Woodball Berpotensi Sumbang Medali Emas di SEA Games Thailand 2025, Dukungan Mengalir!
Kamis, 29 Mei 2025 - 07:25 WIB
loading...
Woodball menjadi cabang olahraga yang sedang berkembang pesat di berbagai negara. Menggabungkan unsur olahraga golf dan croquet / Foto: Ist
A
A
A
Woodball menjadi cabang olahraga yang sedang berkembang pesat di berbagai negara. Menggabungkan unsur olahraga golf dan croquet. Woodball dimainkan dengan cara memukul bola kayu menggunakan palu khusus menuju gawang yang terdiri dari dua tiang kayu.
Di Indonesia, pengembangan Woodball berada di bawah naungan Indonesia Woodball Association (IWbA). Meskipun tergolong baru, olahraga ini telah menunjukkan potensi prestasi yang luar biasa, terbukti dengan partisipasinya dalam berbagai kejuaraan dunia tingkat tinggi.
Saat ini, Woodball menjadi cabang olahraga yang sedang berkembang pesat di berbagai negara. Menggabungkan unsur olahraga golf dan croquet, Woodball dimainkan dengan cara memukul bola kayu menggunakan palu khusus menuju gawang yang terdiri dari dua tiang kayu.
Baca Juga: Sean Putra Susilo: Pengumpul Ratusan Medali di Australia, Bidik Olimpiade untuk Indonesia
Di Indonesia, pengembangan Woodball berada di bawah naungan Indonesia Woodball Association (IWbA). Meskipun tergolong baru, olahraga ini telah menunjukkan potensi prestasi yang luar biasa, terbukti dengan partisipasinya dalam berbagai kejuaraan dunia tingkat tinggi.
Prestasi gemilang telah berhasil diraih oleh tim Woodball Indonesia, terutama dalam ajang 9th World Cup Woodball Championship 2024 yang diselenggarakan di Shangyu, China. Tim Woodball Jawa Timur yang mewakili Indonesia berhasil meraih total lima medali, terdiri dari tiga medali emas dan dua medali perak.
Selain itu, dalam ajang Taiwan Open International Woodball Championship 2024, tim Indonesia juga mencatatkan prestasi dengan meraih satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. Tidak hanya itu, dalam Piala Dunia Woodball Pantai 2023 di Malaysia, tim Indonesia berhasil meraih satu medali emas, semakin menambah kebanggaan dalam dunia Woodball.
Baca Juga: MNCTV Tayangkan Perjuangan Atlet Putra dan Putri Tanah Air di Indonesia Open 2025
Melihat sederet prestasi tersebut tak aneh jika banyak dukungan yang diberikan, salah satunya datang dari produsen es krim terkemuka di Indonesia, Aice Group. Dengan jangkauan yang semakin luas dan dukungan yang terus meningkat, Woodball diharapkan menjadi alternatif olahraga yang membanggakan Indonesia serta mampu melahirkan atlet berprestasi di masa depan.
Senior Brand Manager Aice Group, Sylvana Zhong, menyampaikan rasa bangganya bahwa Aice bisa turut serta dalam perkembangan olahraga Woodball di Indonesia. Ia berharap dengan adanya kerjasama ini diharapkan menjadi awal dari hadirnya atlet-atlet Woodball berbakat yang siap mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
"Aice sangat bangga dapat mendukung perkembangan olahraga, khususnya Woodball di Indonesia. Meski cabang olahraga ini belum begitu dikenal luas, kami melihat potensi besar Woodball untuk tumbuh dan mengharumkan nama bangsa. Melalui kerja sama ini, Aice berkomitmen tidak hanya mendukung para atlet yang akan bertanding, tetapi juga memperkenalkan Woodball lebih luas ke masyarakat," ujar Sylvana dalam keterangan persnya, Kamis (29/5/2025).
Sylvana menambahkan, dukungan Aice terhadap Woodball merupakan bagian dari kontribusi sosial perusahaan dalam membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing tinggi. Aice percaya bahwa sektor olahraga bisa menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter bangsa, dan kerja sama ini adalah langkah strategis untuk memperkuat ekosistem olahraga nasional.
