Sinergi Alam dan Ambisi Sepak Bola: Tim Pelatih Timnas Indonesia Intip Konservasi Sebelum TC di Bali!
Jum'at, 23 Mei 2025 - 19:40 WIB
loading...
Patrick Kluivert mengapresiasi dukungan hidrasi berkualitas dari AQUA / Foto: Ist
A
A
A
Semangat membara terlihat di Pulau Dewata. Tim kepelatihan Tim Nasional (Timnas) Indonesia telah tiba dan berkumpul di Bali untuk memulai persiapan intensif jelang dua laga krusial di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kehadiran para arsitek taktik skuad Garuda ini menandakan dimulainya pemusatan latihan (TC). China dan Jepang, dua kekuatan sepak bola Asia, telah menanti untuk dijamu dan ditantang oleh Timnas Indonesia.
TC di Bali diharapkan menjadi wadah yang kondusif bagi para pemain untuk memadukan kekuatan, menyusun strategi jitu, dan memantapkan mental sebelum terjun ke medan pertempuran sesungguhnya. Sorotan kini tertuju pada bagaimana tim kepelatihan akan meramu komposisi pemain terbaik dan taktik yang paling efektif untuk menghadapi tantangan berat dari China dan Jepang.
Baca Juga: Prospek Karier Trio Naturalisasi Timnas Indonesia di Eropa: Bertahan Atau Cari Petualangan Baru!
Sebelum tim kepelatihan Timnas Indonesia menyusun menu latihan yang akan diberikan pada 32 pemain selama menjalani TC, mereka melakukan kegiatan terlebih dahulu dengan mengunnjungi salah satu wilayah program konservasi pabrik AQUA di Mambal, Bali.
Pada kunjungan ini, pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert, Alex Pastoor dan Denny Landzaat (asisten pelatih), Sjoerd Woudenberg (pelatih kiper), Quentin Jakoba (pelatih fisik), serta Jordy Kluitenberg (analis video) menyaksikan langsung rangkaian inisiatif konservasi hasil kolaborasi multipihak di Desa Bongkasa Pertiwi, Badung, Bali.
Dalam kunjungannya, Patrick Kluivert, Pelatih Kepala Tim Nasional Sepak Bola Indonesia, mengapresiasi dukungan hidrasi berkualitas dari AQUA. "Dengan jadwal pertandingan yang padat dan intensitas latihan tinggi, pemain Timnas Indonesia membutuhkan hidrasi melalui air mineral yang berkualitas. Kami berharap kerjasama antara AQUA dan PSSI ini dapat memperkuat upaya bersama untuk mencapai prestasi terbaik di dunia sepak bola internasional," jelasnya.
Baca Juga: Jepang Eksperimen Panggil 7 Debutan, Peluang Timnas Indonesia Curi Poin!
"Melalui kunjungan ini, yang diperkuat dengan sejarah panjang AQUA menemani masyarakat Indonesia, kami percaya bagaimana AQUA benar-benar berkomitmen untuk menghadirkan air minum berkualitas untuk memenuhi kebutuhan Timnas Indonesia. Hari ini kami juga melihat bagaimana AQUA secara serius melakukan berbagai inisiatif untuk menjaga ekosistem dan kemurnian airnya," tambah Patrick.
Sementara itu, Karyanto Wibowo, Senior Public Affairs and Sustainability Director Danone Indonesia, menekankan bahwa kerja sama AQUA dan PSSI melalui PT GSI sejak 2024 merupakan wujud dukungan penuh AQUA atas dedikasi dan perjuangan atlet Timnas Indonesia dalam meraih prestasi. "Kami berkomitmen memenuhi kebutuhan air minum berkualitas dan 100% murni untuk membantu menjaga hidrasi, mendukung kebugaran, dan performa optimal pemain Timnas selama latihan dan pertandingan."
Desa Bongkasa Pertiwi merupakan inisiatif kolaboratif untuk membangun desa yang maju dan sejahtera berdasarkan Tri Hita Karana. Upaya ini termasuk pengembangan Desa Bongkasa Pertiwi menjadi kampung mandiri melalui pemanfaatan energi biogas; pengembangan eko-eduwisata; perlindungan keanekaragaman hayati melalui penangkaran Jalak Bali dan Jalak Putih yang terancam punah; serta budidaya madu trigona yang telah berhasil membudidayakan 400 koloni lebah yang menghasilkan 10-12 liter madu per bulan.
Setelah kunjungan ini tim kepelatihan Timnas Indonesia bakal fokus untuk mempersiapkan menu latihan. Patrick Kluivert diharapkan mampu menemukan taktik jitu dan merebut tiga poin saat menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), 5 Juni mendatang.
