Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC: Dari Debutan hingga Raja Kelas Ringan!
Sabtu, 24 Mei 2025 - 07:22 WIB
loading...
A
A
A
Usai memastikan kemenangan, Makhachev melompat kegirangan dan berlari menuju sudut ring, memeluk erat sahabat sekaligus mentornya, Khabib Nurmagomedov, yang setia mendampinginya. Sebuah awal yang manis untuk karier gemilang di UFC.
Baca Juga: Eks Juara 2 Divisi UFC Ungkap Lingkaran Dalam Dana White: Hanya Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor!
Setelah debut manisnya, Makhachev hanya membutuhkan satu pertarungan lagi untuk mempertahankan rekor tak terkalahkannya. Namun, seperti banyak petarung UFC lainnya, ia harus merasakan pahitnya kekalahan di awal kariernya.
Lima bulan setelah mengalahkan Kuntz, Makhachev berhadapan dengan petarung asal Brasil, Adriano Martins, di UFC 192. Makhachev memulai pertarungan dengan sangat agresif, namun strateginya justru menjadi bumerang. Belum genap dua menit bertarung, Martins berhasil menjatuhkan Makhachev dengan sebuah pukulan overhand right saat ia mencoba melakukan take down.
Martins kemudian mendaratkan satu pukulan lagi ke tanah sebelum wasit menghentikan pertandingan. Kekalahan kilat ini jelas mengejutkan Makhachev, yang terlihat memukul pagar oktagon dua kali sebagai bentuk kekecewaannya, sementara Martins merayakan kemenangannya.
Kekalahan dari Martins menjadi pelajaran berharga bagi Makhachev. Sejak saat itu, ia menjelma menjadi petarung yang lebih sabar, terukur, dan taktis. Hasilnya, 15 kemenangan beruntun di kelas ringan dan gelar juara yang kini ia genggam erat.
Baca Juga: Eks Juara 2 Divisi UFC Ungkap Lingkaran Dalam Dana White: Hanya Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor!
Setelah debut manisnya, Makhachev hanya membutuhkan satu pertarungan lagi untuk mempertahankan rekor tak terkalahkannya. Namun, seperti banyak petarung UFC lainnya, ia harus merasakan pahitnya kekalahan di awal kariernya.
Lima bulan setelah mengalahkan Kuntz, Makhachev berhadapan dengan petarung asal Brasil, Adriano Martins, di UFC 192. Makhachev memulai pertarungan dengan sangat agresif, namun strateginya justru menjadi bumerang. Belum genap dua menit bertarung, Martins berhasil menjatuhkan Makhachev dengan sebuah pukulan overhand right saat ia mencoba melakukan take down.
Martins kemudian mendaratkan satu pukulan lagi ke tanah sebelum wasit menghentikan pertandingan. Kekalahan kilat ini jelas mengejutkan Makhachev, yang terlihat memukul pagar oktagon dua kali sebagai bentuk kekecewaannya, sementara Martins merayakan kemenangannya.
Kekalahan dari Martins menjadi pelajaran berharga bagi Makhachev. Sejak saat itu, ia menjelma menjadi petarung yang lebih sabar, terukur, dan taktis. Hasilnya, 15 kemenangan beruntun di kelas ringan dan gelar juara yang kini ia genggam erat.
(yov)
Lihat Juga :