FIFA Sanksi PSSI Denda Rp400 Juta dan Pembatasan Penonton 15 Persen, Mengapa?
Minggu, 11 Mei 2025 - 11:20 WIB
loading...
FIFA menjatuhkan sanksi tegas kepada PSSI akibat ulah suporter Indonesia yang dinilai melakukan tindakan diskriminatif saat laga melawan Bahrain pada 25 Maret 2025 lalu / Foto: Aldhi Chandra Setiawan
A
A
A
Federasi Sepak Bola Dunia ( FIFA ) menjatuhkan sanksi tegas kepada PSSI akibat ulah suporter Indonesia yang dinilai melakukan tindakan diskriminatif saat laga melawan Bahrain pada 25 Maret 2025 lalu. Sanksi itu berupa denda hampir Rp400 juta serta pembatasan jumlah penonton di pertandingan kandang berikutnya.
Hal tersebut diungkapkan oleh Exco PSSI, Arya Sinulingga. Ia menyebut bahwa FIFA telah mengirimkan surat resmi kepada PSSI yang merujuk pada referensi FDD 2338 tentang Pasal 18 terkait diskriminasi.
"Jadi kemarin kita sudah dapat surat dari FIFA tentang referensi FDD 2338 Pasal 18 diskriminasi. Keputusan dari FIFA bahwa PSSI harus bertanggung jawab terhadap prilaku diskriminatif suporter pada saat Indonesia melawan Bahrain yang dimainkan 25 Maret 2025," kata Arya dikutip dari rilis PSSI, Minggu (11/5/2025).
Baca Juga: Transformasi Karier Mees Hilgers: Dulu Nomor 10, Kini Benteng Pertahanan
Menurut laporan sistem monitoring FIFA, suporter Indonesia paling aktif di tribun utara dan selatan. Insiden diskriminasi terjadi pada menit 80 di sektor 19, saat itu sekitar 200 suporter tuan rumah terdengar meneriakkan slogan xenofobia yang dinilai melanggar prinsip kesetaraan FIFA.
"Berdasarkan laporan tersebut, FIFA menyatakan bahwa suporter Indonesia paling aktif di tribune utara dan selatan. Peristiwa insiden terjadi di sektor 19 pada menit ke-80. Sekitar 200 suporter tuan rumah meneriakkan slogan xenophobia. Bahrain blablabla," jelas Arya.
Sebagai akibatnya, FIFA menjatuhkan dua sanksi kepada PSSI. Pertama, denda hampir Rp400 juta. Kedua, pembatasan penonton sebesar 15 persen dari total kapasitas stadion, terutama di tribune belakang gawang, yaitu tribun utara dan selatan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Exco PSSI, Arya Sinulingga. Ia menyebut bahwa FIFA telah mengirimkan surat resmi kepada PSSI yang merujuk pada referensi FDD 2338 tentang Pasal 18 terkait diskriminasi.
"Jadi kemarin kita sudah dapat surat dari FIFA tentang referensi FDD 2338 Pasal 18 diskriminasi. Keputusan dari FIFA bahwa PSSI harus bertanggung jawab terhadap prilaku diskriminatif suporter pada saat Indonesia melawan Bahrain yang dimainkan 25 Maret 2025," kata Arya dikutip dari rilis PSSI, Minggu (11/5/2025).
Baca Juga: Transformasi Karier Mees Hilgers: Dulu Nomor 10, Kini Benteng Pertahanan
Menurut laporan sistem monitoring FIFA, suporter Indonesia paling aktif di tribun utara dan selatan. Insiden diskriminasi terjadi pada menit 80 di sektor 19, saat itu sekitar 200 suporter tuan rumah terdengar meneriakkan slogan xenofobia yang dinilai melanggar prinsip kesetaraan FIFA.
"Berdasarkan laporan tersebut, FIFA menyatakan bahwa suporter Indonesia paling aktif di tribune utara dan selatan. Peristiwa insiden terjadi di sektor 19 pada menit ke-80. Sekitar 200 suporter tuan rumah meneriakkan slogan xenophobia. Bahrain blablabla," jelas Arya.
Sebagai akibatnya, FIFA menjatuhkan dua sanksi kepada PSSI. Pertama, denda hampir Rp400 juta. Kedua, pembatasan penonton sebesar 15 persen dari total kapasitas stadion, terutama di tribune belakang gawang, yaitu tribun utara dan selatan.
Lihat Juga :