Pengamat Minta Timnas Indonesia U-17 Berbenah Total
Kamis, 17 April 2025 - 11:40 WIB
loading...
Kekalahan telak Timnas Indonesia U-17 dari Korea Utara U-17 di perempat final Piala Asia U-17 2025 lalu menjadi sorotan tajam / Foto: PSSI
A
A
A
Kekalahan telak Timnas Indonesia U-17 dari Korea Utara U-17 di perempat final Piala Asia U-17 2025 lalu menjadi sorotan tajam. Pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni, mendesak Garuda Muda untuk melakukan pembenahan menyeluruh jelang tampil di Piala Dunia U-17 2025 yang akan datang.
Kusnaeni menilai, meskipun Timnas Indonesia U-17 tampil memukau di fase grup Piala Asia U-17 dengan menjuarai Grup C usai menaklukkan tim-tim kuat seperti Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan, kekalahan 0-6 dari Korea Utara menunjukkan adanya jurang kualitas yang perlu segera diatasi.
"Dari pertandingan itu, sejumlah hal penting harus segera dilakukan coach Nova (Arianto) dan PSSI," ujar Kusnaeni kepada iNews Media Group hari ini.
Baca Juga: Mees Hilgers Masuk Daftar Pemain yang Dijual FC Twente, Segini Nilai ETV Bek Timnas Indonesia
Fokus utama pembenahan, menurut Kusnaeni, adalah memperkuat kedalaman skuad dengan menghadirkan pemain-pemain yang memiliki postur tubuh tangguh dan kualitas fisik mumpuni. Hal ini dianggap krusial untuk dapat bersaing dengan para pemain dari Eropa dan Afrika yang berpotensi menjadi lawan di fase grup Piala Dunia U-17 nanti.
"Penguatan tim dengan menambah materi pemain yang punya postur dan kualitas fisik untuk bersaing dengan pemain dari Eropa atau Afrika yang mungkin nanti jadi lawan-lawan kita di fase grup," tegasnya.
Kusnaeni mengakui bahwa kualitas skill pemain Timnas Indonesia U-17 saat ini sudah cukup baik. Namun, untuk level Piala Dunia, dibutuhkan pemain dengan keunggulan fisik yang lebih signifikan. Oleh karena itu, ia menyarankan pelatih Nova Arianto untuk aktif mencari pemain-pemain potensial, baik dari kompetisi lokal seperti Elite Pro Academy (EPA), Liga 1, Liga 2, hingga pemain diaspora yang memiliki kualitas yang dibutuhkan.
Kusnaeni menilai, meskipun Timnas Indonesia U-17 tampil memukau di fase grup Piala Asia U-17 dengan menjuarai Grup C usai menaklukkan tim-tim kuat seperti Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan, kekalahan 0-6 dari Korea Utara menunjukkan adanya jurang kualitas yang perlu segera diatasi.
"Dari pertandingan itu, sejumlah hal penting harus segera dilakukan coach Nova (Arianto) dan PSSI," ujar Kusnaeni kepada iNews Media Group hari ini.
Baca Juga: Mees Hilgers Masuk Daftar Pemain yang Dijual FC Twente, Segini Nilai ETV Bek Timnas Indonesia
Fokus utama pembenahan, menurut Kusnaeni, adalah memperkuat kedalaman skuad dengan menghadirkan pemain-pemain yang memiliki postur tubuh tangguh dan kualitas fisik mumpuni. Hal ini dianggap krusial untuk dapat bersaing dengan para pemain dari Eropa dan Afrika yang berpotensi menjadi lawan di fase grup Piala Dunia U-17 nanti.
"Penguatan tim dengan menambah materi pemain yang punya postur dan kualitas fisik untuk bersaing dengan pemain dari Eropa atau Afrika yang mungkin nanti jadi lawan-lawan kita di fase grup," tegasnya.
Kusnaeni mengakui bahwa kualitas skill pemain Timnas Indonesia U-17 saat ini sudah cukup baik. Namun, untuk level Piala Dunia, dibutuhkan pemain dengan keunggulan fisik yang lebih signifikan. Oleh karena itu, ia menyarankan pelatih Nova Arianto untuk aktif mencari pemain-pemain potensial, baik dari kompetisi lokal seperti Elite Pro Academy (EPA), Liga 1, Liga 2, hingga pemain diaspora yang memiliki kualitas yang dibutuhkan.
Lihat Juga :