Debut Gemilang di JSSL Singapore 7’s: Tim U-14 dan U-12 Raih Runner-up!
Minggu, 20 April 2025 - 21:09 WIB
loading...
Tim putri U-14 dan U-12 merebut posisi runner up selama menjalani debut di turnamen internasional bergengsi JSSL Singapore 7’s 2025 / Foto: Istimewa
A
A
A
Dua tim putri Indonesia, HydroPlus Strikers (U-14) dan MilkLife Shakers (U-12), mencuri perhatian dalam debut mereka di turnamen internasional bergengsi JSSL Singapore 7’s 2025. Secara membanggakan, kedua tim berhasil melaju hingga partai final dan meraih posisi runner-up di masing-masing kelompok usia.
Dalam laga puncak yang digelar di The Arena Singapura pada Minggu (20/4/2025), tim U-14 dan U-12 harus mengakui keunggulan tim tuan rumah.
Tim putri U-14 juga menunjukkan ketajaman lini depan dengan mencetak 18 gol dan hanya kebobolan dua gol. Perjalanan tim putri U-14 menuju final terbilang mulus.
Baca Juga: Link Live Streaming Final Piala Asia U-17 2025, Uzbekistan vs Arab Saudi
Mereka berhasil menduduki peringkat kedua di babak kualifikasi dengan 21 poin, hasil dari enam kemenangan dan tiga kali seri tanpa sekalipun merasakan kekalahan dari sembilan pertandingan. Namun pada laga final, mereka harus mengakui keunggulan Lion City Sailors (Singapura) dengan skor 0-2.
Sementara itu, U-12 tampil perkasa di babak gugur dengan mengalahkan Lion City Sailors 3-0 di perempat final dan Singapore Football Club 3-0 di semifinal. Sayang, langkah gemilang mereka terhenti di final usai kalah tipis 0-1 dari NDC A.
Meski begitu, tim putri U-12 memiliki catatan impresif di Grup A. Mereka mampu menyapu bersih tujuh pertandingan kualifikasi dengan kemenangan, mengumpulkan poin sempurna 21.
Baca Juga: Perbandingan Prestasi Timnas Indonesia vs Thailand vs Vietnam di Piala Asia Semua Level Umur
Hebatnya lagi, para pemain U-12 berhasil melesakkan 28 gol tanpa kebobolan satu pun. Head Coach kedua tim, Timo Scheunemann, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia berpesan kepada para pemain muda untuk tidak cepat berpuas diri dan menjadikan turnamen ini sebagai pelajaran berharga untuk mengasah kemampuan dan mental.
Timo optimistis bahwa para jebolan Soccer Challenge ini akan terus menunjukkan perkembangan yang lebih gemilang di masa depan. "Tim HydroPlus Strikers dan MilkLife Shakers sebenarnya bisa bermain lebih baik dari yang mereka tunjukkan selama turnamen. Namun karena ini menjadi pengalaman perdana bertanding melawan atlet dari berbagai negara, pasti ada kekurangan yang seharusnya bisa dihindari agar bermain lebih all out. Tapi kami tetap bangga karena mental mereka sebagai atlet sudah mulai terbentuk," papar Timo.
Di bagian terpisah, Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian gemilang U-14 dan U-12. Menurutnya, keberhasilan menembus final dalam debut turnamen internasional ini sudah melampaui ekspektasi.
"Walaupun belum menjadi juara, tapi bagi kami capaian kedua tim sudah cukup bagus. Terlebih memang tujuan utama memberangkatkan HydroPlus Strikers dan MilkLife Shakers ke turnamen internasional untuk mengukur kemampuan mereka sudah sejauh mana," ujar Teddy dalam keterangan persnya, Minggu (20/4/2025).
Teddy menambahkan bahwa evaluasi akan dilakukan untuk mempersiapkan tim meraih prestasi lebih tinggi di ajang yang lebih prestisius. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa gaya bermain berkualitas yang diperagakan kedua tim muda Indonesia ini menuai decak kagum dari tim lawan dan para suporter.
"Banyak juga yang mengapresiasi kami mulai dari atlet, pelatih, pendukung tim lawan yang mengakui dan memuji ketika para adik-adik bertanding. Tentu ini menjadi tren positif," imbuhnya.
