alexametrics

Liga Champions 2019/2020

Guardiola Belum Nyaman Meski Man City Gulung Real Madrid

loading...
Guardiola Belum Nyaman Meski Man City Gulung Real Madrid
Pep Guardiola merasa belum nyaman meski Man City sukses membekuk Real Madrid di leg pertama Liga Champions. Foto : Reuters
A+ A-
MADRID - Pep Guardiola merasa belum nyaman walaupun Manchester City sudah melangkahkan satu kaki di perempat final Liga Champions. Pasalnya, Real Madrid yang dikalahkan di leg pertama babak 16 Besar, diyakini akan memberikan perlawanan di leg kedua nanti.

Penampilan pemain The Citizens di Santiago Bernabeu, Kamis (27/2/2020) dini hari, memang tidak begitu mengejutkan. Sebab, sebelum terbang ke Madrid, pasukan Guardiola sudah membekali diri dengan kemenangan demi kemenangan di Liga Primer Inggris. (Baca juga : Hajar Madrid, City Wakil Pertama Inggris Menang di Leg 1 Liga Champions)

Kondisi tersebut terbalik dengan Los Blancos. Tim asuhan Zinedine Zidane, dari dua pertandingan terakhir tak pernah memetik hasil positif. Setelah bermain imbang dengan Celta Vigo, kekalahan dialami Madrid saat jumpa Levante.



Tapi sekali lagi, Guardoiola tak ingin kelewat jemawa dengan kemenangan di kandang lawan. Catatan kurang mengesankan Madrid juga tak akan dijadikan patokan untuk di leg kedua nanti yang akan dimainkan di Etihad Stadium pada 18 Maret mendatang. (Baca juga : Real Madrid Dikalahkan Man City, Zidane Tetap Optimistis)

"Tidak (perjuangan belum berakhir). Jika ada tim yang bisa melawan apa pun, itu adalah Real Madrid. Kami kebobolan gol ketika kami jadi tim yang lebih baik dan kemudian kami mencetak gol ketika mereka juga sebagai tim yang lebih baik," kata Guardiola dikutip Marca.

"Tapi Liga Champions seperti ini: pasang surut. Thibaut Courtois luar biasa. Ini hasil yang bagus karena kami mencetak dua gol. Kami tidak memenangkan apa pun kecuali menang di Bernabeu sangat memuaskan, karena kami tidak terbiasa dengan hal-hal ini."

Lalu apa yang jadi kunci sukses City mencuri angka di Bernabeu? Menurut Guardiola gol penyeimbang yang dibuat Gabriel Jesus adalah rahasinya. "Gol penyeimbang adalah kunci dalam permainan, tetapi yang penting adalah semua yang kami buat," kata Guardiola. (Baca juga : Guardiola Terapkan Strategi Rahasia Saat Manchester City Pecundangi Madrid)

"Tidak ada banyak pemain seperti Jesus di dunia. Ketika dia masuk dari sayap, dia sangat sulit untuk berhenti. Kami memilih dia karena dia membuka lapangan dengan sangat baik karena, dengan Raphael Varane, Sergio Ramos, Casemiro dan Fede Valverde, keluar semua sangat sulit."

"Tapi saya yakin bahwa Zinedine Zidane dan orang-orangnya akan menonton apa yang telah kita lakukan dan mereka akan mencatatnya dan mencoba untuk mengejutkan kita nanti," tutup Guardiola.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak