Narendra Masou Widjaya Bersinar, AirOne KU 12 Raih Runner-Up di Tersohor Cup 2025
Selasa, 06 Mei 2025 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
"Pengalaman di Filipina dan Vietnam sangat berharga. Saya belajar banyak tentang menghadapi pemain dengan kualitas teknik dan fisik yang lebih tinggi. Hal itu tentu menambah kepercayaan diri saya di Tersohor Cup," tutur Masou, berbagi pengalamannya.
Dampak positif dari pengalaman internasional ini terlihat jelas dalam setiap gerakannya. Masou mampu mengendalikan ritme pertandingan dan memimpin tim dengan keyakinan, bahkan di tengah tekanan final yang begitu besar.
Perjalanan AirOne menuju final pun tidaklah mudah. Mereka harus melewati serangkaian pertandingan sengit melawan tim-tim kuat sejak babak penyisihan grup. Namun, soliditas permainan tim, taktik cerdas dari sang pelatih, dan chemistry antarpemain yang kuat mengantarkan mereka ke partai puncak.
Duel melawan Cougar Indonesia menjadi ujian sesungguhnya bagi mental dan fisik para pemain AirOne. Sempat mendominasi di kuarter kedua dan ketiga dengan pertahanan solid dan transisi cepat, AirOne harus mengakui keunggulan lawan di kuarter penentuan. Rentetan tembakan tiga angka akurat dari Cougar Indonesia menjadi mimpi buruk bagi AirOne, memastikan kemenangan dengan skor tipis 37-27.
"Tim ini mengubah medali perak menjadi pertandingan emas, terutama Masou dengan 12 poinnya. Sayang, kuarter keempat menjadi titik balik yang belum bisa kami atasi," sesal Hendra.
Dampak positif dari pengalaman internasional ini terlihat jelas dalam setiap gerakannya. Masou mampu mengendalikan ritme pertandingan dan memimpin tim dengan keyakinan, bahkan di tengah tekanan final yang begitu besar.
Perjalanan AirOne menuju final pun tidaklah mudah. Mereka harus melewati serangkaian pertandingan sengit melawan tim-tim kuat sejak babak penyisihan grup. Namun, soliditas permainan tim, taktik cerdas dari sang pelatih, dan chemistry antarpemain yang kuat mengantarkan mereka ke partai puncak.
Duel melawan Cougar Indonesia menjadi ujian sesungguhnya bagi mental dan fisik para pemain AirOne. Sempat mendominasi di kuarter kedua dan ketiga dengan pertahanan solid dan transisi cepat, AirOne harus mengakui keunggulan lawan di kuarter penentuan. Rentetan tembakan tiga angka akurat dari Cougar Indonesia menjadi mimpi buruk bagi AirOne, memastikan kemenangan dengan skor tipis 37-27.
"Tim ini mengubah medali perak menjadi pertandingan emas, terutama Masou dengan 12 poinnya. Sayang, kuarter keempat menjadi titik balik yang belum bisa kami atasi," sesal Hendra.
Lihat Juga :