Megawati Hangestri Pulang ke Indonesia, Ini Permintaan Terakhir Megatron di Korea
Sabtu, 12 April 2025 - 14:57 WIB
loading...
Megawati Hangestri Pulang ke Indonesia, Ini Permintaan Terakhir Megatron di Korea
A
A
A
JAKARTA - Setelah dua musim yang penuh prestasi dan kenangan manis bersama Jung Kwan Jang Red Sparks di Liga Voli Korea, Megawati Hangestri Pertiwi akhirnya resmi pamit dari panggung voli Negeri Ginseng. Megatron—julukan bintang voli asal Jember itu—memilih kembali ke Indonesia demi merawat sang ibunda yang sedang sakit.
Keputusan Megawati untuk tidak memperpanjang kontrak bersama Red Sparks diumumkan menjelang akhir musim 2024–2025. Meski sempat ditawari kontrak bernilai fantastis, pemain terbaik (MVP) tiga kali V-League ini mantap menomorsatukan keluarga.
Namun, bukan hanya karier gemilang yang ditinggalkan Megawati di Korea Selatan. Di balik kepulangannya, ada momen haru yang mengiringi perpisahannya dengan Red Sparks, terutama sang pelatih, Ko Hee-jin.
Meski terdengar ringan, permintaan itu mendapat respons serius dari sang pelatih. Ko Hee-jin mengangguk menyetujui, seolah memahami bahwa nomor 8 bukan sekadar angka, tapi simbol dari jejak bersejarah Megawati di Red Sparks.
"Sepertinya baru kemarin saya bertemu dengan Megawati, tapi kini sudah harus berpisah. Saya sangat sedih, tapi saya harap ia selalu sehat dan bahagia. Mega, fighting!" ujar Ko Hee-jin dengan mata berkaca-kaca.
Keputusan Megawati untuk tidak memperpanjang kontrak bersama Red Sparks diumumkan menjelang akhir musim 2024–2025. Meski sempat ditawari kontrak bernilai fantastis, pemain terbaik (MVP) tiga kali V-League ini mantap menomorsatukan keluarga.
Namun, bukan hanya karier gemilang yang ditinggalkan Megawati di Korea Selatan. Di balik kepulangannya, ada momen haru yang mengiringi perpisahannya dengan Red Sparks, terutama sang pelatih, Ko Hee-jin.
Permintaan Terakhir Megatron
Dalam suasana emosional di bandara sebelum penerbangan ke Indonesia, Megawati sempat menyampaikan satu permintaan khusus kepada Ko Hee-jin. Dengan nada bercanda namun penuh makna, ia berkata, "Nomor 8 jangan dipakai ya." Nomor tersebut merupakan identitas khas Megawati di lapangan.Meski terdengar ringan, permintaan itu mendapat respons serius dari sang pelatih. Ko Hee-jin mengangguk menyetujui, seolah memahami bahwa nomor 8 bukan sekadar angka, tapi simbol dari jejak bersejarah Megawati di Red Sparks.
"Sepertinya baru kemarin saya bertemu dengan Megawati, tapi kini sudah harus berpisah. Saya sangat sedih, tapi saya harap ia selalu sehat dan bahagia. Mega, fighting!" ujar Ko Hee-jin dengan mata berkaca-kaca.
Lihat Juga :