Kejutan! Ruben Amorim Bertahan di Manchester United
Minggu, 25 Mei 2025 - 20:37 WIB
loading...
Kejutan! Ruben Amorim Bertahan di Manchester United
A
A
A
MANCHESTER - Setelah sempat mengindikasikan bakal mundur usai kekalahan di final Liga Europa , Ruben Amorim justru memastikan dirinya akan tetap bertahan sebagai manajer Manchester United. Konfirmasi resmi disampaikan pada Minggu (25/5/2025) waktu setempat, sebagaimana dilaporkan jurnalis ternama Fabrizio Romano.
“Update: Ruben Amorim akan mengonfirmasi rencananya untuk melanjutkan sebagai manajer Manchester United hari ini,” tulis Romano melalui akun Instagram-nya. Ia juga menyebut Amorim akan berbicara langsung kepada para penggemar di Old Trafford dan menyampaikan permintaan maaf atas musim yang mengecewakan.
Dukungan penuh dari manajemen klub diyakini menjadi alasan utama di balik keputusan Amorim untuk bertahan. Manchester United disebut masih mempercayai proyek jangka panjang yang dibawa pelatih asal Portugal itu, meski musim debutnya diwarnai hasil buruk.
Baca Juga: 5 Fakta Terburuk Manchester United Musim Ini: Puncak Nestapa Setan Merah
Sebelumnya, Amorim sempat mengguncang publik Old Trafford dengan pernyataannya usai kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa 2025 di Bilbao. Kekalahan itu memperpanjang catatan negatif United musim ini: tanpa trofi, gagal lolos ke kompetisi Eropa, dan tercecer di peringkat ke-16 Premier League.
Dalam konferensi pers yang emosional, Amorim bahkan menyatakan kesiapannya untuk mundur tanpa kompensasi jika klub dan fans menilainya tak lagi layak memimpin.
“Saya tidak akan membela diri malam ini. Jika dewan dan para pendukung merasa saya bukan orang yang tepat, saya akan pergi keesokan harinya tanpa menuntut apa pun,” ucapnya saat itu.
Namun hanya empat hari berselang, situasi berubah drastis. Dalam pernyataannya kepada 78SPORTS TV, Amorim menyatakan masih yakin pada kemampuannya dan proyek yang sedang ia bangun di Manchester.
“Saya kembali demi gelar juara. Misi saya tetap sama. Saya harus melakukan apa yang perlu saya lakukan untuk merasakan kejayaan itu lagi, dan membuktikan kepada dunia siapa saya,” tegasnya.
Kini, Amorim bersiap menghadapi laga terakhir musim ini melawan Aston Villa di Old Trafford, yang akan menjadi panggung penting untuk mengukur kembali dukungan fans terhadapnya.
Meski musim ini menjadi salah satu yang terburuk dalam lima dekade terakhir bagi Manchester United, keputusan Amorim untuk bertahan menjadi sinyal bahwa klub masih berkomitmen membangun proyek jangka panjang, dan belum menyerah pada proses perbaikan total.
“Update: Ruben Amorim akan mengonfirmasi rencananya untuk melanjutkan sebagai manajer Manchester United hari ini,” tulis Romano melalui akun Instagram-nya. Ia juga menyebut Amorim akan berbicara langsung kepada para penggemar di Old Trafford dan menyampaikan permintaan maaf atas musim yang mengecewakan.
Dukungan penuh dari manajemen klub diyakini menjadi alasan utama di balik keputusan Amorim untuk bertahan. Manchester United disebut masih mempercayai proyek jangka panjang yang dibawa pelatih asal Portugal itu, meski musim debutnya diwarnai hasil buruk.
Baca Juga: 5 Fakta Terburuk Manchester United Musim Ini: Puncak Nestapa Setan Merah
Sebelumnya, Amorim sempat mengguncang publik Old Trafford dengan pernyataannya usai kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa 2025 di Bilbao. Kekalahan itu memperpanjang catatan negatif United musim ini: tanpa trofi, gagal lolos ke kompetisi Eropa, dan tercecer di peringkat ke-16 Premier League.
Dalam konferensi pers yang emosional, Amorim bahkan menyatakan kesiapannya untuk mundur tanpa kompensasi jika klub dan fans menilainya tak lagi layak memimpin.
“Saya tidak akan membela diri malam ini. Jika dewan dan para pendukung merasa saya bukan orang yang tepat, saya akan pergi keesokan harinya tanpa menuntut apa pun,” ucapnya saat itu.
Namun hanya empat hari berselang, situasi berubah drastis. Dalam pernyataannya kepada 78SPORTS TV, Amorim menyatakan masih yakin pada kemampuannya dan proyek yang sedang ia bangun di Manchester.
“Saya kembali demi gelar juara. Misi saya tetap sama. Saya harus melakukan apa yang perlu saya lakukan untuk merasakan kejayaan itu lagi, dan membuktikan kepada dunia siapa saya,” tegasnya.
Kini, Amorim bersiap menghadapi laga terakhir musim ini melawan Aston Villa di Old Trafford, yang akan menjadi panggung penting untuk mengukur kembali dukungan fans terhadapnya.
Meski musim ini menjadi salah satu yang terburuk dalam lima dekade terakhir bagi Manchester United, keputusan Amorim untuk bertahan menjadi sinyal bahwa klub masih berkomitmen membangun proyek jangka panjang, dan belum menyerah pada proses perbaikan total.
(sto)
Lihat Juga :