Alasan Emil Audero Bersedia Bela Timnas Indonesia setelah Sempat Menolak
Senin, 24 Februari 2025 - 09:34 WIB
loading...
Alasan Emil Audero Bersedia Bela Timnas Indonesia setelah Sempat Menolak
A
A
A
Penjaga gawang Palermo, Emil Audero , akhirnya bersedia untuk menjalani proses naturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pada Sabtu (22/2/2025) di Jakarta. Sebelumnya, Emil sempat menolak tawaran serupa, namun kini ia berubah pikiran.
Erick Thohir menjelaskan bahwa keputusan merekrut Emil Audero sebagai pemain naturalisasi merupakan bagian dari strategi PSSI untuk memperkuat sektor penjaga gawang. Saat ini, Maarten Paes menjadi andalan utama Timnas Indonesia. Namun, demi memperkuat kedalaman skuad dan mengantisipasi risiko cedera, PSSI merasa perlu mendatangkan kiper berkualitas lain.
"Ada beberapa posisi yang perlu diperkuat, salah satunya kiper. Maarten Paes luar biasa, tapi persaingan itu diperlukan. Kita juga bicara dengan Maarten, dan dia sangat terbuka. Ia paham bahwa risiko cedera selalu ada dalam sepak bola," ujar Erick Thohir.
Dengan pengalaman bermain di Serie A dan Serie B Italia bersama klub-klub besar seperti Juventus, Sampdoria, Inter Milan, dan kini Palermo, Emil diharapkan dapat menjadi tandem yang sepadan bagi Maarten Paes. Selain itu, PSSI juga berencana mempertahankan satu kiper muda di skuad utama agar dapat belajar dari dua seniornya tersebut.
Sebelumnya, Emil Audero sempat menolak kesempatan membela Timnas Indonesia. Salah satu alasan utama adalah dorongan dari sang ayah, yang lebih mendukungnya untuk fokus berkarier di Eropa. Namun, setelah beberapa tahun, perspektif Emil berubah.
Erick Thohir menegaskan bahwa keputusan untuk membela Timnas Indonesia sepenuhnya datang dari para pemain itu sendiri. Emil tertarik dengan proyek ambisius PSSI dalam membangun tim nasional yang lebih kompetitif di level internasional.
"Dinamika setiap pemain berbeda. Waktu itu, Emil sedang berjuang untuk menjadi kiper utama di Inter Milan dan menghadapi persaingan yang sangat ketat. Sekarang, ia melihat ada peluang besar untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia dan memperkuat posisinya di level internasional," kata Erick.
Erick Thohir menjelaskan bahwa keputusan merekrut Emil Audero sebagai pemain naturalisasi merupakan bagian dari strategi PSSI untuk memperkuat sektor penjaga gawang. Saat ini, Maarten Paes menjadi andalan utama Timnas Indonesia. Namun, demi memperkuat kedalaman skuad dan mengantisipasi risiko cedera, PSSI merasa perlu mendatangkan kiper berkualitas lain.
"Ada beberapa posisi yang perlu diperkuat, salah satunya kiper. Maarten Paes luar biasa, tapi persaingan itu diperlukan. Kita juga bicara dengan Maarten, dan dia sangat terbuka. Ia paham bahwa risiko cedera selalu ada dalam sepak bola," ujar Erick Thohir.
Dengan pengalaman bermain di Serie A dan Serie B Italia bersama klub-klub besar seperti Juventus, Sampdoria, Inter Milan, dan kini Palermo, Emil diharapkan dapat menjadi tandem yang sepadan bagi Maarten Paes. Selain itu, PSSI juga berencana mempertahankan satu kiper muda di skuad utama agar dapat belajar dari dua seniornya tersebut.
Sebelumnya, Emil Audero sempat menolak kesempatan membela Timnas Indonesia. Salah satu alasan utama adalah dorongan dari sang ayah, yang lebih mendukungnya untuk fokus berkarier di Eropa. Namun, setelah beberapa tahun, perspektif Emil berubah.
Erick Thohir menegaskan bahwa keputusan untuk membela Timnas Indonesia sepenuhnya datang dari para pemain itu sendiri. Emil tertarik dengan proyek ambisius PSSI dalam membangun tim nasional yang lebih kompetitif di level internasional.
"Dinamika setiap pemain berbeda. Waktu itu, Emil sedang berjuang untuk menjadi kiper utama di Inter Milan dan menghadapi persaingan yang sangat ketat. Sekarang, ia melihat ada peluang besar untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia dan memperkuat posisinya di level internasional," kata Erick.
Lihat Juga :