Final Liga Europa: Ketegangan Kota Bilbao Menyambut Invasi Suporter Inggris

Rabu, 21 Mei 2025 - 07:05 WIB
loading...
Final Liga Europa: Ketegangan...
Atmosfer tegang sekaligus penuh harap menyelimuti kota Bilbao, Spanyol, jelang final Liga Europa 2024-2025 yang mempertemukan dua raksasa Liga Inggris, Tottenham Hotspur vs Manchester United / Foto: The Sun
A A A
Atmosfer tegang sekaligus penuh harap menyelimuti kota Bilbao, Spanyol, jelang final Liga Europa 2024-2025 yang mempertemukan dua raksasa Liga Inggris, Tottenham Hotspur vs Manchester United di Stadion San Mames, Kamis (21/5/2025) dini hari WIB. Lebih dari sekadar trofi, laga yang akan dihelat di stadion berkapasitas 53 ribu lebih penonton itu akan mempertaruhkan harga diri, tiket bergengsi ke Liga Champions musim depan, dan bahkan masa depan para pelatih di kursi panas masing-masing klub.

Menjelang final Liga Europa yang mempertemukan dua tim Inggris ini, kota Bilbao ternyata memiliki kedekatan budaya sepak bola yang unik dengan Inggris. Mantan pemain dan pelatih Athletic Club, Javier Clemente, mengungkapkan bahwa gaya sepak bola Inggris selalu menjadi inspirasi bagi klub Basque tersebut.

"Bilbao selalu menyukai sepak bola Inggris, itulah gaya yang ditiru Athletic. Para penggemarnya juga mirip, cara mereka mendukung dan berbagi segalanya dengan tim mereka. San Mames yang lama seperti lapangan Inggris. Bilbao adalah kota yang sangat ramah, Anda bisa makan enak di sini, dan ada banyak bar. Semoga mereka bersenang-senang, dan kami akan senang menyambut mereka," kata Clemente dikutip dari New York Times.

Baca Juga: Prediksi Tottenham Hotspur vs Manchester United di Final Liga Europa

"Jika berbicara soal sepak bola, kami selalu melihat ke Inggris. Seluruh kota pun begitu. Bilbao sangat Inggris. Lihat saja namanya: Athletic Club. Tidak mungkin lebih Inggris lagi."

Kota Bilbao kini bersolek dan meningkatkan keamanan secara signifikan menjelang final Liga Europa yang mempertemukan dua raksasa Liga Inggris, Tottenham Hotspur dan Manchester United. Lebih dari 50.000 penggemar dari kedua kubu diperkirakan akan membanjiri kota Basque ini, memaksa pemerintah setempat untuk mengambil langkah-langkah antisipasi yang ketat.

Stadion San Mames milik Athletic Bilbao, yang terletak strategis di jantung kota, kini dikelilingi pagar kokoh setinggi tiga meter. Langkah keamanan ini merupakan bagian dari rencana ekstensif yang dirancang untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara akbar ini, sebagaimana diumumkan oleh Dewan Kota Bilbao. Konsekuensinya, aktivitas layanan kota seperti transportasi, kebersihan, dan keamanan mengalami penyesuaian signifikan, yang mengharuskan warga lokal untuk mengubah rutinitas harian mereka.

Baca Juga: Link Live Streaming Tottenham vs Manchester United di Final UEFA Europa League 2024/2025

Lebih dari 3.000 petugas kepolisian akan disiagakan di seluruh penjuru kota. Mereka akan mengawasi tiga pos keamanan utama di sekitar stadion, memberlakukan pembatasan akses hanya untuk pemegang tiket dan penduduk setempat mulai Rabu pagi waktu setempat.

Sebagai alternatif untuk menampung para penggemar tanpa tiket pertandingan dan mencegah mereka mendekati perimeter keamanan, zona penggemar khusus telah didirikan di luar pusat kota. Zona ini dilengkapi dengan layar-layar raksasa untuk menonton pertandingan bersama, berbagai aktivitas hiburan, dan pasokan bir yang melimpah, mencapai lebih dari 60.000 liter. Kedua basis penggemar masing-masing dialokasikan hampir 15.000 tiket pertandingan, sementara sisanya diperuntukkan bagi sponsor UEFA dan pihak netral. Laga final ini sendiri menjadi krusial bagi kedua tim yang tengah berjuang untuk mengamankan gelar sekaligus tiket ke Liga Champions musim depan.

Untuk meminimalisir potensi gesekan antar suporter, kedua kelompok penggemar akan ditempatkan di area terpisah dengan jarak sekitar 2,5 kilometer sebelum pertandingan dimulai. "Kami sangat gembira dan bangga menjadi tuan rumah pertandingan ini. Kami ingin (para penggemar Inggris) melihat seperti apa kami, gairah yang kami rasakan, nilai-nilai baik sepak bola dan budaya kami," ujar Wali Kota Bilbao, Juan Mari Aburto, menyambut kedatangan para suporter.

