alexametrics

Petinju Positif Virus Corona, Federasi Tinju Turki Kecam IOC

loading...
Petinju Positif Virus Corona, Federasi Tinju Turki Kecam IOC
Petinju Positif Virus Corona, Federasi Tinju Turki Kecam IOC /ilustrasi
A+ A-
ISTANBUL - Komite Olimpiade Internasional (IOC) mendapat kecaman setelah petinju Turki dan seorang pelatih dinyatakan positif terkena virus corona. Atas kejadian tersebut, IOC dituduh tidak bertanggung jawab oleh Federasi Tinju Turki.

Menurut situs web Federasi Tinju Turki, atlet Serhat Guler dan pelatih Seyfullah Dumlup'nar tertular virus saat menjalani kualifikasi Eropa di Copper Box, London, Inggris. Selain Turki, kualifikasi Eropa itu diikuti petinju dari 40 negara. Baca Juga: Kasus Pertama Coronavirus Infeksi Petinju dan Pelatih Turki

"Sementara dunia mengambil langkah-langkah ekstrem untuk menangani virus, saya bingung bahwa gugus tugas IOC dan pemerintah Inggris mengizinkan turnamen dimulai meskipun banyak dari kita memiliki kekhawatiran dan hampir setiap olahraga lainnya telah ditutup," kata Presiden Federasi Tinju Turki, Eyup Gozgec seperti dikutip dalam Guardian.

Kualifikasi berlanjut tiga hari, karena hampir semua olahraga lain telah menangguhkan aktivitas mereka karena pandemi coronavirus. Dalam sebuah surat kepada federasi tinju lainnya, yang diperoleh oleh Guardian, Gozgec, yang juga wakil presiden Konfederasi Tinju Eropa, mengatakan: ’’Sayangnya, dua atlet kami dan pelatih kepala kami dari Turki telah dites positif untuk tipe baru Covid-19 coronavirus setelah kembali ke Turki dari London.’’

’’Mereka semua dalam perawatan sekarang dan untungnya mereka dalam kondisi baik. Ini adalah hasil bencana dari tidak bertanggung jawabnya gugus tugas IOC.’’



’’Virus ini sudah ada sejak Desember 2019. Karena itu, tidak bisa dihindari untuk bertanya mengapa kualifikasi Eropa tidak ditunda sebelum terjadi? Mereka tidak mempertimbangkan kesehatan siapa pun, yang membuat mereka mengatur acara mengerikan ini. "
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak