Prospek Karier Trio Naturalisasi Timnas Indonesia di Eropa: Bertahan Atau Cari Petualangan Baru!
Jum'at, 23 Mei 2025 - 13:10 WIB
loading...
A
A
A
"Jika ada peluang yang cukup menarik dan memungkinkan saya untuk melangkah maju, saya akan terbuka untuk itu. Ketertarikan itu ada, tetapi saat ini itu bukan sesuatu yang akan membuat saya meninggalkan NEC," ujar Calvin dikutip dari Omroep GLD, Jumat (23/5/2025).
Verdonk sendiri pernah mengungkapkan bahwa ia tidak yakin sanggup bermain di Liga Inggris karena tuntutan kecepatan dan fisik yang sangat tinggi. Namun, ia membuka peluang untuk berkarier di liga-liga top Eropa lainnya seperti Bundesliga (Jerman) atau Serie A (Italia).
Verdonk merasa lebih bisa beradaptasi di sana, terutama karena beberapa rekannya, seperti Jay Idzes, sudah merumput di Serie A. Namanya bahkan sempat dikaitkan dengan klub-klub raksasa Belanda seperti PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam.
Keterlibatan Verdonk dalam upaya NEC Nijmegen untuk lolos ke kompetisi Eropa (UEFA Conference League) melalui play-off juga menunjukkan ambisinya. Jika NEC Nijmegen berhasil, ini tentu akan menjadi pengalaman berharga dan nilai tambah bagi karier Verdonk di kancah Eropa.
Satu nama lain yang tak kalah menghebohkan adalah Shayne Pattynama. Dia memilih meninggalkan Eropa untuk menyelamatkan kariernya. Padahal bek kiri andalan Timnas Indonesia itu masih memiliki kontrak hingga 30 Juni 2026 dengan KAS Eupen. Kini, Pattynama dikabarkan bakal hijrah ke Buriram United.
Keberadaan Thom Haye, Calvin Verdonk, dan Pattynama yang bermain di level kompetisi Eropa tentu sangat menguntungkan bagi Timnas Indonesia. Pengalaman dan kualitas mereka dalam menghadapi pertandingan-pertandingan berintensitas tinggi akan sangat membantu meningkatkan level permainan skuad Garuda. Diharapkan, mereka dapat terus menjaga performa terbaiknya dan menjadi pilar penting bagi Timnas Indonesia di masa depan, baik dalam kualifikasi Piala Dunia maupun turnamen lainnya.
Verdonk sendiri pernah mengungkapkan bahwa ia tidak yakin sanggup bermain di Liga Inggris karena tuntutan kecepatan dan fisik yang sangat tinggi. Namun, ia membuka peluang untuk berkarier di liga-liga top Eropa lainnya seperti Bundesliga (Jerman) atau Serie A (Italia).
Verdonk merasa lebih bisa beradaptasi di sana, terutama karena beberapa rekannya, seperti Jay Idzes, sudah merumput di Serie A. Namanya bahkan sempat dikaitkan dengan klub-klub raksasa Belanda seperti PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam.
Keterlibatan Verdonk dalam upaya NEC Nijmegen untuk lolos ke kompetisi Eropa (UEFA Conference League) melalui play-off juga menunjukkan ambisinya. Jika NEC Nijmegen berhasil, ini tentu akan menjadi pengalaman berharga dan nilai tambah bagi karier Verdonk di kancah Eropa.
Prospek 3 Pemain Naturalisasi untuk Timnas Indonesia
Satu nama lain yang tak kalah menghebohkan adalah Shayne Pattynama. Dia memilih meninggalkan Eropa untuk menyelamatkan kariernya. Padahal bek kiri andalan Timnas Indonesia itu masih memiliki kontrak hingga 30 Juni 2026 dengan KAS Eupen. Kini, Pattynama dikabarkan bakal hijrah ke Buriram United.
Keberadaan Thom Haye, Calvin Verdonk, dan Pattynama yang bermain di level kompetisi Eropa tentu sangat menguntungkan bagi Timnas Indonesia. Pengalaman dan kualitas mereka dalam menghadapi pertandingan-pertandingan berintensitas tinggi akan sangat membantu meningkatkan level permainan skuad Garuda. Diharapkan, mereka dapat terus menjaga performa terbaiknya dan menjadi pilar penting bagi Timnas Indonesia di masa depan, baik dalam kualifikasi Piala Dunia maupun turnamen lainnya.
(yov)
Lihat Juga :