Gelar Kelas Berat UFC Jon Jones Digoyang Petisi Massal, Tembus 150 Ribu!
Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:05 WIB
loading...
Status gelar kelas berat UFC milik Jon Jones kembali memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar / Foto: Bloodyelbow
A
A
A
Status gelar kelas berat UFC milik Jon Jones kembali memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar. Setelah merebut sabuk kosong di UFC 285 pada Maret 2023 dan baru sekali mempertahankannya, banyak yang merasa frustrasi dengan minimnya aktivitas petarung berjuluk Bones di oktagon.
Gelombang ketidakpuasan ini memuncak dengan munculnya petisi daring yang menyerukan pencabutan gelar Jones, demi memberikan kepastian bagi juara interim Tom Aspinall dan kelanjutan divisi kelas berat. Petisi yang diinisiasi oleh 'Tony_Has_Died' di Change.org ini telah menarik perhatian lebih dari 158.000 tanda tangan, menunjukkan betapa besar keinginan penggemar untuk melihat pergerakan di puncak kelas berat.
Tom Aspinall sendiri turut menyuarakan dukungannya terhadap petisi tersebut dengan membagikan tautannya di Instagram story miliknya, semakin meningkatkan visibilitas isu ini. Petisi tersebut secara tegas menyatakan bahwa dengan juara saat ini yang jela tidak memiliki niat untuk bertarung dalam waktu dekat, divisi tersebut perlu bergerak maju.
Baca Juga: Manny Pacquiao Kalahkan Mario Barrios demi Juara Dunia Tertua Kedua
Namun, di tengah derasnya arus petisi pencabutan gelar, masih ada loyalis Jon Jones yang berdiri teguh membela sang GOAT (Greatest of All Time). Beberapa hari lalu, sebuah petisi tandingan diluncurkan sebagai bentuk protes terhadap upaya penggemar untuk melengserkan Jones dari takhtanya.
Petisi tandingan ini, yang muncul pada 28 Mei, hingga saat artikel ini ditulis telah mengumpulkan 103 tanda tangan terverifikasi. Beberapa penggemar juga meninggalkan komentar di bawah petisi tersebut, menyuarakan dukungan mereka.
"Jika kita melucuti sabuknya, kita tidak akan mendapatkan pertarungan Jones vs Aspinall. Saya akan mengatakan tunggu sampai Agustus. Jika tidak ada pengumuman sampai Agustus, cabut sabuknya," tulis seorang pendukung.
Baca Juga: Saul Canelo Alvarez Banteng Tangguh, Terence Crawford Bukan Pembunuh
"Petarung nomor 1 PFP terhebat sepanjang masa tidak akan pernah dilucuti. Orang-orang ini bodoh," timpal penggemar lainnya dengan nada lebih keras.
"Tidak ada bukti Jon ditawari tanggal/tempat dan menolaknya. Melucutinya ketika dia tidak melakukan kesalahan tidak masuk akal," bela seorang pendukung lainnya.
Menariknya, ada juga komentar dari seseorang yang tampaknya menyesali keputusannya mendukung petisi tandingan, menulis: "Ini adalah kesalahan, saya tidak bisa membatalkan tanda tangan. Ini adalah hal terburuk yang pernah saya alami. TOLONG."
Kekecewaan penggemar terhadap Jon Jones memang semakin meningkat, diperparah dengan komentar-komentarnya yang ambigu soal potensi pensiun. Namun, jika klaim Jones benar bahwa ia telah menyampaikan rencananya kepada UFC dan promotor belum mengumumkannya secara publik, maka penundaan ini mungkin bukan sepenuhnya kesalahannya.
Kasus serupa pernah terjadi saat Khabib Nurmagomedov pensiun, di mana Dana White dan UFC membutuhkan waktu sebelum akhirnya merelakan gelar kelas ringan dan mengklaimnya kosong setelah berbagai upaya membujuk "The Eagle" kembali ke oktagon.
Spekulasi mengenai situasi gelar kelas berat ini masih terus bergulir. Meskipun Jones terlihat menikmati perannya dalam memprovokasi penggemar, bukan tidak mungkin ada faktor di balik layar yang menyebabkan penundaan aktivitasnya di divisi tersebut. Pertanyaan besar yang kini menghantui para penggemar adalah: kapan kepastian mengenai masa depan gelar kelas berat UFC akan terungkap?
