Kata-kata Menpora Dito Merespons Pemulangan Atlet Pelatnas karena Efisiensi Anggaran

Rabu, 19 Februari 2025 - 10:45 WIB
loading...
Kata-kata Menpora Dito...
Terkait isu yang beredar mengenai penghentian pelatnas cabang olahraga tertentu karena alasan efisiensi, Menpora Dito menegaskan bahwa hal tersebut tak benar / Foto: Kemenpora
A A A
Terkait kabar mengenai pemulangan atlet dari Pelatnas dalam rangka persiapan SEA Games dan ajang olahraga internasional lainnya, Menteri Pemuda dan Olahraga ( Menpora ) Dito Ariotedjo memastikan bahwa Pelatnas akan tetap berjalan sesuai rencana dan tidak dihentikan.

"Untuk Cabor prioritas sebagaimana Visi Presiden dan Wakil Presiden dalam Asta Cita, persiapan SEA Games 2025 saat ini difokuskan pada cabang olahraga (cabor) yang memiliki potensi meraih medali di Asian Games 2026 dan lolos kualifikasi Olimpiade 2028. Dengan demikian, para atlet harus dapat menjalankan pelatihan secara berkelanjutan tanpa terputus," ujar Menteri Dito dalam keterangannya.

Menpora juga menjelaskan bahwa saat ini tengah dilakukan evaluasi Pelatnas sehingga terdapat jeda latihan yang dilakukan oleh masing-masing federasi cabang olahraga yang merupakan bagian dari proses perencanaan yang lebih efektif. "Tidak benar. Pelatnas tidak berhenti. Kegiatan ini tetap berlanjut. Evaluasi yang dilakukan sejak 31 Januari adalah bagian dari proses perbaikan dan optimalisasi, sehingga terdapat jeda latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan hasil evaluasi," jelasnya.

Baca Juga: Pembuktian Megawati Hangestri, Khofifah: Inspirasi Atlet Perempuan Indonesia

Terkait efisiensi anggaran, Menpora mengakui adanya penyesuaian dalam beberapa program. Namun, ia menegaskan bahwa hal ini tidak akan mengganggu persiapan para atlet untuk berlaga di ajang internasional. "Penyesuaian pasti ada dan memang dilakukan agar alokasi sumber daya lebih efektif. Namun, kami pastikan bahwa semua akan berjalan dengan baik dan tidak akan mengganggu persiapan para atlet untuk berlaga di SEA Games 2025, Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028 serta Para Games dalam setiap event," imbuh Dito.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa atlet-atlet pelatnas Atletik dipulangkan karena efisiensi anggaran yang mencapai Rp1,1 miliar per bulan. Itu sebagaimana yang dituliskan akun Instagram timnas.diaspora (@timnas.diaspora).

Berikut Tulisan Akun Instagram Akun Instagram timnas.diaspora (@timnas.diaspora)


Pelatnas Atletik Pangalengan Terhenti Akibat Efisiensi Anggaran. Pengurus Besar PASI terpaksa memulangkan hampir 80 atlet dari pelatnas di Pangalengan setelah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Biaya pelatihan yang mencapai Rp 1,1 miliar per bulan membuat persiapan untuk SEA Games dan Asian Games 2025 harus dihentikan sementara.

Dengan kondisi seperti ini, apakah keputusan pemulangan atlet ini sudah tepat? Bagaimana menurut pendapat kalian, apakah ada solusi yang lebih baik untuk mendukung perjuangan atlet Indonesia?
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Taklimat Presiden, Semangat...
Taklimat Presiden, Semangat Sumpah Pemuda Energi Baru Prestasi Olahraga Indonesia di Tengah Konflik Global
Menpora Apresiasi Youth...
Menpora Apresiasi Youth Football Tournament Bali 7s 2026 Jadi Ajang Pembinaan Bakat dan Pengembangan Sport Tourism
Menpora Erick Thohir...
Menpora Erick Thohir Dorong Peran Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora
Dito Ariotedjo Jalani...
Dito Ariotedjo Jalani Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Kuota Haji
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Special Bola
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo vs Luka Modric!
Ambisi Witan Sulaeman...
Liga Indonesia
Ambisi Witan Sulaeman Persembahkan Gelar Juara Super League untuk HUT Ke-500 Jakarta
Sentuhan John Herdman...
Liga Indonesia
Sentuhan John Herdman di Timnas Indonesia Jadi Modal Rayhan Hannan Unjuk Gigi Bersama Persija Jakarta
Rekomendasi
PB PMII Dorong Audit...
PB PMII Dorong Audit Rantai Pasok Batu Bara Usai Pemadaman Listrik
1 Polisi Gugur dan 2...
1 Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Residivis Narkoba, Bareskrim Buru Bandar
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Berita Terkini
Portugal vs Spanyol...
Portugal vs Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ronaldo-Yamal Siapa Lebih Moncer?
Portugal Lolos ke 16...
Portugal Lolos ke 16 Besar Usai Singkirkan Kroasia, Ronaldo Cetak Rekor Baru
Ronaldo Buntu, Portugal...
Ronaldo Buntu, Portugal vs Kroasia Tanpa Gol di Babak Pertama
Profil Marc Cucurella,...
Profil Marc Cucurella, Mesin Assist Spanyol di Piala Dunia 2026
3 Rekor Bersejarah Tercipta...
3 Rekor Bersejarah Tercipta saat Spanyol Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Spanyol Gunduli Austria,...
Spanyol Gunduli Austria, Mikel Oyarzabal Cetak Brace
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved