Sejarah Timnas Indonesia U-17 ke Piala Dunia U-17 Tampar Malaysia

Rabu, 09 April 2025 - 18:08 WIB
loading...
Sejarah Timnas Indonesia...
Dulu, Malaysia dengan bangga mengklaim diri lebih maju dari Indonesia. Namun, kini kenyataan pahit menghantam / Foto: PSSI
A A A
Sebuah ironi pedih bagi sepak bola Malaysia . Dulu, Negeri Jiran dengan bangga mengklaim diri lebih maju dari Indonesia. Namun, kini kenyataan pahit menghantam, Malaysia tertinggal jauh dalam peta perkembangan sepak bola Asia Tenggara.

Ini tak lepas dari catatan bersejarah yang diukir Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17. Bukan hanya lolos ke perempat final, tapi juga mengamankan tempat di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.

Ini pertama kalinya dalam sejarah sepak bola nasional, Timnas Indonesia U-17 lolos melalui jalur kualifikasi. Kini, harapan membumbung tinggi untuk mengakhiri fase grup dengan kemenangan atas Afghanistan dan mengamankan tempat di delapan besar Asia.

Baca Juga: Daftar Sementara Wakil Konfederasi di Piala Dunia U-17 2025: Asia, Afrika, dan Amerika Selatan Berebut Sisa Kursi!

Keberhasilan ini menjadi pengingat menyakitkan sekaligus bukti nyata transformasi sepak bola Indonesia berada di trek yang benar. Sebuah kebangkitan luar biasa dari negara yang sempat dibekukan FIFA kurang dari satu dekade lalu.

Mantan pelatih Timnas U-19 Malaysia, Bojan Hodak, yang kini menukangi klub raksasa Indonesia, Persib Bandung, tak ragu menunjuk Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebagai motor utama kebangkitan sepak bola Indonesia.

"Banyak hal mulai berubah berkat dorongan Erick. Ia mengubah cara pengelolaan sepak bola di PSSI. Ia adalah pemimpin yang ingin berbuat sesuatu untuk Indonesia dan sepak bolanya," ujar Hodak dikutip dari New Straits Times, Rabu (9/4/2025).

Baca Juga: Profil dan Biodata Zahaby Gholy, Putra Asli Bekasi Andalan Lini Depan timnas Indonesia U-17

"Ia adalah pemimpin politik dan pengusaha yang berinvestasi dalam olahraga di negara ini. Ia telah melibatkan banyak investor, sponsor, dan orang-orang yang dapat membantu sepak bola Indonesia. Mereka telah merestrukturisasi pengembangan sepak bola mereka, dan hasilnya mulai terlihat," lanjutnya.

Hodak bahkan melihat potensi besar bagi Timnas senior Indonesia. "Tim senior mereka juga tampil baik di kualifikasi Piala Dunia. Saya tidak melihat alasan mengapa tim Indonesia tidak dapat terus lolos dan berkompetisi di Piala Dunia."

Reformasi Radikal Pasca Sanksi FIFA

Kebangkitan ini memang sebuah perubahan yang mencengangkan. PSSI sempat dibekukan FIFA pada 30 Mei 2015 akibat intervensi pemerintah, yang secara efektif menghentikan partisipasi Indonesia di kancah internasional. Namun, pencabutan sanksi pada 2016 memicu reformasi cepat dan strategis dengan tujuan membangun kembali fondasi sepak bola nasional dari nol.

Salah satu pilar utama kebangkitan tersebut adalah peluncuran Elite Pro Academy (EPA) pada 2018. Sistem liga pemuda terstruktur ini menjadi jalur formal pertama di Indonesia untuk mengembangkan bakat-bakat muda.

Momentum semakin kuat pada 2020 dengan penunjukan mantan pelatih Timnas Korea Selatan, Shin Tae Yong. Ia diberi mandat untuk merombak tim nasional di berbagai level. Peningkatan infrastruktur, sistem kepelatihan yang lebih baik, dan tata kelola yang lebih profesional menyusul, meletakkan dasar bagi ekosistem sepak bola yang lebih kompetitif.

Status tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 memberikan kesempatan emas bagi skuad Garuda Muda untuk merasakan atmosfer kompetisiระดับ dunia. Meski gagal lolos dari fase grup, pengalaman berharga itu menjadi modal penting dalam mempersiapkan tim menghadapi tantangan di masa depan.

"Ini berita luar biasa bagi sepak bola Indonesia. Keberhasilan akan mengundang perhatian, dan ini akan menghasilkan lebih banyak dukungan untuk sepak bola Indonesia. Saya melihat lebih banyak sponsor, investor, dan kolaborator yang siap bergabung dalam revolusi sepak bola," tegas Hodak.

Hodak juga menyoroti dampak positif pendanaan yang meningkat. "Pendanaan untuk sepak bola akan membuat sepak bola Indonesia lebih baik, dengan lebih banyak uang untuk dibelanjakan pada pengembangan pemain muda dan perekrutan pemain. Ada kritik mengenai Indonesia yang menggunakan pemain kelahiran Belanda, tetapi saya tidak melihat ada masalah karena mereka tidak melanggar hukum apa pun dan para pemain ini telah mendapatkan izin dari FIFA."

Kini, dengan lolosnya Timnas U-17 ke Piala Dunia, Indonesia mengirimkan pesan jelas kepada para tetangga, termasuk Malaysia bahwa sepak bola Tanah Air telah bangkit dan siap mengukir prestasi di kancah internasional. Sementara Malaysia masih berjuang, Indonesia justru menunjukkan arah yang benar dalam membangun masa depan sepak bolanya.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Limp Bizkit Pilih Malaysia...
Limp Bizkit Pilih Malaysia Jadi Satu-satunya Tempat Konser di Asia, Fans Indonesia Bisa Merapat
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Special Bola
Jadi Pelatih Oxford...
Liga Inggris
Jadi Pelatih Oxford United, Aaron Romeny Siap Antar Ole Romeny Dkk Berprestasi
Marc Cucurella Ajak...
Liga Spanyol
Marc Cucurella Ajak Enzo Fernandez Gabung Real Madrid!
Laurin Ulrich Masuk...
Bola Dunia
Laurin Ulrich Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Rekomendasi
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Berita Terkini
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved