Katie Taylor vs Amanda Serrano Jilid III Memanas: Adu Argumen Soal Durasi Ronde Warnai Konferensi Pers!
Jum'at, 11 April 2025 - 01:01 WIB
loading...
Atmosfer menjelang pertarungan trilogi yang sangat dinantikan antara dua rival tinju wanita terhebat, Katie Taylor dan Amanda Serrano, kian memanas / Foto: Givemesport
A
A
A
Atmosfer menjelang pertarungan trilogi yang sangat dinantikan antara dua rival tinju wanita terhebat, Katie Taylor dan Amanda Serrano , kian memanas. Dalam konferensi pers yang digelar untuk mempromosikan duel ketiga (trilogi) mereka, kedua petinju saling melontarkan psywar sengit, semakin meningkatkan antusiasme para penggemar tinju di seluruh dunia.
Pertemuan ketiga ini memang sudah lama diprediksi akan terjadi, menyusul dua pertarungan sebelumnya yang berlangsung ketat dan kompetitif. Taylor berhasil meraih kemenangan angka kontroversial di New York pada tahun 2022, dan sempat mengalami cedera.
Kemudian, dalam pertandingan ulang, Taylor kembali keluar sebagai pemenang melalui keputusan angka mayoritas. Mengingat rivalitas sengit dan kualitas pertarungan yang selalu memukau, trilogi ini diprediksi akan menjadi yang terbesar, apalagi dengan platform streaming raksasa Netflix yang akan menyiarkannya secara global.
Baca Juga: Gara-gara Tolak David Benavidez, Dmitry Bivol Untung Besar
Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Rabu (9/4), Serrano tampil dengan persiapan matang, tak hanya dalam kata-kata pedas yang dilontarkannya kepada Taylor, namun juga secara visual. Petarung asal Puerto Rico itu bahkan membawa penutup kepala yang kemungkinan besar akan digunakannya saat bertarung.
Salah satu isu utama yang memicu tensi tinggi dalam konferensi pers ini adalah perbedaan pendapat mengenai durasi ronde. Serrano merasa geram karena Taylor dianggap mengingkari kesepakatan jabat tangan untuk bertarung dengan ronde berdurasi tiga menit di laga ketiga ini.
"Kami berjabat tangan. Jika kalian bisa memutar rekamannya, kami berjabat tangan. Dia tidak menyetujuinya saat kami menandatangani kontrak. Saya percaya wanita bisa melakukannya, kami mampu melakukannya seperti yang kalian lihat, dan WBC berkata 'Tidak,' jadi saya harus menyerahkan salah satu 'bayi' saya (gelar juara)," tegas Serrano dikutip dari Givemesport, Jumat (11/4/2025).
Pertemuan ketiga ini memang sudah lama diprediksi akan terjadi, menyusul dua pertarungan sebelumnya yang berlangsung ketat dan kompetitif. Taylor berhasil meraih kemenangan angka kontroversial di New York pada tahun 2022, dan sempat mengalami cedera.
Kemudian, dalam pertandingan ulang, Taylor kembali keluar sebagai pemenang melalui keputusan angka mayoritas. Mengingat rivalitas sengit dan kualitas pertarungan yang selalu memukau, trilogi ini diprediksi akan menjadi yang terbesar, apalagi dengan platform streaming raksasa Netflix yang akan menyiarkannya secara global.
Baca Juga: Gara-gara Tolak David Benavidez, Dmitry Bivol Untung Besar
Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Rabu (9/4), Serrano tampil dengan persiapan matang, tak hanya dalam kata-kata pedas yang dilontarkannya kepada Taylor, namun juga secara visual. Petarung asal Puerto Rico itu bahkan membawa penutup kepala yang kemungkinan besar akan digunakannya saat bertarung.
Salah satu isu utama yang memicu tensi tinggi dalam konferensi pers ini adalah perbedaan pendapat mengenai durasi ronde. Serrano merasa geram karena Taylor dianggap mengingkari kesepakatan jabat tangan untuk bertarung dengan ronde berdurasi tiga menit di laga ketiga ini.
"Kami berjabat tangan. Jika kalian bisa memutar rekamannya, kami berjabat tangan. Dia tidak menyetujuinya saat kami menandatangani kontrak. Saya percaya wanita bisa melakukannya, kami mampu melakukannya seperti yang kalian lihat, dan WBC berkata 'Tidak,' jadi saya harus menyerahkan salah satu 'bayi' saya (gelar juara)," tegas Serrano dikutip dari Givemesport, Jumat (11/4/2025).
Lihat Juga :