alexametrics

Catat Rekor Tercepat, Suzuki Tunjukkan Kualitasnya di Tes Pramusim

loading...
Catat Rekor Tercepat, Suzuki Tunjukkan Kualitasnya di Tes Pramusim
Pabrikan asal Jepang itu menunjukkan potensinya saat menjadi yang tercepat pada sesi latihan pramusim di Sirkuit Losail Internasional, akhir pekan kemarin. Foto: dok/Sport News
A+ A-
DOHA - Tim Suzuki Ecstar kembali memperlihatkan kualitasnya menjelang balapan MotoGP 2020. Pabrikan asal Jepang itu menunjukkan potensinya saat menjadi yang tercepat pada sesi latihan pramusim di Sirkuit Losail Internasional, akhir pekan kemarin.

Pembalap andalan Suzuki Alex Rins menjadi yang tercepat setelah mencatatkan waktu 1 menit 54,462 detik. Bahkan rekannya Joan Mir berada di belakang dengan hanya berselisih 0,002 detik. Capaian ini sekaligus melanjutkan performa pada tes pramusim pembuka MotoGP 2020 di Sirkuit Sepang, Malaysia, awal Februari lalu.

Ketika itu, mereka hanya kalah dari rider Yamaha Maverick Vinales dalam urusan kecepatan. Dengan begitu, Rins puas dengan mesin terbaru motor Suzuki GSX-RR selama pramusim. Namun, dia mengakui masih membutuhkan waktu dalam mempertahankan kecepatannya, yaitu membandingkan sasis dengan latihan sebelumnya serta mengerjakan fairing dan garpu depan (shockbreaker).



“Saya melakukan satu serangan tepat (time attack) pada akhir latihan hanya untuk melihat bagaimana kelanjutannya. Saya sedikit takut karena suhu dan kelembaban sedikit turun, tetapi waktunya tepat,” kata Rins dilansir crash.

Time attack atau mengejar waktu lap tercepat memang menjadi pekerjaan rumah bagi Rins dan Suzuki selama tes pramusim. Pasalnya, pencapaian mereka saat balapan musim lalu sering kali terhalang hasil buruk saat sesi kualifikasi. Dengan ritme race pace impresif yang ditunjukkan Rins saat tes pramusim di Sepang, Suzuki diprediksi bakal menjadi salah satu kekuatan besar pada MotoGP 2020.

Rins sendiri juga tidak ingin besar kepala meski telah menunjukkan performa impresif. Dia sadar Suzuki harus terus berbenah khususnya sebelum menjalani balapan resmi bergulir di Qatar pada 8 Maret mendatang. Semua tim rival tentu sudah berbenah dan kemungkinan akan menyaingi kecepatan Rins di Losail. Tidak ingin hal tersebut terjadi, Rins berharap Suzuki bisa mencari solusi untuk mempertahankan konsistensi dari kecepatannya.

Sedangkan Mir tidak terlalu kecewa gagal menjadi yang tercepat setelah rekannya melewati waktu tercepatnya di lap terakhir. Pasalnya, rider asal Spanyol itu mengaku tampil cukup mengesankan selama 54 lap yang dilahapnya. Sebab, rider berusia 22 tahun ini selalu mencatatkan waktu tercepat beberapa kali pada sesi latihan tersebut.

“Kami telah meningkatkan kecepatan dan jauh lebih baik dengan ban baru. Jadi, pada akhirnya waktu putaran menjadi lebih mudah. Saya cukup senang karena merasa kuat dan percaya diri sepanjang latihan. Tapi, masih ada dua hari lagi. Kita harus terus meningkatkan dan bekerja,” ungkapnya. (Raikhul Amar)
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak