Detik-detik Mencekam saat Ayah Khabib Nurmagomedov Lindungi James Gallagher dari Lemparan Botol Fans MMA Rusia
Rabu, 28 Mei 2025 - 08:56 WIB
loading...
Jagat Mixed Martial Arts (MMA) memang tak pernah sepi dari drama. Tak hanya di dalam oktagon, ketegangan kadang merambat hingga luar arena, bahkan melibatkan legenda seperti Abdulmanap Nurmagomedov / Foto: Bloody Elbow
A
A
A
Jagat Mixed Martial Arts ( MMA ) memang tak pernah sepi dari drama. Tak hanya di dalam oktagon, ketegangan kadang merambat hingga luar arena, bahkan melibatkan legenda seperti Abdulmanap Nurmagomedov. Sebuah kisah mengejutkan datang dari petarung karismatik James Gallagher, yang menceritakan bagaimana ia pernah diselamatkan oleh ayah dari juara UFC tak terkalahkan, Khabib Nurmagomedov , dari amukan penggemar Rusia yang melempari botol.
Insiden itu terjadi setelah rekan setim Gallagher, Peter Queally, berhasil meraih kemenangan KO atas David Khachatryan. Gallagher, yang berperan sebagai pelatih Queally, mendadak menjadi sasaran kemarahan penonton Rusia.
"Menit berikutnya, wah, saya dipukul bagian belakang kepala dengan botol. Semua orang mulai melempari botol," kenang Gallagher dikutip dari Bloody Elbow, Rabu (28/5/205).
Baca Juga: Momen Cekikan Dustin Poirier Hampir Renggut Rekor Sempurna Khabib Nurmagomedov di Depan 26 Juta Mata Rusia
Di tengah kekacauan, sebuah pemandangan tak terduga muncul. Abdulmanap Nurmagomedov, ayah Khabib, melompat ke atas ring dan mencoba menenangkan penonton. Namun, upayanya sia-sia.
"Ayah Khabib masuk ke ring dan mulai menyuruh penonton untuk 'tenang'. Botol-botol juga mengenai dia, jadi saya berpikir, 'Kita dalam masalah besar'," ujar Gallagher.
Situasi semakin tak terkendali. Gallagher dan Queally diserang. "Orang-orang datang, dan saya ingat memukul beberapa orang saat mereka mencoba menyerang kami," kata Gallagher.
Baca Juga: Saul Canelo Alvarez vs Terence Crawford: Pertarungan Warisan Atau Junk Food?
Peter Queally bahkan menyeret Gallagher untuk melompat masuk ke dalam kandang demi keamanan. "Saya ada di sana untuk bertarung dan saya akan melompat, tetapi saya berkata, 'Jika saya melompat ke dalam, kita semua akan berada di dalam kandang, jadi saya dalam masalah, lebih baik saya memunggungi pagar'," jelas Gallagher.
Untungnya, bala bantuan datang. Ali Bagautinov, petarung kelas terbang UFC, dan pasukannya segera masuk ke arena, melindungi Gallagher dan Queally, lalu membawa mereka keluar dari lokasi. "Itu adalah pengalaman paling gila dalam hidup saya," imbuh Gallagher.
"Saya sangat bersemangat untuk itu. Sangat luar biasa semua orang di 971 FC dapat menyelenggarakan acara ini. Saya merasa ini akan menjadi pengubah permainan MMA karena tidak ada acara lain, selain UFC, yang mampu menyelenggarakan acara sebesar ini dan menghadirkan petarung seperti ini," serunya.
Gallagher akan menghadapi lawan tangguh, Soares, petarung Brasil dengan rekor 14-3 yang dikenal piawai dalam jiu-jitsu dan Muay Thai. "Ini pertarungan yang sangat sulit bagi saya," aku Gallagher.
Namun, ia melihat tantangan ini sebagai kesempatan untuk bersinar. "Saya merasa ini pertarungan sulit yang akan membuat saya bekerja keras untuk tampil dan bersinar. Ini akan menjadi pertarungan yang sangat sulit sehingga saya akan tampil dengan sangat tajam dan membuatnya terlihat mudah," pungkas Gallagher.
Insiden itu terjadi setelah rekan setim Gallagher, Peter Queally, berhasil meraih kemenangan KO atas David Khachatryan. Gallagher, yang berperan sebagai pelatih Queally, mendadak menjadi sasaran kemarahan penonton Rusia.
"Menit berikutnya, wah, saya dipukul bagian belakang kepala dengan botol. Semua orang mulai melempari botol," kenang Gallagher dikutip dari Bloody Elbow, Rabu (28/5/205).
Baca Juga: Momen Cekikan Dustin Poirier Hampir Renggut Rekor Sempurna Khabib Nurmagomedov di Depan 26 Juta Mata Rusia
Di tengah kekacauan, sebuah pemandangan tak terduga muncul. Abdulmanap Nurmagomedov, ayah Khabib, melompat ke atas ring dan mencoba menenangkan penonton. Namun, upayanya sia-sia.
"Ayah Khabib masuk ke ring dan mulai menyuruh penonton untuk 'tenang'. Botol-botol juga mengenai dia, jadi saya berpikir, 'Kita dalam masalah besar'," ujar Gallagher.
Situasi semakin tak terkendali. Gallagher dan Queally diserang. "Orang-orang datang, dan saya ingat memukul beberapa orang saat mereka mencoba menyerang kami," kata Gallagher.
Baca Juga: Saul Canelo Alvarez vs Terence Crawford: Pertarungan Warisan Atau Junk Food?
Peter Queally bahkan menyeret Gallagher untuk melompat masuk ke dalam kandang demi keamanan. "Saya ada di sana untuk bertarung dan saya akan melompat, tetapi saya berkata, 'Jika saya melompat ke dalam, kita semua akan berada di dalam kandang, jadi saya dalam masalah, lebih baik saya memunggungi pagar'," jelas Gallagher.
Untungnya, bala bantuan datang. Ali Bagautinov, petarung kelas terbang UFC, dan pasukannya segera masuk ke arena, melindungi Gallagher dan Queally, lalu membawa mereka keluar dari lokasi. "Itu adalah pengalaman paling gila dalam hidup saya," imbuh Gallagher.
Antusias Menatap 971 FC: Tantangan Berat di Depan Mata
Meski pengalaman itu tak terlupakan, Gallagher kini sepenuhnya fokus pada pertarungannya di 971 FC bulan depan. Petarung berusia 28 tahun ini sangat antusias dan bertekad untuk menampilkan performa terbaik melawan FabrÃcio Soares pada 14 Juni mendatang."Saya sangat bersemangat untuk itu. Sangat luar biasa semua orang di 971 FC dapat menyelenggarakan acara ini. Saya merasa ini akan menjadi pengubah permainan MMA karena tidak ada acara lain, selain UFC, yang mampu menyelenggarakan acara sebesar ini dan menghadirkan petarung seperti ini," serunya.
Gallagher akan menghadapi lawan tangguh, Soares, petarung Brasil dengan rekor 14-3 yang dikenal piawai dalam jiu-jitsu dan Muay Thai. "Ini pertarungan yang sangat sulit bagi saya," aku Gallagher.
Namun, ia melihat tantangan ini sebagai kesempatan untuk bersinar. "Saya merasa ini pertarungan sulit yang akan membuat saya bekerja keras untuk tampil dan bersinar. Ini akan menjadi pertarungan yang sangat sulit sehingga saya akan tampil dengan sangat tajam dan membuatnya terlihat mudah," pungkas Gallagher.
(yov)
Lihat Juga :