Uji Mental Garuda Muda di Laga Perdana Melawan Bulgaria
Sabtu, 05 September 2020 - 17:03 WIB
loading...
Foto/PSSI
A
A
A
JAKARTA - Mencari pengalaman dan melatih mental. Misi ini diusung tim nasional Indonesia U-19 pada International U-19 Friendly Tournament 2020. Karena itu, melawan Bulgaria pada laga perdana, skuad Garuda Muda memilih bermain tanpa beban dan fokus pada soliditas tim.
Hitung-hitungan di atas kertas, Witan Sulaeman dkk kalah kualitas dibandingkan Bulgaria saat kedua tim bentrok Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, nanti malam. Sebagai perbandingan pada level senior, Lavovete—julukan timnas Bulgaria—kini bertengger di peringkat 59 FIFA.
Peringkat ini terpaut jauh dengan timnas Indonesia yang berada di peringkat 163 dunia. Untuk kelompok usia 19 tahun, prestasi Bulgaria juga sangat mentereng. Tiga kali meraih status raja Eropa masing-masing pada 1959, 1969, dan 1973. (Baca: Usai Diperika oleh Dewan Pengawas KPK, Firli Bahuri Memilih Bungkam)
Meski absen dalam dua edisi terakhir Piala Eropa, bukan berarti skuad besutan Angel Stoykov itu lawan mudah. Terbukti, pada laga perdana laga International U-19 Friendly Tournament 2020, tuan rumah Kroasia dipaksa bekerja keras sebelum akhirnya menang dengan skor 3-2.
Agresivitas permainan dan kemampuan individu yang didukung keunggulan postur akan kembali menjadi andalan Bulgaria kala menghadapi timnas Indonesia. Garuda Muda akan ditantang untuk meredam serangan lawan yang notabene jauh lebih berpengalaman.
Laga ini juga akan menjadi pertandingan kompetitif pertama skuad Garuda Muda sejak proses pembentukan tim dimulai Januari lalu. Sejauh ini, sejak ditangani Shin Tae-yong, timnas U-19 baru menghadapi tim-tim asal Korea Selatan dalam laga uji coba di sela pemusatan latihan di Thailand.
Karena itu, melawan Bulgaria akan menjadi ajang bagi tim pelatih untuk menilai progres peningkatan pemain, baik dari segi fisik maupun teknik selama mengikuti pemusatan latihan di Jakarta yang kemudian dilanjutkan di Kroasia.
Hitung-hitungan di atas kertas, Witan Sulaeman dkk kalah kualitas dibandingkan Bulgaria saat kedua tim bentrok Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, nanti malam. Sebagai perbandingan pada level senior, Lavovete—julukan timnas Bulgaria—kini bertengger di peringkat 59 FIFA.
Peringkat ini terpaut jauh dengan timnas Indonesia yang berada di peringkat 163 dunia. Untuk kelompok usia 19 tahun, prestasi Bulgaria juga sangat mentereng. Tiga kali meraih status raja Eropa masing-masing pada 1959, 1969, dan 1973. (Baca: Usai Diperika oleh Dewan Pengawas KPK, Firli Bahuri Memilih Bungkam)
Meski absen dalam dua edisi terakhir Piala Eropa, bukan berarti skuad besutan Angel Stoykov itu lawan mudah. Terbukti, pada laga perdana laga International U-19 Friendly Tournament 2020, tuan rumah Kroasia dipaksa bekerja keras sebelum akhirnya menang dengan skor 3-2.
Agresivitas permainan dan kemampuan individu yang didukung keunggulan postur akan kembali menjadi andalan Bulgaria kala menghadapi timnas Indonesia. Garuda Muda akan ditantang untuk meredam serangan lawan yang notabene jauh lebih berpengalaman.
Laga ini juga akan menjadi pertandingan kompetitif pertama skuad Garuda Muda sejak proses pembentukan tim dimulai Januari lalu. Sejauh ini, sejak ditangani Shin Tae-yong, timnas U-19 baru menghadapi tim-tim asal Korea Selatan dalam laga uji coba di sela pemusatan latihan di Thailand.
Karena itu, melawan Bulgaria akan menjadi ajang bagi tim pelatih untuk menilai progres peningkatan pemain, baik dari segi fisik maupun teknik selama mengikuti pemusatan latihan di Jakarta yang kemudian dilanjutkan di Kroasia.
Lihat Juga :