Tragis, Petinju Kelas Berat Ringan Meninggal setelah Kolaps di Atas Ring
Selasa, 01 April 2025 - 16:21 WIB
loading...
A
A
A
Olanrewaju, 13-9-2 (12 KO), dari Lagos, Nigeria, memasuki laga ini dengan rekor 14-1-1 (13 KO), setelah mengalami empat kekalahan beruntun, termasuk sebuah kekalahan angka pada ronde kedelapan dari Idowu Rasheed pada bulan Desember lalu. Ia adalah mantan juara nasional Nigeria dan juara kelas berat ringan Afrika Barat.
“Kami telah menghubungi Dewan Pengawas Tinju Nigeria mengenai insiden yang tidak menguntungkan ini sebelum menyimpan jenazahnya di kamar mayat untuk diawetkan,” ujar Lamptey. “Kami selalu memastikan fasilitas medis yang memadai untuk menghindari insiden semacam itu, dan kami menunggu laporan otopsi dari rumah sakit untuk mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan kematiannya.”
Dewan Pengawas telah menyetujui Olanrewaju untuk bertarung di Ghana, dan penjadwalan ulang pertarungan keesokan harinya tidak akan menjadi masalah jika bukan karena tragedi tersebut.
“Dewan Pengawas Tinju Nigeria memiliki hak untuk melemparkan kesalahan karena insiden yang tidak menguntungkan yang terjadi, namun yang paling penting adalah bahwa mereka telah menyetujui petinju yang telah meninggal untuk bertarung di Ghana,” kata Lamptey. "Kami percaya ini harus menjadi peringatan bagi GBA untuk memperbaiki fasilitas medis di sisi ring.
"Kita perlu melakukan upaya keras untuk menghentikan tragedi semacam ini terjadi, namun GBA tidak dapat melakukannya sendiri. Para petinju harus dididik untuk menjaga diri mereka sendiri dengan menjaga pola makan yang baik dan memastikan kesehatan yang baik. Hal ini sangat penting dalam kehidupan setiap olahragawan dan wanita, dan saya memohon kepada mereka semua untuk menanggapinya dengan serius."
“Kami telah menghubungi Dewan Pengawas Tinju Nigeria mengenai insiden yang tidak menguntungkan ini sebelum menyimpan jenazahnya di kamar mayat untuk diawetkan,” ujar Lamptey. “Kami selalu memastikan fasilitas medis yang memadai untuk menghindari insiden semacam itu, dan kami menunggu laporan otopsi dari rumah sakit untuk mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan kematiannya.”
Dewan Pengawas telah menyetujui Olanrewaju untuk bertarung di Ghana, dan penjadwalan ulang pertarungan keesokan harinya tidak akan menjadi masalah jika bukan karena tragedi tersebut.
“Dewan Pengawas Tinju Nigeria memiliki hak untuk melemparkan kesalahan karena insiden yang tidak menguntungkan yang terjadi, namun yang paling penting adalah bahwa mereka telah menyetujui petinju yang telah meninggal untuk bertarung di Ghana,” kata Lamptey. "Kami percaya ini harus menjadi peringatan bagi GBA untuk memperbaiki fasilitas medis di sisi ring.
"Kita perlu melakukan upaya keras untuk menghentikan tragedi semacam ini terjadi, namun GBA tidak dapat melakukannya sendiri. Para petinju harus dididik untuk menjaga diri mereka sendiri dengan menjaga pola makan yang baik dan memastikan kesehatan yang baik. Hal ini sangat penting dalam kehidupan setiap olahragawan dan wanita, dan saya memohon kepada mereka semua untuk menanggapinya dengan serius."
(sto)
Lihat Juga :