Bung Harpa Geram: Hasil TC Berbulan-bulan Timnas Indonesia U-20 Zonk!
Senin, 17 Februari 2025 - 11:11 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Perbandingan Prestasi Shin Tae-yong vs Indra Sjafri saat Latih Timnas Indonesia U-20
Ia mempertanyakan mengapa tim pelatih tidak melihat bahwa para pemain terlalu fokus pada bola sehingga pergerakan pemain lawan tidak terawasi. "Lima atau empat gol itulah yang menjadi kelemahan pemain yang tidak diingatkan oleh pelatih. Karena jelas, pemain itu hanya fokus ke arah bola, sehingga pemain lawan tidak diantisipasi pergerakannya," cetus Bung Harpa.
"Ini sangat disayangkan. TC sampai berbulan-bulan, tapi hal sepele seperti ini tidak bisa diantisipasi."
Bung Harpa mendesak agar ada evaluasi menyeluruh untuk Timnas Indonesia U-20. Ia membandingkan performa tim saat ini dengan edisi Piala Asia U-20 2022, di mana Indonesia berhasil meraih empat poin meskipun tidak lolos ke babak selanjutnya.
"Padahal saat itu kita (Timnas Indonesia U-20) tidak ada pemain diaspora atau pemain keturunan sama sekali, namun kita bisa mencapai itu. Artinya, sekarang ada penurunan dan ini sangat disayangkan," imbuh Bung Harpa.
Ia juga menyoroti sikap PSSI yang dinilai hanya ikut merayakan kemenangan, tetapi tidak hadir saat tim mengalami kekalahan. "Di postingan IG Timnas aja, diposting hanya pas half time saat melawan Iran tapi begitu full time kalah tidak diposting. Jangan terlalu norak, kampungan, wajar-wajar ajalah, dan jangan juga alergi dengan kekalahan," pungkas Bung Harpa.
Ia mempertanyakan mengapa tim pelatih tidak melihat bahwa para pemain terlalu fokus pada bola sehingga pergerakan pemain lawan tidak terawasi. "Lima atau empat gol itulah yang menjadi kelemahan pemain yang tidak diingatkan oleh pelatih. Karena jelas, pemain itu hanya fokus ke arah bola, sehingga pemain lawan tidak diantisipasi pergerakannya," cetus Bung Harpa.
"Ini sangat disayangkan. TC sampai berbulan-bulan, tapi hal sepele seperti ini tidak bisa diantisipasi."
Bung Harpa mendesak agar ada evaluasi menyeluruh untuk Timnas Indonesia U-20. Ia membandingkan performa tim saat ini dengan edisi Piala Asia U-20 2022, di mana Indonesia berhasil meraih empat poin meskipun tidak lolos ke babak selanjutnya.
"Padahal saat itu kita (Timnas Indonesia U-20) tidak ada pemain diaspora atau pemain keturunan sama sekali, namun kita bisa mencapai itu. Artinya, sekarang ada penurunan dan ini sangat disayangkan," imbuh Bung Harpa.
Ia juga menyoroti sikap PSSI yang dinilai hanya ikut merayakan kemenangan, tetapi tidak hadir saat tim mengalami kekalahan. "Di postingan IG Timnas aja, diposting hanya pas half time saat melawan Iran tapi begitu full time kalah tidak diposting. Jangan terlalu norak, kampungan, wajar-wajar ajalah, dan jangan juga alergi dengan kekalahan," pungkas Bung Harpa.
(yov)
Lihat Juga :