Terungkap Rencana Ramadhan Sananta setalah Pensiun: Jadi Pengusaha Kos-kosan!
Senin, 05 Mei 2025 - 16:06 WIB
loading...
A
A
A
"Pensiun umur 35," ujar Sananta mantap.
Setelah mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak bola, Sananta memiliki ambisi untuk terjun ke dunia bisnis dan menjadi seorang pengusaha. Bahkan, ia mengaku sudah mulai merintis langkahnya dengan membangun usaha kos-kosan.
Baca Juga: Perbandingan Trofi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, 1 Piala yang La Pulga Tak Bisa Juara hingga Kiamat
"Pengusaha (setelah pensiun). Pelan-pelan sedang melakukan bisnis, sekarang sedang bangun kos-kosan," ungkapnya.
Sambil mempersiapkan masa depan di luar lapangan, Sananta juga harus fokus pada kelanjutan kariernya yang saat ini tengah menanjak. Persis Solo dan Timnas Indonesia memiliki sejumlah pertandingan penting yang menanti di depan mata.
Terlebih lagi, Timnas Indonesia saat ini tengah berjuang di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Jika kembali mendapat panggilan, Sananta berpotensi menjadi ujung tombak Garuda saat menghadapi tantangan berat dari China dan Jepang pada Juni 2025 mendatang.
Setelah mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak bola, Sananta memiliki ambisi untuk terjun ke dunia bisnis dan menjadi seorang pengusaha. Bahkan, ia mengaku sudah mulai merintis langkahnya dengan membangun usaha kos-kosan.
Baca Juga: Perbandingan Trofi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, 1 Piala yang La Pulga Tak Bisa Juara hingga Kiamat
"Pengusaha (setelah pensiun). Pelan-pelan sedang melakukan bisnis, sekarang sedang bangun kos-kosan," ungkapnya.
Sambil mempersiapkan masa depan di luar lapangan, Sananta juga harus fokus pada kelanjutan kariernya yang saat ini tengah menanjak. Persis Solo dan Timnas Indonesia memiliki sejumlah pertandingan penting yang menanti di depan mata.
Terlebih lagi, Timnas Indonesia saat ini tengah berjuang di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Jika kembali mendapat panggilan, Sananta berpotensi menjadi ujung tombak Garuda saat menghadapi tantangan berat dari China dan Jepang pada Juni 2025 mendatang.
(yov)
Lihat Juga :