Woodball di Indonesia mulai menarik perhatian karena bisa dimainkan oleh semua kalangan, dari anak-anak hingga dewasa. Selain itu, olahraga ini juga cocok dimainkan di berbagai tempat, menjadikannya pilihan yang menyenangkan untuk beraktivitas fisik di luar ruangan.
Aang Sunadji, Ketua Umum Pengurus Besar Indonesia Woodball (PB IWbA), menyambut baik inisiatif Aice dalam mendukung perjalanan dan pengembangan cabang olahraga Woodball. Ia juga menyampaikan bahwa kerjasama antara Aice dan IWbA ini diharapkan bisa menjadi awal hadirnya banyak prestasi yang membanggakan dari cabor Woodball.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan Aice dalam mendampingi perjalanan Woodball sebagai cabang olahraga baru dan tengah bertumbuh. Harapan kami tentu hal ini bisa menjadi perjalanan awal dari hadirnya atlet-atlet berbakat serta prestasi yang gemilang untuk Woodball Indonesia. Dukungan dari Aice ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pembinaan atlet, tetapi juga membantu memperluas jangkauan dan pemahaman masyarakat terhadap olahraga Woodball sendiri," ujar Aang.
Aang menambahkan bahwa kegiatan Seleknas beberapa waktu lalu merupakan langkah awal yang penting dalam mencari atlet terbaik dari yang terbaik untuk mewakili Indonesia dalam SEA Games . Seleksi Nasional ini mempertemukan 75 atlet terbaik dari 11 provinsi, yang akan bersaing di empat nomor pertandingan, yaitu Single Stroke Putra, Single Stroke Putri, Fairway Putra, dan Fairway Putri. Dari ajang ini, dipilih 32 atlet unggulan yang akan melaju ke tahapan Pelatnas SEA Games Thailand tahun ini.
Selain itu, Indonesia Woodball Association (IWbA) berencana untuk menyelenggarakan beberapa kejuaraan internasional pada tahun 2025 guna memajukan olahraga Woodball di Indonesia dan memperkuat posisi negara di kancah internasional. Beberapa kejuaraan yang direncanakan antara lain Asian Cup Woodball Championship 2025 dan Indonesia Open Woodball Tournament yang akan diselenggarakan pada Agustus 2025.
Di Indonesia, pengembangan Woodball berada di bawah naungan Indonesia Woodball Association (IWbA). Meskipun tergolong baru, olahraga ini telah menunjukkan potensi prestasi yang luar biasa, terbukti dengan partisipasinya dalam berbagai kejuaraan dunia tingkat tinggi.
Saat ini, Woodball menjadi cabang olahraga yang sedang berkembang pesat di berbagai negara. Menggabungkan unsur olahraga golf dan croquet, Woodball dimainkan dengan cara memukul bola kayu menggunakan palu khusus menuju gawang yang terdiri dari dua tiang kayu.
Baca Juga: Sean Putra Susilo: Pengumpul Ratusan Medali di Australia, Bidik Olimpiade untuk Indonesia
Di Indonesia, pengembangan Woodball berada di bawah naungan Indonesia Woodball Association (IWbA). Meskipun tergolong baru, olahraga ini telah menunjukkan potensi prestasi yang luar biasa, terbukti dengan partisipasinya dalam berbagai kejuaraan dunia tingkat tinggi.
Prestasi gemilang telah berhasil diraih oleh tim Woodball Indonesia, terutama dalam ajang 9th World Cup Woodball Championship 2024 yang diselenggarakan di Shangyu, China. Tim Woodball Jawa Timur yang mewakili Indonesia berhasil meraih total lima medali, terdiri dari tiga medali emas dan dua medali perak.
Selain itu, dalam ajang Taiwan Open International Woodball Championship 2024, tim Indonesia juga mencatatkan prestasi dengan meraih satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. Tidak hanya itu, dalam Piala Dunia Woodball Pantai 2023 di Malaysia, tim Indonesia berhasil meraih satu medali emas, semakin menambah kebanggaan dalam dunia Woodball.
