Dari Markas Timnas, Bale Tuding Madrid Sengaja Hambat Karirnya
Jum'at, 04 September 2020 - 13:35 WIB
loading...
Gareth Bale. Foto: dok/Reuters
A
A
A
LONDON - Gareth Bale akhirnya angkat suara terkait situasi sulit yang dialaminya di Real Madrid musim lalu. Megabintang berusia 31 tahun tersebut mengeluarkan pernyataan mengejutkan dengan menuding Los Blancos mencoba menghambat karier sepak bolanya.
Di sela-sela persiapan bersama tim nasional Wales yang akan melakoni pertandingan Nations League 2020/2021, Bale mengungkapkan isi hatinya dalam sebuah wawancara. Bale bahkan mengecam Madrid karena membuatnya sangat sulit keluar dari Santiago Bernabeu. (Baca: Ini Alasan TNI Tidak Diperlukan Menangani Terorisme)
Bale juga mengungkapkan rasa frustrasi kepada Madrid yang menggagalkan kepindahannya ke Liga Super China pada Januari lalu. Namun, klub justru memblokir negosiasi pada detik terakhir. Bale menganggap Madrid mengontrol penuh semua yang berhubungan dengannya, tak terkecuali masalah transfer.
Dia mengambil contoh rencana bermain di China. Menurut dia, pergi ke China adalah proyek yang Bale sukai tahun lalu, tapi tidak terwujud. Ada insiden lain ketika dia mencoba pergi, tapi klub tidak mengizinkan atau telah melakukan sesuatu. “Saya ingin bermain dan saya masih termotivasi untuk bermain sepak bola. Saya tidak bisa berbuat banyak. Mereka mengendalikan segalanya. Mereka membuatnya sangat sulit, jujur saja,” ungkap Bale, dilansir Daily Mail.
Bertahan di Madrid musim lalu benar-benar menyiksa Bale . Dia tidak menjadi pilihan utama Pelatih Zinedine Zidane dan kerap menghangatkan bangku cadangan. Bale hanya tampil 20 kali dan mencetak tiga gol.
Di sela-sela persiapan bersama tim nasional Wales yang akan melakoni pertandingan Nations League 2020/2021, Bale mengungkapkan isi hatinya dalam sebuah wawancara. Bale bahkan mengecam Madrid karena membuatnya sangat sulit keluar dari Santiago Bernabeu. (Baca: Ini Alasan TNI Tidak Diperlukan Menangani Terorisme)
Bale juga mengungkapkan rasa frustrasi kepada Madrid yang menggagalkan kepindahannya ke Liga Super China pada Januari lalu. Namun, klub justru memblokir negosiasi pada detik terakhir. Bale menganggap Madrid mengontrol penuh semua yang berhubungan dengannya, tak terkecuali masalah transfer.
Dia mengambil contoh rencana bermain di China. Menurut dia, pergi ke China adalah proyek yang Bale sukai tahun lalu, tapi tidak terwujud. Ada insiden lain ketika dia mencoba pergi, tapi klub tidak mengizinkan atau telah melakukan sesuatu. “Saya ingin bermain dan saya masih termotivasi untuk bermain sepak bola. Saya tidak bisa berbuat banyak. Mereka mengendalikan segalanya. Mereka membuatnya sangat sulit, jujur saja,” ungkap Bale, dilansir Daily Mail.
Bertahan di Madrid musim lalu benar-benar menyiksa Bale . Dia tidak menjadi pilihan utama Pelatih Zinedine Zidane dan kerap menghangatkan bangku cadangan. Bale hanya tampil 20 kali dan mencetak tiga gol.
Lihat Juga :