Telan Rp100 Miliar, Indonesia Bakal Punya Arena Pacuan Kuda Kelas Dunia
Kamis, 24 April 2025 - 02:32 WIB
loading...
Fasilitas Berkuda Makin Lengkap, JIEPP Bangun Arena Pacuan Kuda Kelas Dunia
A
A
A
JAKARTA - Indonesia akan memiliki kompleks pacuan kuda kelas dunia pertama. Hal itu dipelopori oleh Sarga Land, yang merupakan pelopor ekosisten olahraga pacuan kuda terlengkap dan terintegrasi di Indonesia.
Rencananya, kompleks pacuan kuda berkelas dunia pertama di Indonesia itu akan memiliki luas kurang lebih 9,2 hektar. Arena ini akan dibangun di Jakarta International Equestrian Park Pulomas atau JIEPP yang dikelola oleh PT Pulo Mas Jaya (PMJ).
Kesiapan ini dituangkan melalui Penandatangan Kerjasama (PKS) Pemanfaatan, Pembangunan dan Pengelolaan Fasilitas Olahraga Berkuda Pacu di JIEPP oleh CEO & Co-Founder Sarga Land Aseanto Oudang dengan Direktur Utama PMJ Robby Ferliansyah, Rabu (23/4/2025).
“Penandatanganan PKS hari ini akan menjadi langkah konkrit dalam mewujudkan misi kami yaitu membangun, mengelola, dan mengoperasikan berbagai arena pacuan kuda serta fasilitas berkuda di Indonesia, sebagai upaya untuk membangkitkan olah raga pacuan kuda di Indonesia," kata Aseanto.
Kompleks fasilitas olah raga berkuda pacu yang dibangun oleh Sarga Land di JIEPP ini, akan mencakup fasilitas utama lintasan pacu sepanjang 1.600 meter, kandang kuda permanen dua lantai (two-storey on-course stables) sejumlah 190 kandang, kandang karantina, paddock, changing room, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya seperti kolam kuda (equine pools), horsewalkers, sandrolls dan ruang bilas kuda (washdown bays).
Pembangunan fasilitas pacuan kuda bertaraf internasional tersebut akan segera dilakukan dan ditargetkan rampung pada 2026. Diketahui, pembangunan tersebut memakan biaya sebesar Rp100 miliar yang siap dikeluarkan huna mewujudkan arena pacuan kuda kelas dunia.
“Dengan investasi lebih dari Rp100 Miliar serta melibatkan profesional dunia dalam merancang dan membangun fasilitas ini, kami optimis kompleks ini akan menjadi sebuah destinasi kelas dunia yang tidak saja menghidupkan kembali olahraga pacuan kuda di Indonesia tapi juga memberi kontribusi bagi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi sekitar,” papar Aseanto.
Sementara itu, Ketua Umum PP Pordasi Aryo Djojohadikusumo menyambut gembira rencana pembangunan fasilitas pacuan kuda di JIEPP. Menurutnya, proyek ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembangkan kembali pacuan kuda di Pulonas.
"Namun karena Pordasi adalah cabang olahraga, fokus kami adalah pembinaan, fokus kami adalah pengembangan pendukungnya dan kami bukan wadah untuk mengumpulkan uang. Perlu mitra-mitra strategis, mitra komersial seperti Sarga yang hari ini sudah menandatangani kerjasama dengan Pulo Mas Jaya sebagai pemilik lokasi," tutur Aryo.
"Jadi tugas kami di Pordasi, harapan teman-teman komunitas pacu akhirnya tersampaikan berkat dukungan antara swasta dan pemerintah dengan kami dari cabang olahraga," pungkasnya.
Sebagai catatan, Pulomas dulu merupakan arena pacuan kuda legendaris di Jakarta pada era 1970-an. Namun, pacuan kuda yang berlokasi di Jakarta Timur itu lama terbengkalai. Area yang saat itu berdiri di lahan seluas 35,25 hektare tersebut akhirnya dibangun Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) untuk penyelenggaraan Asian Games 2018.
Renovasi besar-besaran itu membuat arena pacuan kuda tak ada lagi. Fasilitas yang ada di JIEPP hanya khusus disiplin equestrian, yakni lompat rintangan (jumping), tunggang serasi (dressage), dan trilomba atau eventing. Semua nomor itu dipertandingkan di JIEPP saat Asian Games 2018.
