Kisah Georges St-Pierre: Takhayul Batu Bata dan Perjalanan Menuju Puncak Kejayaan UFC
Minggu, 02 Maret 2025 - 11:11 WIB
loading...
A
A
A
Selama berminggu-minggu, St-Pierre membawa batu bata tersebut, tetapi lama kelamaan, beban tersebut membuatnya lelah secara fisik dan mental. Akhirnya, ia meminta izin kepada pelatihnya untuk membuang batu bata tersebut. "Aku memanggilnya seperti, 'Bisakah aku membuang batu bata itu, itu konyol?'. Dia seperti, 'Tidak', dan aku terus membawanya dan aku seperti, 'Aku sangat lelah sekarang, bisakah aku membuang batu bata itu?' Dia seperti, 'Ya'."
"Jadi aku pergi ke dekat sungai, mengambil batu bata itu, dan melemparkannya ke sungai dan kedengarannya aneh, tetapi itu adalah tindakan yang kulakukan yang terwujud, yang memiliki manifestasi psikologis pada diriku karena aku merasa seperti, lega," jelas St-Pierre.
Baca Juga: Peluang Daud Yordan Tantang Juara Dunia IBF jika Kalahkan George Kambosos
Meskipun terdengar aneh, takhayul ini memberikan efek psikologis yang positif bagi St-Pierre. Ia merasa lega dan termotivasi untuk membalas kekalahannya. Hasilnya, St-Pierre berhasil mengalahkan Serra dengan kemenangan TKO dalam pertandingan ulang dan melanjutkan kariernya yang gemilang.
Kisah ini menunjukkan bahwa di balik kesuksesan seorang atlet, terdapat berbagai macam faktor, termasuk faktor psikologis dan bahkan takhayul. Bagi Georges St-Pierre, batu bata dan dendam menjadi bagian dari perjalanannya menuju puncak kejayaan.
"Jadi aku pergi ke dekat sungai, mengambil batu bata itu, dan melemparkannya ke sungai dan kedengarannya aneh, tetapi itu adalah tindakan yang kulakukan yang terwujud, yang memiliki manifestasi psikologis pada diriku karena aku merasa seperti, lega," jelas St-Pierre.
Baca Juga: Peluang Daud Yordan Tantang Juara Dunia IBF jika Kalahkan George Kambosos
Meskipun terdengar aneh, takhayul ini memberikan efek psikologis yang positif bagi St-Pierre. Ia merasa lega dan termotivasi untuk membalas kekalahannya. Hasilnya, St-Pierre berhasil mengalahkan Serra dengan kemenangan TKO dalam pertandingan ulang dan melanjutkan kariernya yang gemilang.
Kisah ini menunjukkan bahwa di balik kesuksesan seorang atlet, terdapat berbagai macam faktor, termasuk faktor psikologis dan bahkan takhayul. Bagi Georges St-Pierre, batu bata dan dendam menjadi bagian dari perjalanannya menuju puncak kejayaan.
(yov)
Lihat Juga :