Kemenangan menjadi harga yang tak bisa ditawar untuk menjaga peluang Timnas Indonesia lolos otomatis atau melaju ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Saat ini, Skuad Garuda sudah membukukan sembilan poin atau unggul tiga angka dari China.
Kehadiran para arsitek taktik skuad Garuda ini menandakan dimulainya pemusatan latihan (TC). China dan Jepang, dua kekuatan sepak bola Asia, telah menanti untuk dijamu dan ditantang oleh Timnas Indonesia.
TC di Bali diharapkan menjadi wadah yang kondusif bagi para pemain untuk memadukan kekuatan, menyusun strategi jitu, dan memantapkan mental sebelum terjun ke medan pertempuran sesungguhnya. Sorotan kini tertuju pada bagaimana tim kepelatihan akan meramu komposisi pemain terbaik dan taktik yang paling efektif untuk menghadapi tantangan berat dari China dan Jepang.
Baca Juga: Prospek Karier Trio Naturalisasi Timnas Indonesia di Eropa: Bertahan Atau Cari Petualangan Baru!
Sebelum tim kepelatihan Timnas Indonesia menyusun menu latihan yang akan diberikan pada 32 pemain selama menjalani TC, mereka melakukan kegiatan terlebih dahulu dengan mengunnjungi salah satu wilayah program konservasi pabrik AQUA di Mambal, Bali.
Pada kunjungan ini, pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert, Alex Pastoor dan Denny Landzaat (asisten pelatih), Sjoerd Woudenberg (pelatih kiper), Quentin Jakoba (pelatih fisik), serta Jordy Kluitenberg (analis video) menyaksikan langsung rangkaian inisiatif konservasi hasil kolaborasi multipihak di Desa Bongkasa Pertiwi, Badung, Bali.
Dalam kunjungannya, Patrick Kluivert, Pelatih Kepala Tim Nasional Sepak Bola Indonesia, mengapresiasi dukungan hidrasi berkualitas dari AQUA. "Dengan jadwal pertandingan yang padat dan intensitas latihan tinggi, pemain Timnas Indonesia membutuhkan hidrasi melalui air mineral yang berkualitas. Kami berharap kerjasama antara AQUA dan PSSI ini dapat memperkuat upaya bersama untuk mencapai prestasi terbaik di dunia sepak bola internasional," jelasnya.
Baca Juga: Jepang Eksperimen Panggil 7 Debutan, Peluang Timnas Indonesia Curi Poin!
"Melalui kunjungan ini, yang diperkuat dengan sejarah panjang AQUA menemani masyarakat Indonesia, kami percaya bagaimana AQUA benar-benar berkomitmen untuk menghadirkan air minum berkualitas untuk memenuhi kebutuhan Timnas Indonesia. Hari ini kami juga melihat bagaimana AQUA secara serius melakukan berbagai inisiatif untuk menjaga ekosistem dan kemurnian airnya," tambah Patrick.
Sementara itu, Karyanto Wibowo, Senior Public Affairs and Sustainability Director Danone Indonesia, menekankan bahwa kerja sama AQUA dan PSSI melalui PT GSI sejak 2024 merupakan wujud dukungan penuh AQUA atas dedikasi dan perjuangan atlet Timnas Indonesia dalam meraih prestasi. "Kami berkomitmen memenuhi kebutuhan air minum berkualitas dan 100% murni untuk membantu menjaga hidrasi, mendukung kebugaran, dan performa optimal pemain Timnas selama latihan dan pertandingan."
Desa Bongkasa Pertiwi merupakan inisiatif kolaboratif untuk membangun desa yang maju dan sejahtera berdasarkan Tri Hita Karana. Upaya ini termasuk pengembangan Desa Bongkasa Pertiwi menjadi kampung mandiri melalui pemanfaatan energi biogas; pengembangan eko-eduwisata; perlindungan keanekaragaman hayati melalui penangkaran Jalak Bali dan Jalak Putih yang terancam punah; serta budidaya madu trigona yang telah berhasil membudidayakan 400 koloni lebah yang menghasilkan 10-12 liter madu per bulan.
Setelah kunjungan ini tim kepelatihan Timnas Indonesia bakal fokus untuk mempersiapkan menu latihan. Patrick Kluivert diharapkan mampu menemukan taktik jitu dan merebut tiga poin saat menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), 5 Juni mendatang.
Kemenangan menjadi harga yang tak bisa ditawar untuk menjaga peluang Timnas Indonesia lolos otomatis atau melaju ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Saat ini, Skuad Garuda sudah membukukan sembilan poin atau unggul tiga angka dari China.
(yov)
Lihat Juga :