Pandemi Corona, Pemain Asing Mundur dari Liga 1
Kamis, 03 September 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Musim ini tercatat sebagai debut Mateo di kompetisi Indonesia. Dia bergabung sejak awal tahun dan sempat mencicipi tiga pertandingan. Kepergian Mateo membuat satu slot pemain asing Persita kosong. Tiga pemain asing lainnya, yakni Yevhen Budnik, Eldar Hasanovic, dan Tamirlan Kozubaev sudah bergabung dengan tim.
“Saya ingin sekali menuntaskan sampai kompetisi berakhir. Tapi, apa daya, saya harus mengutamakan keluarga dulu sekarang. Nanti kalau memang ada kesempatan lagi, saya ingin kembali lagi ke Tangerang,” tandasnya.
Tidak hanya Mateo, striker Persipura Jayapura Sylvano Comvalius juga memutuskan mundur dari tim Mutiara Hitam karena terkendala pembatasan perjalanan. Pemain asal Belanda itu menyatakan aturan ketat protokol penerbangan membuat dirinya pesimistis bisa kembali memboyong keluarganya di Indonesia.
“Saya memutuskan berada di dekat keluarga di tengah pandemi virus corona. Sangat sulit untuk bepergian dengan anak-istri di tengah protokol ketat penerbangan,” katanya.
Alasan serupa diutarakan Nikola Asceric saat memilih mengakhiri kontraknya bersama Persik Kediri. Pemain asal Serbia itu menyatakan tidak bisa kembali ke Indonesia lantaran pandemi virus korona tidak kunjung mereda. Pemain berposisi penyerang itu khawatir mengingat jumlah kasus corona terus meningkat di tengah persiapan lanjutan kompetisi.
Persik juga kehilangan satu pemain asing lainnya, yakni Ante Bakmaz. Berbeda dengan Asceric, pemain berkebangsaan Australia ini hijrah lantaran mendapat kontrak dari klub di Liga Qatar. Manajemen Persik mengaku jika pemainnya tersebut sudah meminta izin meninggalkan klub.
Praktik, tim berjuluk Macan Putih itu kini hanya memiliki dua pemain asing, yakni Jefferson Alves dan Gaspar Vega. Nama terakhir juga masih menjadi tanda tanya lantaran masih dalam proses pembicaraan renegosiasi kontrak sebagai dampak dari pandemi Covid-19. (Baca juga: Dilanda Kekeringan, Petani Bogor Diminta Urus Klaim Asuransi)
“Saya ingin sekali menuntaskan sampai kompetisi berakhir. Tapi, apa daya, saya harus mengutamakan keluarga dulu sekarang. Nanti kalau memang ada kesempatan lagi, saya ingin kembali lagi ke Tangerang,” tandasnya.
Tidak hanya Mateo, striker Persipura Jayapura Sylvano Comvalius juga memutuskan mundur dari tim Mutiara Hitam karena terkendala pembatasan perjalanan. Pemain asal Belanda itu menyatakan aturan ketat protokol penerbangan membuat dirinya pesimistis bisa kembali memboyong keluarganya di Indonesia.
“Saya memutuskan berada di dekat keluarga di tengah pandemi virus corona. Sangat sulit untuk bepergian dengan anak-istri di tengah protokol ketat penerbangan,” katanya.
Alasan serupa diutarakan Nikola Asceric saat memilih mengakhiri kontraknya bersama Persik Kediri. Pemain asal Serbia itu menyatakan tidak bisa kembali ke Indonesia lantaran pandemi virus korona tidak kunjung mereda. Pemain berposisi penyerang itu khawatir mengingat jumlah kasus corona terus meningkat di tengah persiapan lanjutan kompetisi.
Persik juga kehilangan satu pemain asing lainnya, yakni Ante Bakmaz. Berbeda dengan Asceric, pemain berkebangsaan Australia ini hijrah lantaran mendapat kontrak dari klub di Liga Qatar. Manajemen Persik mengaku jika pemainnya tersebut sudah meminta izin meninggalkan klub.
Praktik, tim berjuluk Macan Putih itu kini hanya memiliki dua pemain asing, yakni Jefferson Alves dan Gaspar Vega. Nama terakhir juga masih menjadi tanda tanya lantaran masih dalam proses pembicaraan renegosiasi kontrak sebagai dampak dari pandemi Covid-19. (Baca juga: Dilanda Kekeringan, Petani Bogor Diminta Urus Klaim Asuransi)
Lihat Juga :