Pep Guardiola Dipecat Usai Gagal Bawa Manchester City Juara Piala FA?
Minggu, 18 Mei 2025 - 05:31 WIB
loading...
Pep Guardiola Dipecat Usai Gagal Bawa Manchester City Juara Piala FA?
A
A
A
Pecah sudah dominasi Manchester City. Kekalahan menyakitkan 0-1 dari Crystal Palace di final Piala FA 2024/2025 , Sabtu (17/5/2025) malam WIB di Stadion Wembley, tak hanya membuat mereka kehilangan gelar—tapi juga memunculkan tanda tanya besar soal masa depan Pep Guardiola.
Untuk kali pertama dalam tujuh tahun terakhir, The Citizens menutup musim tanpa satu pun trofi. Kegagalan di Liga Inggris, Liga Champions, dan Piala Liga kini ditutup dengan antiklimaks di final Piala FA, dan sorotan langsung tertuju pada sang manajer.
Laga berlangsung timpang secara statistik. Manchester City menguasai permainan hampir sepanjang pertandingan, namun harus takluk oleh satu-satunya gol cepat dari Eberechi Eze di menit ke-16, hasil serangan balik mematikan Palace.
Guardiola tak bisa menyembunyikan kekecewaannya selepas pertandingan. “Rencana kami tidak berjalan. Kami kalah, dan itu artinya ada yang tidak berhasil. Tapi saya tidak menyesal,” ujarnya kepada laman resmi klub.
Baca Juga: Crystal Palace Akhiri Penantian 119 Tahun, Juara Piala FA Usai Tundukkan Manchester City
Man City punya banyak peluang, namun berkali-kali gagal menaklukkan Dean Henderson yang tampil luar biasa di bawah mistar Palace. Salah satu penyelamatan paling krusial adalah saat menggagalkan penalti Omar Marmoush di menit ke-33, plus mementahkan sejumlah peluang dari Erling Haaland dan Jeremy Doku.
Henderson bahkan sempat terlibat insiden kontroversial saat menepis bola di luar kotak penalti dalam duel satu lawan satu dengan Haaland. Aksinya ramai diperbincangkan netizen yang menyebut seharusnya ia menerima kartu merah.
Palace sempat menggandakan keunggulan di babak kedua lewat gol Daniel Muñoz, namun VAR menganulir karena offside. Emosi pun memuncak ketika ofisial dari kedua tim terlibat adu mulut sengit di pinggir lapangan.
Untuk kali pertama dalam tujuh tahun terakhir, The Citizens menutup musim tanpa satu pun trofi. Kegagalan di Liga Inggris, Liga Champions, dan Piala Liga kini ditutup dengan antiklimaks di final Piala FA, dan sorotan langsung tertuju pada sang manajer.
Laga berlangsung timpang secara statistik. Manchester City menguasai permainan hampir sepanjang pertandingan, namun harus takluk oleh satu-satunya gol cepat dari Eberechi Eze di menit ke-16, hasil serangan balik mematikan Palace.
Guardiola tak bisa menyembunyikan kekecewaannya selepas pertandingan. “Rencana kami tidak berjalan. Kami kalah, dan itu artinya ada yang tidak berhasil. Tapi saya tidak menyesal,” ujarnya kepada laman resmi klub.
Baca Juga: Crystal Palace Akhiri Penantian 119 Tahun, Juara Piala FA Usai Tundukkan Manchester City
Man City punya banyak peluang, namun berkali-kali gagal menaklukkan Dean Henderson yang tampil luar biasa di bawah mistar Palace. Salah satu penyelamatan paling krusial adalah saat menggagalkan penalti Omar Marmoush di menit ke-33, plus mementahkan sejumlah peluang dari Erling Haaland dan Jeremy Doku.
Henderson bahkan sempat terlibat insiden kontroversial saat menepis bola di luar kotak penalti dalam duel satu lawan satu dengan Haaland. Aksinya ramai diperbincangkan netizen yang menyebut seharusnya ia menerima kartu merah.
Palace sempat menggandakan keunggulan di babak kedua lewat gol Daniel Muñoz, namun VAR menganulir karena offside. Emosi pun memuncak ketika ofisial dari kedua tim terlibat adu mulut sengit di pinggir lapangan.
Lihat Juga :