Momen Si Kuping Besar Melewati Pemeriksaan x-Ray di Bandara
Senin, 02 Juni 2025 - 19:14 WIB
loading...
A
A
A
Tentu saja, tidak ada risiko keamanan yang sebenarnya. Prosedur ini hanyalah formalitas standar untuk memastikan semua barang bawaan yang naik ke pesawat aman. Namun, pemandangan trofi Liga Champions melewati pemeriksaan X-ray tetap menjadi momen unik dan menghibur.
Ini seolah-olah menjadi pengingat bahwa sehebat dan seberharga apapun sebuah objek, aturan tetaplah aturan. Hingga saat ini momen langka itu sudah ditonton sebanyak 1,5 juta dengan 2.617 komentar.
Baca Juga: Trend Solidaritas Fans Klub Eropa Bela Palestina di Panggung Liga Champions
Momen ini juga bisa diartikan sebagai simbol perjalanan sang trofi setelah penantian panjang PSG. Dari gemuruh pesta juara di stadion, kini ia harus "membumi" sejenak sebelum kembali ke pangkuan para pemain dan staf klub di Paris. Sebuah perjalanan yang membuktikan bahwa bahkan sebuah ikon pun memiliki cerita perjalanannya sendiri, termasuk momen kocak saat harus "diperiksa" di bandara.
Kementerian dalam negeri Prancis menginformasikan bahwa terdapat dua orang tewas dan ratusan orang ditangkap saat penggemar PSG merayakan kemenangan di final Liga Champions, Di kota barat daya Dax, seorang anak laki-laki berusia 17 tahun tewas setelah ditikam di dada. Sementara seorang pria berusia 23 tahun yang mengendarai skuter di pusat kota Paris juga tewas setelah tertabrak kendaraan.
Suar dan kembang api dinyalakan, halte bus dihancurkan dan mobil dibakar di tengah perayaan liar saat PSG memenangkan hadiah terbesar dalam sepak bola klub Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. PSG mengutuk kekerasan tersebut dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa "tindakan terisolasi ini bertentangan dengan nilai-nilai klub dan sama sekali tidak mewakili sebagian besar pendukung kami".
Ini seolah-olah menjadi pengingat bahwa sehebat dan seberharga apapun sebuah objek, aturan tetaplah aturan. Hingga saat ini momen langka itu sudah ditonton sebanyak 1,5 juta dengan 2.617 komentar.
Baca Juga: Trend Solidaritas Fans Klub Eropa Bela Palestina di Panggung Liga Champions
Momen ini juga bisa diartikan sebagai simbol perjalanan sang trofi setelah penantian panjang PSG. Dari gemuruh pesta juara di stadion, kini ia harus "membumi" sejenak sebelum kembali ke pangkuan para pemain dan staf klub di Paris. Sebuah perjalanan yang membuktikan bahwa bahkan sebuah ikon pun memiliki cerita perjalanannya sendiri, termasuk momen kocak saat harus "diperiksa" di bandara.
2 Orang Tewas
Kementerian dalam negeri Prancis menginformasikan bahwa terdapat dua orang tewas dan ratusan orang ditangkap saat penggemar PSG merayakan kemenangan di final Liga Champions, Di kota barat daya Dax, seorang anak laki-laki berusia 17 tahun tewas setelah ditikam di dada. Sementara seorang pria berusia 23 tahun yang mengendarai skuter di pusat kota Paris juga tewas setelah tertabrak kendaraan.
Suar dan kembang api dinyalakan, halte bus dihancurkan dan mobil dibakar di tengah perayaan liar saat PSG memenangkan hadiah terbesar dalam sepak bola klub Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. PSG mengutuk kekerasan tersebut dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa "tindakan terisolasi ini bertentangan dengan nilai-nilai klub dan sama sekali tidak mewakili sebagian besar pendukung kami".
Lihat Juga :