3 Alasan Matthew Baker Mengidolakan Justin Hubner, Nomor 1 Soal Gaya Bermain
Kamis, 10 April 2025 - 13:52 WIB
loading...
3 Alasan Matthew Baker Mengidolakan Justin Hubner, Nomor 1 Soal Gaya Bermain
A
A
A
Nama Matthew Baker mulai mencuri perhatian publik sepak bola Tanah Air usai menampilkan performa solid bersama Timnas Indonesia U-17 . Pemain muda ini turut masuk dalam skuad yang dibawa pelatih Nova Arianto untuk gelaran Piala Asia U-17 2025.
Sepanjang penampilannya bersama tim kelompok umur, Matthew menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. Bermain di posisi belakang, ia selalu tampil ‘garang’, sehingga kerap dibandingkan dengan Justin Hubner , bek tangguh Timnas Indonesia yang lebih dulu bersinar.
Menariknya, ketika ditanya soal pemain favoritnya di Timnas Indonesia, Matthew tak menyebut nama-nama seperti Jay Idzes atau Kevin Diks yang berpengalaman di Eropa. Ia justru memilih Justin Hubner sebagai sosok yang paling dikaguminya. Berikut tiga alasan mengapa Matthew Baker mengidolakan Hubner:
Senada, Matthew Baker juga memiliki gaya permainan yang agresif dan tanpa kompromi. Tak heran jika publik maupun pengamat menyebut Matthew sebagai "titisan Hubner".
Sepanjang penampilannya bersama tim kelompok umur, Matthew menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. Bermain di posisi belakang, ia selalu tampil ‘garang’, sehingga kerap dibandingkan dengan Justin Hubner , bek tangguh Timnas Indonesia yang lebih dulu bersinar.
Menariknya, ketika ditanya soal pemain favoritnya di Timnas Indonesia, Matthew tak menyebut nama-nama seperti Jay Idzes atau Kevin Diks yang berpengalaman di Eropa. Ia justru memilih Justin Hubner sebagai sosok yang paling dikaguminya. Berikut tiga alasan mengapa Matthew Baker mengidolakan Hubner:
1. Gaya Bermain Mirip
Justin Hubner dikenal sebagai pemain yang memiliki semangat juang dan dedikasi tinggi di lapangan. Sebagai bek, ia selalu tampil dengan penuh determinasi dan disiplin — kualitas yang sangat menginspirasi bagi pemain muda.Senada, Matthew Baker juga memiliki gaya permainan yang agresif dan tanpa kompromi. Tak heran jika publik maupun pengamat menyebut Matthew sebagai "titisan Hubner".
Lihat Juga :