Kazuto Ioka Juara 4 Divisi Menolak Pensiun usai Kekalahan Beruntun
Rabu, 14 Mei 2025 - 10:20 WIB
loading...
A
A
A
Sejak saat itu, ia meraih gelar juara di divisi terbang junior, terbang dan bantam junior. Ioka telah menikmati dua gelar juara pada divisi 52,1 kilogram, namun tidak pernah menunjukkan tanda-tanda melambat. Bahkan saat ia kalah dari Martinez yang memiliki kekuatan besar, Ioka masih mampu menerapkan gayanya secara efektif.
Ini semakin terlihat jelas dalam laga ulang tersebut, dimana ia menjatuhkan Martinez dengan kombinasi tiga pukulan pada ronde kesepuluh. Banyak pengamat meyakini bahwa momen tersebut seharusnya dapat memberikan margin kemenangan di atas kertas.
Namun, Martinez mampu memulihkan diri dan bangkit di menit-menit akhir untuk meraih kemenangan mutlak kedua beruntun. “Saya juga menggunakan stamina saya,” aku Ioka. "Saya ingin mengalahkannya dalam pertarungan keras, maka saya terlalu kuat dan tidak dapat melakukannya secara efisien, seperti kombinasi, atau tiga atau empat kali. Itu hanya satu pukulan dalam satu waktu.
"Laga itu sangat intens sejak ronde pertama, seperti saat kami berlaga di bulan Juli. Saya bertarung dengan segenap hati dan jiwa saya di tiap ronde. Saya menjatuhkannya di ronde terakhir, dan kali ini saya juga tidak merasa kalah. Pertandingan melawannya sangat sengit sehingga saya tidak dapat melihatnya dari pandangan mata. Saya tetap tenang, namun 12 ronde itu berakhir dalam sekejap."
Martinez kini akan berusaha untuk menyatukan gelar juara bantamweight junior. Ia telah mengincar laga penyatuan gelar juara kelas bantam junior WBC dan WBO antara Jesse ‘Bam’ Rodriguez-Phumulela Cafu pada 19 Juli mendatang di Frisco, Texas.
Baca Juga: 11 Pertarungan Tinju Guncang Musim Panas: Siapa Juara Tak Terbantahkan?
Ini semakin terlihat jelas dalam laga ulang tersebut, dimana ia menjatuhkan Martinez dengan kombinasi tiga pukulan pada ronde kesepuluh. Banyak pengamat meyakini bahwa momen tersebut seharusnya dapat memberikan margin kemenangan di atas kertas.
Namun, Martinez mampu memulihkan diri dan bangkit di menit-menit akhir untuk meraih kemenangan mutlak kedua beruntun. “Saya juga menggunakan stamina saya,” aku Ioka. "Saya ingin mengalahkannya dalam pertarungan keras, maka saya terlalu kuat dan tidak dapat melakukannya secara efisien, seperti kombinasi, atau tiga atau empat kali. Itu hanya satu pukulan dalam satu waktu.
"Laga itu sangat intens sejak ronde pertama, seperti saat kami berlaga di bulan Juli. Saya bertarung dengan segenap hati dan jiwa saya di tiap ronde. Saya menjatuhkannya di ronde terakhir, dan kali ini saya juga tidak merasa kalah. Pertandingan melawannya sangat sengit sehingga saya tidak dapat melihatnya dari pandangan mata. Saya tetap tenang, namun 12 ronde itu berakhir dalam sekejap."
Martinez kini akan berusaha untuk menyatukan gelar juara bantamweight junior. Ia telah mengincar laga penyatuan gelar juara kelas bantam junior WBC dan WBO antara Jesse ‘Bam’ Rodriguez-Phumulela Cafu pada 19 Juli mendatang di Frisco, Texas.
Baca Juga: 11 Pertarungan Tinju Guncang Musim Panas: Siapa Juara Tak Terbantahkan?
Lihat Juga :