alexametrics

Kontrak Akan Habis, Madrid Masih Belum Hubungi Ramos

loading...
Kontrak Akan Habis, Madrid Masih Belum Hubungi Ramos
Kontrak Sergio Ramos bersama Real Madrid akan berakhir pada musim panas 2021. Tapi, sampai saat ini Los Blancos masih belum menghubungi bek asal Spanyol itu. Foto: Reuters
A+ A-
MADRID - Kontrak Sergio Ramos bersama Real Madrid akan berakhir pada musim panas 2021. Tapi, sampai saat ini Los Blancos masih belum menghubungi bek asal Spanyol itu guna memperbaharui masa tugasnya di Santiago Bernabeu.

Sebelumnya, sejumlah media Spanyol mengklaim kalau sang kapten meminta kepada Madrid perpanjangan kontrak selama dua tahun. Itu dianggap sesuatu yang dianggap sulit terpenuhi. Pasalnya, Ramos kini sudah berusia 33 tahun.

Sedangkan Madrid punya kebijakan khusus dalam menambah kontrak kerja pemain yang berumur 30 tahun ke atas. Bila mengacu regulasi klub, mereka sudah dianggap uzur hanya akan mendapat perpanjangan kontrak secara berkala, atau semusim demi semusim.

Karena itu, dengan tersisa sekitar 16 bulan lagi sebelum kontraknya habis, masa depan Ramos bersama Madrid kini jadi tanda tanya. Sebab, pada Juni 2021 nanti, mantan pemain Sevilla itu bakal berusia 35 tahun.



Artinya, meski sudah membela Madrid sejak 2005, Ramos tidak lagi masuk daftar prioritas pemain yang harus dipertahankan. Apalagi, tim asuhan Zinedine Zidane itu sekarang punya sejumlah pemain muda di lini belakang, seperti Ferland Mendy (24 tahun), Eder Militao (22 tahun), Alvaro Tejero (22 tahun), Jesus Vallejo (22 tahun) dan Theo Hernandez (21 tahun).

Selain itu, jika Ramos pergi, maka bisa mengurangi pengeluaran. Maklum, dia dan Gareth Bale kini menjadi pemain Madrid dengan gaji termahal, yakni 14 juta euro bersih setiap tahunnya. Karena itu, banyak yang menduga, pihak manajemen baru akan menyodorkan perpanjangan kontrak menjelang akhir musim 2020/2021.
(mir)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak