Carlos Adames Gagal Kalahkan Hamzah Sheeraz, Pertahankan Sabuk WBC
Minggu, 23 Februari 2025 - 06:29 WIB
loading...
A
A
A
Adames tampil agresif namun tetap sabar. Sheeraz, seperti yang dijanjikannya, bekerja di belakang jab-nya sambil berputar-putar, memanfaatkan postur tubuhnya yang setinggi 190 cm dan keunggulan tinggi badannya yang mencapai empat sentimeter. Adames menemukan sebuah kesempatan pada ronde kedua untuk mendaratkan sebuah pukulan kanan balasan atas jab Sheeraz.
Sementara itu, Sheeraz tetap bertahan dengan game plan-nya, mundur setengah langkah dan mendaratkan jab balasan di satu titik, serta menggabungkan sepasang jab dengan cross kanan di titik lainnya. Sheeraz terus bekerja dari jarak jauh pada ronde ketiga dan keempat.
Adames sebagian besar tetap menjaga jarak, sementara Sheeraz tetap berada dalam jarak yang cukup dekat untuk menyarangkan hook kiri ke arah tubuh atau mencetak poin dengan pukulan kanan ke arah atas sebelum ia keluar dari jarak serang. Adames tak gentar, masih mengejar, dan akhirnya ia meraih kesuksesan pada paruh kedua ronde kelima.
Sheeraz mendaratkan sebuah pukulan kanan yang bagus sebelum bel berbunyi. Namun, jika hal itu dimaksudkan untuk mengingatkan Sheeraz, Adames-lah yang memegang kendali pada ronde keenam, mencetak poin dengan kombinasi pukulan ke arah tubuh dan kepala, memanfaatkan Sheeraz yang tidak lagi berdiri terlalu jauh atau banyak bergerak.
Pada ronde ketujuh, Sheeraz berusaha memanfaatkan agresi Adames untuk menyerang balik, dengan memasukkan sepasang serangan balik, termasuk sebuah uppercut kanan. Kedua petarung ini mendapatkan momen terbaik mereka pada ronde kedelapan. Adames menyarangkan sepasang hook kiri ke arah tubuh Sheeraz, dan mencetak poin beberapa saat kemudian dengan sebuah pukulan overhand kanan. Walau Sheeraz mundur beberapa langkah ke arah tali ring, ia tidak terluka parah dan segera membalas dengan pukulan kanannya.
Sementara itu, Sheeraz tetap bertahan dengan game plan-nya, mundur setengah langkah dan mendaratkan jab balasan di satu titik, serta menggabungkan sepasang jab dengan cross kanan di titik lainnya. Sheeraz terus bekerja dari jarak jauh pada ronde ketiga dan keempat.
Adames sebagian besar tetap menjaga jarak, sementara Sheeraz tetap berada dalam jarak yang cukup dekat untuk menyarangkan hook kiri ke arah tubuh atau mencetak poin dengan pukulan kanan ke arah atas sebelum ia keluar dari jarak serang. Adames tak gentar, masih mengejar, dan akhirnya ia meraih kesuksesan pada paruh kedua ronde kelima.
Sheeraz mendaratkan sebuah pukulan kanan yang bagus sebelum bel berbunyi. Namun, jika hal itu dimaksudkan untuk mengingatkan Sheeraz, Adames-lah yang memegang kendali pada ronde keenam, mencetak poin dengan kombinasi pukulan ke arah tubuh dan kepala, memanfaatkan Sheeraz yang tidak lagi berdiri terlalu jauh atau banyak bergerak.
Pada ronde ketujuh, Sheeraz berusaha memanfaatkan agresi Adames untuk menyerang balik, dengan memasukkan sepasang serangan balik, termasuk sebuah uppercut kanan. Kedua petarung ini mendapatkan momen terbaik mereka pada ronde kedelapan. Adames menyarangkan sepasang hook kiri ke arah tubuh Sheeraz, dan mencetak poin beberapa saat kemudian dengan sebuah pukulan overhand kanan. Walau Sheeraz mundur beberapa langkah ke arah tali ring, ia tidak terluka parah dan segera membalas dengan pukulan kanannya.
Lihat Juga :