Pesan Khusus Ayah Evandra usai Timnas Indonesia U-17 Dicukur Korea Utara
Selasa, 15 April 2025 - 10:59 WIB
loading...
Ayah Evandra Florasta pemain Timnas Indonesia U-17 usai nobar (Avirista Midaada / MPI)
A
A
A
MALANG - Harapan Timnas Indonesia U-17 untuk melangkah lebih jauh di Piala Asia U-17 2025 pupus setelah menelan kekalahan telak dari Korea Utara dengan skor 0-6 dalam laga perempat final, Senin (14/4/2025) malam.
Kekalahan tersebut menyisakan duka di hati para pendukung, termasuk di antaranya keluarga salah satu pemain, Evandra Florasta. Ayah sang pemain, Oktamus Silvester, menyaksikan laga tersebut dalam acara nonton bareng bersama kesatuannya di Brigif Linud 18, Jabung, tempat ia bertugas. Dalam suasana penuh ketegangan, ia beberapa kali tampak memegangi kepala, menahan kecewa.
“Saya sudah sampaikan ke Evan sebelum laga, main lepas saja. Target lolos ke Piala Dunia sudah tercapai,” ujarnya kepada media, Selasa (15/4/2025) dini hari.
Menurut Oktamus, Timnas Indonesia U-17 tampil di bawah tekanan dan belum mampu mengimbangi permainan Korea Utara yang disiplin dan agresif sejak menit awal. Ia pun mengakui bahwa secara kualitas fisik dan teknik, Garuda Muda tertinggal.
Namun, Oktamus tak ingin hasil buruk ini menjadi alasan untuk berhenti berkembang. Ia berharap semua pihak terkait, termasuk PSSI dan tim pelatih, segera melakukan evaluasi menyeluruh demi peningkatan performa ke depan.
Kekalahan tersebut menyisakan duka di hati para pendukung, termasuk di antaranya keluarga salah satu pemain, Evandra Florasta. Ayah sang pemain, Oktamus Silvester, menyaksikan laga tersebut dalam acara nonton bareng bersama kesatuannya di Brigif Linud 18, Jabung, tempat ia bertugas. Dalam suasana penuh ketegangan, ia beberapa kali tampak memegangi kepala, menahan kecewa.
“Saya sudah sampaikan ke Evan sebelum laga, main lepas saja. Target lolos ke Piala Dunia sudah tercapai,” ujarnya kepada media, Selasa (15/4/2025) dini hari.
Menurut Oktamus, Timnas Indonesia U-17 tampil di bawah tekanan dan belum mampu mengimbangi permainan Korea Utara yang disiplin dan agresif sejak menit awal. Ia pun mengakui bahwa secara kualitas fisik dan teknik, Garuda Muda tertinggal.
Namun, Oktamus tak ingin hasil buruk ini menjadi alasan untuk berhenti berkembang. Ia berharap semua pihak terkait, termasuk PSSI dan tim pelatih, segera melakukan evaluasi menyeluruh demi peningkatan performa ke depan.
Lihat Juga :