Keberhasilan tim putri U-14 dan U-12 di JSSL Singapore 7’s 2025 tak lepas dari dukungan tim pelatih yang solid, termasuk Asep Sunarya, Maya Susmita, Yayat Hidayat, dan Edi Supriyanto. Torehan ini menjadi awal yang menjanjikan bagi perkembangan sepak bola usia muda Indonesia di kancah internasional.
Dalam laga puncak yang digelar di The Arena Singapura pada Minggu (20/4/2025), tim U-14 dan U-12 harus mengakui keunggulan tim tuan rumah.
Tim putri U-14 juga menunjukkan ketajaman lini depan dengan mencetak 18 gol dan hanya kebobolan dua gol. Perjalanan tim putri U-14 menuju final terbilang mulus.
Baca Juga: Link Live Streaming Final Piala Asia U-17 2025, Uzbekistan vs Arab Saudi
Mereka berhasil menduduki peringkat kedua di babak kualifikasi dengan 21 poin, hasil dari enam kemenangan dan tiga kali seri tanpa sekalipun merasakan kekalahan dari sembilan pertandingan. Namun pada laga final, mereka harus mengakui keunggulan Lion City Sailors (Singapura) dengan skor 0-2.
Sementara itu, U-12 tampil perkasa di babak gugur dengan mengalahkan Lion City Sailors 3-0 di perempat final dan Singapore Football Club 3-0 di semifinal. Sayang, langkah gemilang mereka terhenti di final usai kalah tipis 0-1 dari NDC A.
Meski begitu, tim putri U-12 memiliki catatan impresif di Grup A. Mereka mampu menyapu bersih tujuh pertandingan kualifikasi dengan kemenangan, mengumpulkan poin sempurna 21.
Baca Juga: Perbandingan Prestasi Timnas Indonesia vs Thailand vs Vietnam di Piala Asia Semua Level Umur
Hebatnya lagi, para pemain U-12 berhasil melesakkan 28 gol tanpa kebobolan satu pun. Head Coach kedua tim, Timo Scheunemann, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia berpesan kepada para pemain muda untuk tidak cepat berpuas diri dan menjadikan turnamen ini sebagai pelajaran berharga untuk mengasah kemampuan dan mental.
Timo optimistis bahwa para jebolan Soccer Challenge ini akan terus menunjukkan perkembangan yang lebih gemilang di masa depan. "Tim HydroPlus Strikers dan MilkLife Shakers sebenarnya bisa bermain lebih baik dari yang mereka tunjukkan selama turnamen. Namun karena ini menjadi pengalaman perdana bertanding melawan atlet dari berbagai negara, pasti ada kekurangan yang seharusnya bisa dihindari agar bermain lebih all out. Tapi kami tetap bangga karena mental mereka sebagai atlet sudah mulai terbentuk," papar Timo.
Di bagian terpisah, Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian gemilang U-14 dan U-12. Menurutnya, keberhasilan menembus final dalam debut turnamen internasional ini sudah melampaui ekspektasi.
"Walaupun belum menjadi juara, tapi bagi kami capaian kedua tim sudah cukup bagus. Terlebih memang tujuan utama memberangkatkan HydroPlus Strikers dan MilkLife Shakers ke turnamen internasional untuk mengukur kemampuan mereka sudah sejauh mana," ujar Teddy dalam keterangan persnya, Minggu (20/4/2025).
Teddy menambahkan bahwa evaluasi akan dilakukan untuk mempersiapkan tim meraih prestasi lebih tinggi di ajang yang lebih prestisius. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa gaya bermain berkualitas yang diperagakan kedua tim muda Indonesia ini menuai decak kagum dari tim lawan dan para suporter.
"Banyak juga yang mengapresiasi kami mulai dari atlet, pelatih, pendukung tim lawan yang mengakui dan memuji ketika para adik-adik bertanding. Tentu ini menjadi tren positif," imbuhnya.
Keberhasilan tim putri U-14 dan U-12 di JSSL Singapore 7’s 2025 tak lepas dari dukungan tim pelatih yang solid, termasuk Asep Sunarya, Maya Susmita, Yayat Hidayat, dan Edi Supriyanto. Torehan ini menjadi awal yang menjanjikan bagi perkembangan sepak bola usia muda Indonesia di kancah internasional.
(yov)
Lihat Juga :