Lonjakan kedatangan puluhan ribu suporter ini juga berdampak signifikan pada harga akomodasi di Bilbao. Dengan kapasitas hotel yang terbatas, sekitar 13.000 tempat tidur, biaya penginapan melonjak drastis. Banyak penggemar terpaksa mencari akomodasi di kota-kota tetangga seperti Cantabria, Gipuzkoa, atau Alava, yang berjarak lebih dari satu jam perjalanan dari Bilbao.

Pihak kepolisian nasional Spanyol juga memperketat pengawasan di perbatasan. Bandara Bilbao sendiri mengantisipasi peningkatan volume penerbangan hingga tiga kali lipat dari biasanya pada pekan ini, termasuk kedatangan 174 jet pribadi antara Selasa dan Rabu.

Meskipun jumlah penggemar yang datang tergolong besar, diperkirakan tidak akan menyamai rekor 150.000 suporter Skotlandia dan Jerman yang memadati Seville tiga tahun lalu untuk menyaksikan final Liga Europa antara Rangers dan Eintracht Frankfurt. Namun, persiapan matang dan langkah keamanan ketat yang diterapkan Bilbao menunjukkan keseriusan kota ini dalam menyambut final akbar dan memastikan pengalaman yang aman dan berkesan bagi semua pihak.

Final Keenam Tim Inggris


Pertemuan dua raksasa Inggris sebenarnya bukan kali ini terjadi. Sejarah mencatat bahwa ada enam final di kompetisi Eropa yang mempertemukan dua tim Inggris, dan setengahnya melibatkan Tottenham.

Pertama, mereka mengalahkan Wolverhampton Wanderers dengan agregat 3-2 di final Piala UEFA 1971-1972, sebelum kalah 2-0 di final Liga Champions 2018-2019 melawan Liverpool. Pertandingan melawan Man United merupakan final ketiga yang dirasakan Tottenham.

Bagi Tottenham, final Liga Europa ini bak oase di tengah gurun kekecewaan. Setelah perjalanan Liga Inggris yang jauh dari harapan, bahkan berpotensi menjadi salah satu yang terburuk dalam sejarah klub, final Liga Europa adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan musim.

Lebih dari itu, ini adalah kesempatan emas untuk mengakhiri dahaga trofi selama 17 tahun yang telah menjadi momok bagi para penggemar setia The Lilywhites. Tujuh kekalahan di semifinal dan empat kekalahan di final sejak terakhir kali mengangkat Piala Liga pada tahun 2008 menjadi catatan kelam yang ingin dihapus tuntas di Bilbao. Kemenangan akan membawa kelegaan luar biasa bagi para suporter yang telah lama menderita.

Tapi Man United juga tak mau diam begitu saja. Apalagi bursa taruhan lebih menjagokan MU mengangkat trofi juara Liga Europa musim ini.

Lebih dari itu, kemenangan akan mengamankan tiket kembali ke Liga Champions musim depan, yang sangat penting bagi prestise, reputasi klub, dan aliran dana untuk memperkuat skuad di bursa transfer musim panas. Kekalahan akan menjadi pukulan telak, menghilangkan harapan untuk kompetisi Eropa musim depan dan semakin mempertegas musim yang buruk di semua lini
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tim Kedua Kami adalah...
Tim Kedua Kami adalah Iran, Kisah Solidaritas yang Mengharukan di Piala Dunia 2026
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Dompet Suporter Inggris...
Dompet Suporter Inggris KO Jelang Kontra Kroasia
Fans Jepang Punguti...
Fans Jepang Punguti Sampah Usai Jepang Imbangi Belanda 2-2
10 Jersey Sepak Bola...
10 Jersey Sepak Bola Terbaik Musim Depan: Nostalgia Liverpool hingga MU Menyala!
Hasil Liga Inggris:...
Hasil Liga Inggris: Menang 2-1, Chelsea Seret Tottenham ke Tepi Jurang Degradasi
Persib Juara Super League,...
Persib Juara Super League, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Fly Over Pasopati
Pramono Ungkap Rencana...
Pramono Ungkap Rencana Pembangunan Museum Persija di Ancol
Bang Jago Acungkan Pistol...
Bang Jago Acungkan Pistol saat Konvoi Suporter Ternyata Positif Sabu
Special Bola
Profil Osmar Loss, Calon...
Bola Dunia
Profil Osmar Loss, Calon Pelatih Persib Bandung yang Bergelimang Trofi di Asia!
Hasil Timnas Amerika...
Bola Dunia
Hasil Timnas Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina di 32 Besar Piala Dunia 2026: Diwarnai Kartu Merah, AS Lolos 16 Besar
Jadwal Perempatfinal...
Bola Dunia
Jadwal Perempatfinal Piala Dunia 2026: Timnas Brasil vs Norwegia hingga Meksiko vs Inggris!
Rekomendasi
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Berita Terkini
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
Indonesian Padel League...
Indonesian Padel League 2026 Dimulai Agustus, Kompetisi Padel Masuk Era Profesional
Penalti Menit Akhir...
Penalti Menit Akhir Belgia Paksa Senegal Angkat Koper
Setan Merah Comeback,...
Setan Merah Comeback, Laga Belgia vs Senegal Berlanjut ke Extra Time
Infografis
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved