Profil Joe Calzaghe: Petinju yang Dianggap Terbaik Sepanjang Masa oleh Ricky Hatton
Kamis, 17 April 2025 - 17:00 WIB
loading...
Profil Joe Calzaghe: Petinju yang Dianggap Terbaik Sepanjang Masa oleh Ricky Hatton
A
A
A
LONDON - Nama Joe Calzaghe mungkin tak sepopuler Muhammad Ali atau Mike Tyson di kalangan awam, tetapi bagi sesama petinju, rekam jejak Calzaghe adalah legenda. Ricky Hatton, eks juara dunia tinju asal Inggris, bahkan menyebut Calzaghe sebagai petinju terbaik sepanjang masa.
Pujian Hatton tak datang tanpa alasan. Joseph William Calzaghe—yang dikenal sebagai "Pride of Wales" dan "Italian Dragon"—pensiun dengan rekor sempurna: 46 kemenangan tanpa satu pun kekalahan. Ia menjadi salah satu dari sedikit petinju yang mengakhiri kariernya dengan catatan tak ternoda, dan uniknya, ia pensiun saat masih menyandang status juara dunia.
Baca Juga: Menang 5-6 Ronde, Mampukah Terence Crawford Bertahan dari Gempuran Canelo hingga Ronde Terakhir?
Calzaghe lahir di Hammersmith, London, pada 23 Maret 1972, dari ayah berdarah Sardinia dan ibu asal Wales. Meski besar di Inggris, jiwanya lekat dengan tanah Wales, tempat ia mengembangkan karier dan identitasnya sebagai petinju.
Petinju kidal ini memulai karier profesionalnya pada 1993, dan hanya butuh waktu dua tahun untuk menyabet gelar juara Inggris kelas super menengah. Namun kejayaan sesungguhnya dimulai pada 1997, saat ia mengalahkan Chris Eubank dan merebut sabuk juara dunia WBO.
Pujian Hatton tak datang tanpa alasan. Joseph William Calzaghe—yang dikenal sebagai "Pride of Wales" dan "Italian Dragon"—pensiun dengan rekor sempurna: 46 kemenangan tanpa satu pun kekalahan. Ia menjadi salah satu dari sedikit petinju yang mengakhiri kariernya dengan catatan tak ternoda, dan uniknya, ia pensiun saat masih menyandang status juara dunia.
Baca Juga: Menang 5-6 Ronde, Mampukah Terence Crawford Bertahan dari Gempuran Canelo hingga Ronde Terakhir?
Calzaghe lahir di Hammersmith, London, pada 23 Maret 1972, dari ayah berdarah Sardinia dan ibu asal Wales. Meski besar di Inggris, jiwanya lekat dengan tanah Wales, tempat ia mengembangkan karier dan identitasnya sebagai petinju.
Petinju kidal ini memulai karier profesionalnya pada 1993, dan hanya butuh waktu dua tahun untuk menyabet gelar juara Inggris kelas super menengah. Namun kejayaan sesungguhnya dimulai pada 1997, saat ia mengalahkan Chris Eubank dan merebut sabuk juara dunia WBO.
Lihat Juga :