Baca Juga: MNCTV Tayangkan Perjuangan Atlet Putra dan Putri Tanah Air di Indonesia Open 2025
Melihat sederet prestasi tersebut tak aneh jika banyak dukungan yang diberikan, salah satunya datang dari produsen es krim terkemuka di Indonesia, Aice Group. Dengan jangkauan yang semakin luas dan dukungan yang terus meningkat, Woodball diharapkan menjadi alternatif olahraga yang membanggakan Indonesia serta mampu melahirkan atlet berprestasi di masa depan.
Senior Brand Manager Aice Group, Sylvana Zhong, menyampaikan rasa bangganya bahwa Aice bisa turut serta dalam perkembangan olahraga Woodball di Indonesia. Ia berharap dengan adanya kerjasama ini diharapkan menjadi awal dari hadirnya atlet-atlet Woodball berbakat yang siap mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
"Aice sangat bangga dapat mendukung perkembangan olahraga, khususnya Woodball di Indonesia. Meski cabang olahraga ini belum begitu dikenal luas, kami melihat potensi besar Woodball untuk tumbuh dan mengharumkan nama bangsa. Melalui kerja sama ini, Aice berkomitmen tidak hanya mendukung para atlet yang akan bertanding, tetapi juga memperkenalkan Woodball lebih luas ke masyarakat," ujar Sylvana dalam keterangan persnya, Kamis (29/5/2025).
Sylvana menambahkan, dukungan Aice terhadap Woodball merupakan bagian dari kontribusi sosial perusahaan dalam membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing tinggi. Aice percaya bahwa sektor olahraga bisa menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter bangsa, dan kerja sama ini adalah langkah strategis untuk memperkuat ekosistem olahraga nasional.
Woodball di Indonesia mulai menarik perhatian karena bisa dimainkan oleh semua kalangan, dari anak-anak hingga dewasa. Selain itu, olahraga ini juga cocok dimainkan di berbagai tempat, menjadikannya pilihan yang menyenangkan untuk beraktivitas fisik di luar ruangan.
Aang Sunadji, Ketua Umum Pengurus Besar Indonesia Woodball (PB IWbA), menyambut baik inisiatif Aice dalam mendukung perjalanan dan pengembangan cabang olahraga Woodball. Ia juga menyampaikan bahwa kerjasama antara Aice dan IWbA ini diharapkan bisa menjadi awal hadirnya banyak prestasi yang membanggakan dari cabor Woodball.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan Aice dalam mendampingi perjalanan Woodball sebagai cabang olahraga baru dan tengah bertumbuh. Harapan kami tentu hal ini bisa menjadi perjalanan awal dari hadirnya atlet-atlet berbakat serta prestasi yang gemilang untuk Woodball Indonesia. Dukungan dari Aice ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pembinaan atlet, tetapi juga membantu memperluas jangkauan dan pemahaman masyarakat terhadap olahraga Woodball sendiri," ujar Aang.
Aang menambahkan bahwa kegiatan Seleknas beberapa waktu lalu merupakan langkah awal yang penting dalam mencari atlet terbaik dari yang terbaik untuk mewakili Indonesia dalam SEA Games . Seleksi Nasional ini mempertemukan 75 atlet terbaik dari 11 provinsi, yang akan bersaing di empat nomor pertandingan, yaitu Single Stroke Putra, Single Stroke Putri, Fairway Putra, dan Fairway Putri. Dari ajang ini, dipilih 32 atlet unggulan yang akan melaju ke tahapan Pelatnas SEA Games Thailand tahun ini.
Selain itu, Indonesia Woodball Association (IWbA) berencana untuk menyelenggarakan beberapa kejuaraan internasional pada tahun 2025 guna memajukan olahraga Woodball di Indonesia dan memperkuat posisi negara di kancah internasional. Beberapa kejuaraan yang direncanakan antara lain Asian Cup Woodball Championship 2025 dan Indonesia Open Woodball Tournament yang akan diselenggarakan pada Agustus 2025.
(yov)
Lihat Juga :