Kini para pencinta pacuan kuda, khususnya yang ada di Jakarta dapat tersenyum lebar. JIEPP akan menambah fasilitas arena pacuan kuda yang bertaraf internasional melalui kerja sama antara Sarga Land dan PT Pulo Mas Jaya.
Rencananya, kompleks pacuan kuda berkelas dunia pertama di Indonesia itu akan memiliki luas kurang lebih 9,2 hektar. Arena ini akan dibangun di Jakarta International Equestrian Park Pulomas atau JIEPP yang dikelola oleh PT Pulo Mas Jaya (PMJ).
Kesiapan ini dituangkan melalui Penandatangan Kerjasama (PKS) Pemanfaatan, Pembangunan dan Pengelolaan Fasilitas Olahraga Berkuda Pacu di JIEPP oleh CEO & Co-Founder Sarga Land Aseanto Oudang dengan Direktur Utama PMJ Robby Ferliansyah, Rabu (23/4/2025).
“Penandatanganan PKS hari ini akan menjadi langkah konkrit dalam mewujudkan misi kami yaitu membangun, mengelola, dan mengoperasikan berbagai arena pacuan kuda serta fasilitas berkuda di Indonesia, sebagai upaya untuk membangkitkan olah raga pacuan kuda di Indonesia," kata Aseanto.
Kompleks fasilitas olah raga berkuda pacu yang dibangun oleh Sarga Land di JIEPP ini, akan mencakup fasilitas utama lintasan pacu sepanjang 1.600 meter, kandang kuda permanen dua lantai (two-storey on-course stables) sejumlah 190 kandang, kandang karantina, paddock, changing room, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya seperti kolam kuda (equine pools), horsewalkers, sandrolls dan ruang bilas kuda (washdown bays).
Pembangunan fasilitas pacuan kuda bertaraf internasional tersebut akan segera dilakukan dan ditargetkan rampung pada 2026. Diketahui, pembangunan tersebut memakan biaya sebesar Rp100 miliar yang siap dikeluarkan huna mewujudkan arena pacuan kuda kelas dunia.
“Dengan investasi lebih dari Rp100 Miliar serta melibatkan profesional dunia dalam merancang dan membangun fasilitas ini, kami optimis kompleks ini akan menjadi sebuah destinasi kelas dunia yang tidak saja menghidupkan kembali olahraga pacuan kuda di Indonesia tapi juga memberi kontribusi bagi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi sekitar,” papar Aseanto.
Sementara itu, Ketua Umum PP Pordasi Aryo Djojohadikusumo menyambut gembira rencana pembangunan fasilitas pacuan kuda di JIEPP. Menurutnya, proyek ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembangkan kembali pacuan kuda di Pulonas.
"Namun karena Pordasi adalah cabang olahraga, fokus kami adalah pembinaan, fokus kami adalah pengembangan pendukungnya dan kami bukan wadah untuk mengumpulkan uang. Perlu mitra-mitra strategis, mitra komersial seperti Sarga yang hari ini sudah menandatangani kerjasama dengan Pulo Mas Jaya sebagai pemilik lokasi," tutur Aryo.
"Jadi tugas kami di Pordasi, harapan teman-teman komunitas pacu akhirnya tersampaikan berkat dukungan antara swasta dan pemerintah dengan kami dari cabang olahraga," pungkasnya.
Sebagai catatan, Pulomas dulu merupakan arena pacuan kuda legendaris di Jakarta pada era 1970-an. Namun, pacuan kuda yang berlokasi di Jakarta Timur itu lama terbengkalai. Area yang saat itu berdiri di lahan seluas 35,25 hektare tersebut akhirnya dibangun Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) untuk penyelenggaraan Asian Games 2018.
Renovasi besar-besaran itu membuat arena pacuan kuda tak ada lagi. Fasilitas yang ada di JIEPP hanya khusus disiplin equestrian, yakni lompat rintangan (jumping), tunggang serasi (dressage), dan trilomba atau eventing. Semua nomor itu dipertandingkan di JIEPP saat Asian Games 2018.
Kini para pencinta pacuan kuda, khususnya yang ada di Jakarta dapat tersenyum lebar. JIEPP akan menambah fasilitas arena pacuan kuda yang bertaraf internasional melalui kerja sama antara Sarga Land dan PT Pulo Mas Jaya.
(sto)
Lihat Juga :