Drama 5 Set! Megawati Hangestri Menggila, Red Sparks Paksa Final Liga Voli Korea ke Laga Penentuan
Minggu, 06 April 2025 - 15:36 WIB
loading...
Red Sparks tampil ngotot dan berhasil memaksa Pink Spiders memainkan laga penentuan setelah memenangkan pertandingan dengan skor ketat 3-2 (25-20, 24-26, 36-34, 22-25, 15-12) / Foto: @red_sparks
A
A
A
Pertandingan final Liga Voli Korea 2024/2025 leg keempat antara Daejeon JungKwanJang Red Sparks dan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders berlangsung sengit dan penuh drama di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Minggu (6/4/2025). Didukung ribuan suporter fanatik, Red Sparks tampil ngotot dan berhasil memaksa Pink Spiders memainkan laga penentuan setelah memenangkan pertandingan dengan skor ketat 3-2 (25-20, 24-26, 36-34, 22-25, 15-12).
Red Sparks, yang bermain di kandang sendiri, langsung mengambil inisiatif serangan sejak set pertama dimulai. Megawati Hangestri Pertiwi menjadi motor utama serangan, beberapa kali melancarkan spike keras dan cerdik yang sulit dibendung oleh barisan pertahanan Pink Spiders. Hasilnya, Red Sparks berhasil mengamankan set pertama dengan skor 25-20.
Tak ingin menyerah begitu saja, Pink Spiders tampil lebih agresif di set kedua. Serangan bertubi-tubi dilancarkan untuk meraih keunggulan. Pertarungan sengit terjadi, di mana kedua tim saling berbagi poin. Set kedua berjalan lebih panjang dari biasanya, dan akhirnya dimenangkan oleh Pink Spiders dengan skor tipis 26-24.
Baca Juga: Megawati Hangestri Menyala! Cedera Lutut, Cetak 143 Poin dalam 6 Laga Spring Volleyball
Memasuki set ketiga, tensi pertandingan semakin meningkat. Kedua tim sama-sama berambisi meraih kemenangan untuk mengamankan keunggulan agregat. Pink Spiders sempat unggul di awal set, namun Red Sparks memberikan perlawanan sengit. Kejar-kejaran angka terus terjadi, hingga skor menunjukkan 5-5. Tim tamu kembali memimpin saat technical time out pertama dengan skor 6-8. Namun, semangat pantang menyerah Red Sparks di depan pendukung sendiri tak luntur.
Megawati dan kolega berhasil membalikkan keadaan dan unggul 16-13. Pink Spiders tak menyerah dan terus memberikan tekanan, membuat pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, mengambil time out saat poin tim tamu mendekat menjadi 17-16. Pertarungan semakin mendebarkan, layak disebut sebagai final ideal. Rivalitas kedua tim terlihat jelas hingga skor mencapai 31-31. Teriakan semangat Megawati usai mencetak poin untuk menyamakan kedudukan menjadi 33-33 semakin membakar semangat tim. Ketegangan memuncak saat skor menunjukkan 34-34. Namun, Red Sparks akhirnya berhasil mencuri dua poin krusial dan memenangkan set ketiga dengan skor super ketat 36-34.
Di set keempat, Pink Spiders menunjukkan respons yang luar biasa. Serangan-serangan tajam dan blok rapat membuat mereka unggul jauh atas Red Sparks yang terlihat melakukan beberapa kesalahan. Meskipun Megawati dan Giovanna Milana (Gia) terus berupaya mendulang poin, keunggulan Pink Spiders membuat mereka bermain lebih nyaman. Set keempat pun menjadi milik Pink Spiders dengan skor 25-22, memaksa pertandingan dilanjutkan ke set penentuan.
Red Sparks, yang bermain di kandang sendiri, langsung mengambil inisiatif serangan sejak set pertama dimulai. Megawati Hangestri Pertiwi menjadi motor utama serangan, beberapa kali melancarkan spike keras dan cerdik yang sulit dibendung oleh barisan pertahanan Pink Spiders. Hasilnya, Red Sparks berhasil mengamankan set pertama dengan skor 25-20.
Tak ingin menyerah begitu saja, Pink Spiders tampil lebih agresif di set kedua. Serangan bertubi-tubi dilancarkan untuk meraih keunggulan. Pertarungan sengit terjadi, di mana kedua tim saling berbagi poin. Set kedua berjalan lebih panjang dari biasanya, dan akhirnya dimenangkan oleh Pink Spiders dengan skor tipis 26-24.
Baca Juga: Megawati Hangestri Menyala! Cedera Lutut, Cetak 143 Poin dalam 6 Laga Spring Volleyball
Memasuki set ketiga, tensi pertandingan semakin meningkat. Kedua tim sama-sama berambisi meraih kemenangan untuk mengamankan keunggulan agregat. Pink Spiders sempat unggul di awal set, namun Red Sparks memberikan perlawanan sengit. Kejar-kejaran angka terus terjadi, hingga skor menunjukkan 5-5. Tim tamu kembali memimpin saat technical time out pertama dengan skor 6-8. Namun, semangat pantang menyerah Red Sparks di depan pendukung sendiri tak luntur.
Megawati dan kolega berhasil membalikkan keadaan dan unggul 16-13. Pink Spiders tak menyerah dan terus memberikan tekanan, membuat pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, mengambil time out saat poin tim tamu mendekat menjadi 17-16. Pertarungan semakin mendebarkan, layak disebut sebagai final ideal. Rivalitas kedua tim terlihat jelas hingga skor mencapai 31-31. Teriakan semangat Megawati usai mencetak poin untuk menyamakan kedudukan menjadi 33-33 semakin membakar semangat tim. Ketegangan memuncak saat skor menunjukkan 34-34. Namun, Red Sparks akhirnya berhasil mencuri dua poin krusial dan memenangkan set ketiga dengan skor super ketat 36-34.
Di set keempat, Pink Spiders menunjukkan respons yang luar biasa. Serangan-serangan tajam dan blok rapat membuat mereka unggul jauh atas Red Sparks yang terlihat melakukan beberapa kesalahan. Meskipun Megawati dan Giovanna Milana (Gia) terus berupaya mendulang poin, keunggulan Pink Spiders membuat mereka bermain lebih nyaman. Set keempat pun menjadi milik Pink Spiders dengan skor 25-22, memaksa pertandingan dilanjutkan ke set penentuan.
Lihat Juga :