Profil Jarred Dwayne Shaw, Pebasket Asing IBL Terjerat Narkoba Permen

Jum'at, 16 Mei 2025 - 11:11 WIB
loading...
Profil Jarred Dwayne...
Jarred Dwayne Shaw, pebasket asal Amerika Serikat yang memperkuat Tangerang Hawks di Liga Bola Basket Indonesia (IBL) / Foto: @slimnojim16_
A A A
Jarred Dwayne Shaw, pebasket asal Amerika Serikat yang memperkuat Tangerang Hawks di Liga Bola Basket Indonesia (IBL), kini menghadapi ancaman hukuman berat setelah ditangkap karena diduga menyelundupkan narkotika ke Indonesia dalam bentuk permen. Kasus ini tidak hanya menghancurkan karier profesionalnya, tetapi juga mengguncang dunia olahraga nasional.

Lahir pada 28 September 1990 di Dallas, Texas, Jarred Shaw memulai karier basketnya di Oklahoma State sebelum pindah ke Utah State. Setelah tidak terpilih dalam NBA Draft 2014, ia berkelana ke berbagai liga internasional, termasuk di Turki, Jepang, Uruguay, dan Thailand.

Pada 2022, Shaw bergabung dengan Prawira Bandung dan kemudian pindah ke Satria Muda dengan meraih gelar juara IBL 2023. Pada musim 2024, ia direkrut oleh Tangerang Hawks dan menjadi salah satu pemain asing andalan tim tersebut.

Baca Juga: Daftar Pebulu Tangkis Indonesia yang Hengkang dari Pelatnas dan Bela Negara Lain

Kronologi Penangkapan

Pada Rabu, 7 Mei 2025, sekitar pukul 21.47 WIB, Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta menangkap Jarred Shaw di lobi Apartemen Casa De Parco, Cisauk, Kabupaten Tangerang. Penangkapan ini merupakan hasil dari penyelidikan terhadap paket mencurigakan yang dikirim dari Thailand dan ditujukan ke apartemen tersebut.

Paket tersebut berisi 132 permen berlabel Vita Bite yang mengandung narkotika golongan I jenis Delta-9 THC (tetrahydrocannabinol) dengan berat bruto 869 gram. Untuk mengelabui petugas, permen tersebut dikemas menyerupai vitamin. Paket dikirim atas nama Jitnarec Konchinda dari Bangkok, Thailand, dan ditujukan kepada penerima berinisial IM. Namun, penyelidikan lebih lanjut mengarah pada Jarred Shaw sebagai penerima sebenarnya.

Dalam rekaman video penangkapan, Jarred terlihat mengenakan kaus dan celana pendek berwarna hitam serta terdengar berteriak "help... help" saat diamankan oleh petugas. Ia sempat melawan dan mendorong petugas sebelum akhirnya berhasil ditangkap. Setelah penangkapan, Jarred mengakui bahwa ia berencana membagikan permen ganja tersebut kepada sesama atlet basket di Indonesia. Pengakuan ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi penyebaran narkoba di kalangan atlet profesional dan menyoroti perlunya pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas atlet asing di Indonesia.

Baca Juga: Nita/Amri Sikat Unggulan 4 China, Tembus Perempat Final Thailand Open 2025

Respon dan Tindakan Tegas Perbasi Serta IBL

Menanggapi kasus ini, Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dan Liga Bola Basket Indonesia (IBL) mengambil langkah tegas dengan memasukkan nama Jarred Dwayne Shaw ke dalam daftar hitam. Artinya, Shaw dilarang untuk bermain dan beraktivitas kembali di lingkungan IBL maupun kegiatan yang berada di bawah naungan Perbasi.

Ketua Umum DPP Perbasi, Budisatrio Djiwandono, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran hukum, terutama yang berkaitan dengan narkotika. Ia juga menyatakan bahwa Perbasi akan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian dan tidak akan menghalangi langkah penegak hukum dalam menjerat Shaw.

Jarred Dwayne Shaw kini menghadapi ancaman hukuman berat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Jarred dijerat pasal berlapis meliputi pasal 114 ayat (2) subsider pasal 113 ayat (2) lebih subsider pasal 112 ayat (2) yang menyatakan bahwa setiap orang yang mengimpor narkotika golongan I dalam jumlah melebihi 5 gram dapat dikenai hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Dengan barang bukti seberat 869 gram, Jarred berpotensi menghadapi hukuman maksimal.

Kasus ini memberikan dampak signifikan terhadap citra dunia olahraga Indonesia, khususnya bola basket. Keterlibatan atlet asing dalam kasus narkoba menimbulkan pertanyaan mengenai proses seleksi dan pengawasan terhadap pemain asing yang berkompetisi di liga nasional. Peristiwa ini menjadi peringatan bagi klub-klub dan federasi olahraga untuk lebih berhati-hati dalam merekrut dan memantau aktivitas pemain asing.

M/G Alya Ramadhanty Vardiansyah
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
Drawing Campus League...
Drawing Campus League Basketball The Nationals 2026: Berebut Predikat Kampus Terbaik Indonesia
UPH dan BINUS Berbagi...
UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Campus League 2026 Regional Jakarta, Tatap The Nationals
Campus League 2026 Regional...
Campus League 2026 Regional Jakarta: UPH dan Binus Kompak Melaju ke Final
Campus League Basketball...
Campus League Basketball Regional Jakarta Dimulai, 16 Kampus Siap Bersaing Menuju The Nationals
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
Polisi Buru Pemilik...
Polisi Buru Pemilik New Zone Medan sekaligus Diduga Bandar Narkoba
Patroli Dini Hari di...
Patroli Dini Hari di Jakarta Pusat, Polisi Sita Sabu, Ganja, hingga Tramadol
Special Bola
Live Malam Hari Ini!...
Bola Dunia
Live Malam Hari Ini! Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-19 vs Australia di Piala AFF U-19 2026
Kecewa Timnas Indonesia...
Bola Dunia
Kecewa Timnas Indonesia Menang 1-0 atas Mozambik, John Herdman Tetap Lihat Banyak Hal Positif
John Herdman Bangga...
Bola Dunia
John Herdman Bangga Timnas Indonesia Sapu Bersih 2 Laga FIFA Matchday Juni 2026
Rekomendasi
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved