Superkomputer Opta Bocorkan Juara Liga Europa 2024/2025

Rabu, 21 Mei 2025 - 17:30 WIB
loading...
Superkomputer Opta Bocorkan...
Superkomputer Opta telah mengeluarkan prediksinya untuk final Liga Europa 2024/2025 yang mempertemukan dua raksasa Liga Inggris, Tottenham Hotspur dan Manchester United / Foto: @EuropaLeague
A A A
Superkomputer Opta telah mengeluarkan prediksinya untuk final Liga Europa 2024/2025 yang mempertemukan dua raksasa Liga Inggris, Tottenham Hotspur dan Manchester United . Laga puncak yang akan digelar di Stadion San Mames, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB, diprediksi akan menjadi pertarungan sengit dan penuh kehati-hatian. Lalu, siapakah yang lebih berpeluang mengangkat trofi musim ini?

Saat ini, analisis Opta menunjukkan keunggulan tipis bagi Tottenham Hotspur dengan probabilitas kemenangan sebesar 50,3 persen berdasarkan 10.000 simulasi yang dijalankan oleh superkomputer mereka. Sementara itu, Manchester United memiliki peluang yang sangat dekat, yakni 49,7 persen, untuk meraih gelar Liga Europa musim ini.

Keyakinan diri pelatih Tottenham, Ange Postecoglou, yang sempat menyatakan rekor apiknya selalu meraih trofi di musim keduanya, bisa menjadi salah satu faktor yang memengaruhi prediksi ini. Selain itu, catatan pertemuan langsung musim ini juga berpihak pada Spurs, yang berhasil mengalahkan United dalam ketiga pertemuan, termasuk kemenangan 3-0 di Old Trafford saat Erik ten Hag masih menukangi Setan Merah.

Baca Juga: Prediksi Tottenham Hotspur vs Manchester United di Final Liga Europa

Meskipun Tottenham akan tampil tanpa dua pemain kreatifnya, Dejan Kulusevski dan James Maddison (serta kemungkinan absennya Lucas Bergvall), Postecoglou dinilai mampu meracik taktik solid. Kemenangan terkontrol atas Eintracht Frankfurt dan Bodø/Glimt di babak sebelumnya menunjukkan pertahanan disiplin dan minimnya risiko yang diambil saat menyerang.

Strategi ini berpotensi menyulitkan Man United, yang di bawah asuhan Ruben Amorim belum menunjukkan kekompakan yang solid dalam membangun serangan. Absennya Kulusevski dan Maddison mungkin akan membuat Postecoglou mengandalkan pressing ketat timnya untuk mengganggu alur permainan Setan Merah.

Di sisi lain, Man United berpotensi mendapatkan suntikan semangat dengan kembalinya beberapa pemain kunci jelang final. Mereka juga memiliki pemain pembeda dalam diri Bruno Fernandes, yang tampil gemilang sepanjang musim ini.

Baca Juga: Final Liga Europa: Ketegangan Kota Bilbao Menyambut Invasi Suporter Inggris

Secara historis, Man United memiliki catatan yang lebih baik di final kompetisi Eropa. Namun, jika Tottenham berhasil meraih kemenangan dini hari nanti, mereka akan menjadi klub Inggris kedua yang mampu menjuarai kompetisi ini sebanyak tiga kali. Pertarungan taktis yang menarik dan menegangkan diprediksi akan mewarnai final di Bilbao hingga peluit akhir berbunyi.

Superkomputer Opta Bocorkan Juara Liga Europa 2024/2025

Foto: MR ALK (@AkritLimbu).X

Suasana di Jalanan San Sebastian


Jelang final Liga Europa 2025 yang mempertemukan dua raksasa Inggris di Kota Bilbao, kabar kurang sedap justru datang dari kota tetangga, San Sebastian. Video yang beredar luas di media sosial dilaporkan memperlihatkan adegan perkelahian antar kelompok suporter Tottenham dan Man United di jalanan kota Spanyol tersebut.

Insiden memalukan ini terjadi di San Sebastian, sebuah kota di Spanyol utara yang berjarak sekitar satu jam sepuluh menit berkendara dari Bilbao, lokasi final Liga Europa. Diduga, banyak penggemar sepak bola memilih San Sebastián sebagai titik transit sebelum menuju Bilbao karena lonjakan harga tiket pesawat dan akomodasi yang signifikan di kota Bilbao.

Akun X (sebelumnya Twitter) @AwayDays_ membagikan video bentrokan tersebut dengan keterangan: "Penggemar Spurs dan Manchester United bentrok di San Sebastián menjelang final Liga Europa besok...".

Baca Juga: Kisah Unik Stefano Lilipaly Dipanggil 6 Pelatih Berbeda Timnas Indonesia

Reaksi atas video tersebut beragam, namun sebagian besar menyayangkan tindakan kekerasan tersebut. Seorang pengguna X membalas unggahan itu dengan nada heran: "Saya tidak akan pernah mengerti mengapa pria dewasa ingin pergi dan berkelahi dengan pria lain hanya karena mendukung tim lain."

Insiden ini tentu mencoreng citra final Liga Europa yang seharusnya menjadi perayaan sepak bola. Pemandangan memalukan ini juga menimbulkan pertanyaan terkait keamanan dan perilaku sebagian kecil oknum suporter yang justru merusak atmosfer pertandingan yang sudah dinanti-nantikan.

Pihak berwenang setempat di San Sebastián belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. Namun, diharapkan langkah-langkah keamanan yang lebih ketat akan diterapkan menjelang dan selama final Liga Europa di Bilbao untuk mencegah kejadian serupa terulang dan memastikan final Liga Europa tetap menjadi pesta sepak bola yang aman dan damai bagi seluruh penggemar.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Jersey Sepak Bola...
10 Jersey Sepak Bola Terbaik Musim Depan: Nostalgia Liverpool hingga MU Menyala!
Aston Villa Juara Liga...
Aston Villa Juara Liga Europa, Unai Emery Borong 5 Trofi Eropa Sejajar Ancelotti dan Mourinho
Aston Villa Juara Liga...
Aston Villa Juara Liga Europa, Hapus Dahaga Gelar 30 Tahun
Freiburg vs Aston Villa...
Freiburg vs Aston Villa Berebut Gelar Juara UEFA Europa League 2025/26, Streaming di VISION+
Hasil Liga Inggris:...
Hasil Liga Inggris: Menang 2-1, Chelsea Seret Tottenham ke Tepi Jurang Degradasi
Dari Finalis Liga Champions...
Dari Finalis Liga Champions ke Jurang Degradasi, Ada Apa dengan Tottenham?
Viral Pemerasan di Stadion...
Viral Pemerasan di Stadion Patriot Candrabhaga, Polisi Minta Korban Buat Laporan
Kekacauan Setelah Persija...
Kekacauan Setelah Persija Vs Persib: Pagar Stadion Patriot Candrabhaga Roboh, Kursi Hilang!
Update Kericuhan usai...
Update Kericuhan usai Laga Persija vs Persib: 10 Orang Luka, Hape hingga Motor Hilang
Special Bola
Terus Bergeliat untuk...
Liga Indonesia
Terus Bergeliat untuk Super League 2026-2027, Arema FC Pertahankan 2 Penjaga Gawangnya
Jadi Pelatih Oxford...
Liga Inggris
Jadi Pelatih Oxford United, Aaron Romeny Siap Antar Ole Romeny Dkk Berprestasi
Marc Cucurella Ajak...
Liga Spanyol
Marc Cucurella Ajak Enzo Fernandez Gabung Real Madrid!
Rekomendasi
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Berita Terkini
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved