Antara Persahabatan dan Ambisi: Jalan Terjal Islam Makhachev Menuju Gelar Kedua!
Senin, 21 April 2025 - 04:04 WIB
loading...
Satu hal yang menjadi batu sandungan Islam Makhachev di kelas welter adalah persahabatannya yang erat dengan raja kelas welter saat ini, Belal Muhammad / Foto: Bloodyelbow
A
A
A
Tekad Islam Makhachev untuk mengukir sejarah sebagai juara dua divisi UFC bukan lagi rahasia. Sang penguasa kelas ringan ini telah lama menimbang perpindahan ke kelas welter, namun satu hal yang menjadi batu sandungan terbesarnya adalah persahabatannya yang erat dengan raja kelas welter saat ini, Belal Muhammad .
Makhachev sendiri tampil dominan di kelas ringan, dengan empat kemenangan beruntun atas para mantan juara, termasuk dua kali menaklukkan Alexander Volkanovski. Namun, ambisinya untuk merebut sabuk kedua di kelas 170 pound terbentur oleh keberadaan Muhammad, sahabat karibnya di dunia MMA.
Sementara itu, Belal Muhammad sendiri belum melakukan pertarungan mempertahankan gelarnya sejak merebutnya. Ia akan segera menghadapi tantangan berat dari petarung Australia yang sedang naik daun, Jack Della Maddalena, di laga utama UFC 315 pada 10 Mei mendatang.
Baca Juga: KO Brutal Gadzhi Rabadanov dalam 32 Detik Bikin Khabib Nurmagomedov Terpukau
Della Maddalena datang dengan rekor mentereng, tak terkalahkan dalam tujuh laga di UFC dan total 17 kemenangan beruntun, termasuk mengalahkan nama-nama besar seperti Gilbert Burns, Kevin Holland, dan Randy Brown. Menariknya, Jack Della Maddalena justru melihat potensi pertarungan melawan Islam Makhachev sebagai duel impiannya jika ia berhasil merebut sabuk kelas welter.
Hal ini diungkapkannya dalam podcast The Grin Reapers. "Itu akan menjadi impian. Itu akan menyenangkan. Di Perth, itu akan menjadi cerita tersendiri," ujar Della Maddalena antusias dikutip dari Bloodyelbow, Minggu (20/4/2025).
Islam Makhachev sendiri pernah bertarung di Perth, Australia, saat mempertahankan gelarnya melawan Alexander Volkanovski di UFC 284 dan meraih kemenangan kontroversial. Ia kemudian kembali mengalahkan Volkanovski di UFC 294 dengan KO ronde pertama.
Makhachev sendiri tampil dominan di kelas ringan, dengan empat kemenangan beruntun atas para mantan juara, termasuk dua kali menaklukkan Alexander Volkanovski. Namun, ambisinya untuk merebut sabuk kedua di kelas 170 pound terbentur oleh keberadaan Muhammad, sahabat karibnya di dunia MMA.
Sementara itu, Belal Muhammad sendiri belum melakukan pertarungan mempertahankan gelarnya sejak merebutnya. Ia akan segera menghadapi tantangan berat dari petarung Australia yang sedang naik daun, Jack Della Maddalena, di laga utama UFC 315 pada 10 Mei mendatang.
Baca Juga: KO Brutal Gadzhi Rabadanov dalam 32 Detik Bikin Khabib Nurmagomedov Terpukau
Della Maddalena datang dengan rekor mentereng, tak terkalahkan dalam tujuh laga di UFC dan total 17 kemenangan beruntun, termasuk mengalahkan nama-nama besar seperti Gilbert Burns, Kevin Holland, dan Randy Brown. Menariknya, Jack Della Maddalena justru melihat potensi pertarungan melawan Islam Makhachev sebagai duel impiannya jika ia berhasil merebut sabuk kelas welter.
Hal ini diungkapkannya dalam podcast The Grin Reapers. "Itu akan menjadi impian. Itu akan menyenangkan. Di Perth, itu akan menjadi cerita tersendiri," ujar Della Maddalena antusias dikutip dari Bloodyelbow, Minggu (20/4/2025).
Islam Makhachev sendiri pernah bertarung di Perth, Australia, saat mempertahankan gelarnya melawan Alexander Volkanovski di UFC 284 dan meraih kemenangan kontroversial. Ia kemudian kembali mengalahkan Volkanovski di UFC 294 dengan KO ronde pertama.
Lihat Juga :