Kutukan Juara Pelatih Manchester United Hantui Ruben Amorim Jelang Final Liga Europa
Rabu, 21 Mei 2025 - 21:39 WIB
loading...
A
A
A
Teranyar, Erik ten Hag juga merasakan getirnya tradisi ini. Setelah berhasil mengakhiri puasa gelar dengan menjuarai Piala Carabao dan kemudian secara heroik menaklukkan rival sekota Manchester City di final Piala FA 2024, banyak yang berharap posisinya aman.
Baca Juga: Takdir Eropa Berulang? Final Liga Europa di Tanggal Keramat Man United
Namun, awal musim 2024/2025 yang kurang memuaskan di Liga Inggris, dengan hanya meraih tiga kemenangan dari sembilan pertandingan awal, membuat manajemen klub kembali mengambil keputusan drastis. Ten Hag dipecat pada Oktober 2024, hanya beberapa bulan setelah perpanjangan kontraknya.
Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar tentang filosofi dan kesabaran manajemen Man United pasca era Sir Alex Ferguson. Tekanan untuk meraih kesuksesan instan dan tuntutan performa liga yang tinggi seringkali mengalahkan apresiasi terhadap raihan trofi. Para pelatih yang berhasil memberikan gelar juara pun tak luput dari ancaman pemecatan jika performa tim di kompetisi lain dianggap tidak memuaskan.
Kini, menjelang final Liga Europa 2024/2025, bayang-bayang sejarah kelam ini tentu menghantui Ruben Amorim. Tekanan ganda tentunya memberatkan pundaknya jelang menghadapi Tottenham Hotspur di Stadion San Mames, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB.
Baca Juga: Prediksi Tottenham Hotspur vs Manchester United di Final Liga Europa
Baca Juga: Takdir Eropa Berulang? Final Liga Europa di Tanggal Keramat Man United
Namun, awal musim 2024/2025 yang kurang memuaskan di Liga Inggris, dengan hanya meraih tiga kemenangan dari sembilan pertandingan awal, membuat manajemen klub kembali mengambil keputusan drastis. Ten Hag dipecat pada Oktober 2024, hanya beberapa bulan setelah perpanjangan kontraknya.
Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar tentang filosofi dan kesabaran manajemen Man United pasca era Sir Alex Ferguson. Tekanan untuk meraih kesuksesan instan dan tuntutan performa liga yang tinggi seringkali mengalahkan apresiasi terhadap raihan trofi. Para pelatih yang berhasil memberikan gelar juara pun tak luput dari ancaman pemecatan jika performa tim di kompetisi lain dianggap tidak memuaskan.
Kini, menjelang final Liga Europa 2024/2025, bayang-bayang sejarah kelam ini tentu menghantui Ruben Amorim. Tekanan ganda tentunya memberatkan pundaknya jelang menghadapi Tottenham Hotspur di Stadion San Mames, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB.
Baca Juga: Prediksi Tottenham Hotspur vs Manchester United di Final Liga Europa
Lihat Juga :