpet licker" atau penjilat karpet, merujuk pada kebiasaan umat Islam yang bersujud dalam salat. Pernyataan kontroversial itu memicu reaksi dari Carroll, yang menanggapinya dengan bijaksana melalui unggahan di Instagram.
"Bayangkan, orang yang kalian hormati sejak kecil mengejek kalian sebagai 'carpet licker' hanya karena aku selalu menundukkan kepala setiap hari saat berbicara dengan Tuhanku," tulis Carroll dalam unggahannya.
Alih-alih marah, Carroll justru menyatakan bahwa ia telah memaafkan McGregor dan menyarankan petarung UFC itu untuk menjalani rehabilitasi.
"Aku sudah memaafkanmu dan mendoakanmu serta keluargamu. Insya Allah suatu hari nanti kamu akan menemukan jalanmu. Sepertinya kamu membutuhkan rehabilitasi, kawan, bukan untuk dirimu sendiri saja, tapi lakukanlah demi keluargamu," imbuhnya.
Carroll juga menyebut bahwa ia bersyukur petarung Muslim asal Dagestan, Khabib Nurmagomedov, pernah memberikan pelajaran kepada McGregor dalam duel mereka di UFC 229 tahun 2018.
McGregor, yang dikenal dengan komentar pedasnya, menghina keyakinan Carroll dengan menyebutnya sebagai "carpet licker" atau penjilat karpet, merujuk pada kebiasaan umat Islam yang bersujud dalam salat. Pernyataan kontroversial itu memicu reaksi dari Carroll, yang menanggapinya dengan bijaksana melalui unggahan di Instagram.
"Bayangkan, orang yang kalian hormati sejak kecil mengejek kalian sebagai 'carpet licker' hanya karena aku selalu menundukkan kepala setiap hari saat berbicara dengan Tuhanku," tulis Carroll dalam unggahannya.
Alih-alih marah, Carroll justru menyatakan bahwa ia telah memaafkan McGregor dan menyarankan petarung UFC itu untuk menjalani rehabilitasi.
"Aku sudah memaafkanmu dan mendoakanmu serta keluargamu. Insya Allah suatu hari nanti kamu akan menemukan jalanmu. Sepertinya kamu membutuhkan rehabilitasi, kawan, bukan untuk dirimu sendiri saja, tapi lakukanlah demi keluargamu," imbuhnya.
Carroll juga menyebut bahwa ia bersyukur petarung Muslim asal Dagestan, Khabib Nurmagomedov, pernah memberikan pelajaran kepada McGregor dalam duel mereka di UFC 229 tahun 2018.
Lihat Juga :