Kontroversi Peringkat Manny Pacquiao: WBO Tolak, WBC Sambut Legenda dengan Karpet Merah
Rabu, 21 Mei 2025 - 08:50 WIB
loading...
Dunia tinju kembali bergejolak dengan kembalinya Manny Pacquiao ke ring / Foto: Worldboxingnews
A
A
A
Dunia tinju kembali bergejolak dengan kembalinya Manny Pacquiao ke ring. Namun, kembalinya sang legenda tidak luput dari kontroversi, terutama terkait peringkat yang diberikan oleh badan-badan tinju dunia.
Gustavo Olivieri, Presiden Organisasi Tinju Dunia (WBO), secara tegas meragukan keputusan Dewan Tinju Dunia (WBC) yang memberikan peringkat lima besar kepada Pacquiao. Olivieri menyatakan bahwa WBO tidak akan mengubah aturan mereka untuk mengakomodasi mantan juara dunia delapan divisi tersebut.
"Mengenai kembalinya Pacquiao ke atas ring pada usia 46 tahun, keputusan seperti itu sepenuhnya bersifat pribadi. Namun, agar pertarungan Gelar Dunia WBO diberikan persetujuan sanksi, penantang harus diklasifikasikan dalam 15 besar. Untuk diklasifikasikan, seorang petinju harus aktif," ujar Olivieri kepada World Boxing News, Rabu (21/5/2025).
Baca Juga: 8 Rekor Tinju Dunia yang Sulit Diulang: Manny Pacquiao Juara 8 Divisi
Pernyataan Olivieri ini mengindikasikan bahwa WBO tidak akan memberikan kesempatan bagi Pacquiao untuk merebut gelar dunia jika ia tidak aktif bertanding dan masuk dalam peringkat 15 besar. Hal ini berbeda dengan sikap WBC yang justru menyambut Pacquiao dengan memberikan peringkat tinggi.
Pacquiao sendiri dikabarkan memilih Mario Barrios sebagai lawan pertamanya dalam empat tahun terakhir. Keputusan ini semakin memperjelas bahwa WBC menjadi pilihan utama bagi Pac-Man dalam upayanya meraih gelar juara dunia.
Sementara itu, juara WBA dan IBF, Jaron Ennis, tengah mengincar penyatuan gelar lebih lanjut atau pertarungan melawan Teofimo Lopez. Hal ini membuka peluang bagi Ennis untuk menghadapi juara WBO, Brian Norman Jr., di masa depan. Namun, berdasarkan pernyataan Olivieri, Norman tidak pernah menjadi pilihan bagi Pacquiao karena kurangnya aktivitas bertanding.
Gustavo Olivieri, Presiden Organisasi Tinju Dunia (WBO), secara tegas meragukan keputusan Dewan Tinju Dunia (WBC) yang memberikan peringkat lima besar kepada Pacquiao. Olivieri menyatakan bahwa WBO tidak akan mengubah aturan mereka untuk mengakomodasi mantan juara dunia delapan divisi tersebut.
"Mengenai kembalinya Pacquiao ke atas ring pada usia 46 tahun, keputusan seperti itu sepenuhnya bersifat pribadi. Namun, agar pertarungan Gelar Dunia WBO diberikan persetujuan sanksi, penantang harus diklasifikasikan dalam 15 besar. Untuk diklasifikasikan, seorang petinju harus aktif," ujar Olivieri kepada World Boxing News, Rabu (21/5/2025).
Baca Juga: 8 Rekor Tinju Dunia yang Sulit Diulang: Manny Pacquiao Juara 8 Divisi
Pernyataan Olivieri ini mengindikasikan bahwa WBO tidak akan memberikan kesempatan bagi Pacquiao untuk merebut gelar dunia jika ia tidak aktif bertanding dan masuk dalam peringkat 15 besar. Hal ini berbeda dengan sikap WBC yang justru menyambut Pacquiao dengan memberikan peringkat tinggi.
Pacquiao sendiri dikabarkan memilih Mario Barrios sebagai lawan pertamanya dalam empat tahun terakhir. Keputusan ini semakin memperjelas bahwa WBC menjadi pilihan utama bagi Pac-Man dalam upayanya meraih gelar juara dunia.
Sementara itu, juara WBA dan IBF, Jaron Ennis, tengah mengincar penyatuan gelar lebih lanjut atau pertarungan melawan Teofimo Lopez. Hal ini membuka peluang bagi Ennis untuk menghadapi juara WBO, Brian Norman Jr., di masa depan. Namun, berdasarkan pernyataan Olivieri, Norman tidak pernah menjadi pilihan bagi Pacquiao karena kurangnya aktivitas bertanding.
Lihat Juga :