Gelombang ketidakpuasan ini memuncak dengan munculnya petisi daring yang menyerukan pencabutan gelar Jones, demi memberikan kepastian bagi juara interim Tom Aspinall dan kelanjutan divisi kelas berat. Petisi yang diinisiasi oleh 'Tony_Has_Died' di Change.org ini telah menarik perhatian lebih dari 158.000 tanda tangan, menunjukkan betapa besar keinginan penggemar untuk melihat pergerakan di puncak kelas berat.
Tom Aspinall sendiri turut menyuarakan dukungannya terhadap petisi tersebut dengan membagikan tautannya di Instagram story miliknya, semakin meningkatkan visibilitas isu ini. Petisi tersebut secara tegas menyatakan bahwa dengan juara saat ini yang jela tidak memiliki niat untuk bertarung dalam waktu dekat, divisi tersebut perlu bergerak maju.
Baca Juga: Manny Pacquiao Kalahkan Mario Barrios demi Juara Dunia Tertua Kedua
Pendukung Jones Tak Tinggal Diam: Luncurkan Petisi Tandingan!
Namun, di tengah derasnya arus petisi pencabutan gelar, masih ada loyalis Jon Jones yang berdiri teguh membela sang GOAT (Greatest of All Time). Beberapa hari lalu, sebuah petisi tandingan diluncurkan sebagai bentuk protes terhadap upaya penggemar untuk melengserkan Jones dari takhtanya.
Petisi tandingan ini, yang muncul pada 28 Mei, hingga saat artikel ini ditulis telah mengumpulkan 103 tanda tangan terverifikasi. Beberapa penggemar juga meninggalkan komentar di bawah petisi tersebut, menyuarakan dukungan mereka.
"Jika kita melucuti sabuknya, kita tidak akan mendapatkan pertarungan Jones vs Aspinall. Saya akan mengatakan tunggu sampai Agustus. Jika tidak ada pengumuman sampai Agustus, cabut sabuknya," tulis seorang pendukung.
Baca Juga: Saul Canelo Alvarez Banteng Tangguh, Terence Crawford Bukan Pembunuh
"Petarung nomor 1 PFP terhebat sepanjang masa tidak akan pernah dilucuti. Orang-orang ini bodoh," timpal penggemar lainnya dengan nada lebih keras.
"Tidak ada bukti Jon ditawari tanggal/tempat dan menolaknya. Melucutinya ketika dia tidak melakukan kesalahan tidak masuk akal," bela seorang pendukung lainnya.
Menariknya, ada juga komentar dari seseorang yang tampaknya menyesali keputusannya mendukung petisi tandingan, menulis: "Ini adalah kesalahan, saya tidak bisa membatalkan tanda tangan. Ini adalah hal terburuk yang pernah saya alami. TOLONG."
Benarkah Penundaan Divisi Kelas Berat Bukan Salah Jones?
Kekecewaan penggemar terhadap Jon Jones memang semakin meningkat, diperparah dengan komentar-komentarnya yang ambigu soal potensi pensiun. Namun, jika klaim Jones benar bahwa ia telah menyampaikan rencananya kepada UFC dan promotor belum mengumumkannya secara publik, maka penundaan ini mungkin bukan sepenuhnya kesalahannya.
Kasus serupa pernah terjadi saat Khabib Nurmagomedov pensiun, di mana Dana White dan UFC membutuhkan waktu sebelum akhirnya merelakan gelar kelas ringan dan mengklaimnya kosong setelah berbagai upaya membujuk "The Eagle" kembali ke oktagon.
Spekulasi mengenai situasi gelar kelas berat ini masih terus bergulir. Meskipun Jones terlihat menikmati perannya dalam memprovokasi penggemar, bukan tidak mungkin ada faktor di balik layar yang menyebabkan penundaan aktivitasnya di divisi tersebut. Pertanyaan besar yang kini menghantui para penggemar adalah: kapan kepastian mengenai masa depan gelar kelas berat UFC akan terungkap?
(yov)
Lihat Juga :